Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu melaksanakan tes urine secara acak terhadap pegawai dan warga binaan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu, Jumat (08/05).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Perempuan Bengkulu dalam mendukung program pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika.
Pelaksanaan tes urine dilakukan usai kegiatan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH). Sebanyak 10 pegawai dan 15 warga binaan dipilih secara acak untuk mengikuti pemeriksaan yang dilakukan langsung oleh petugas BNNP Bengkulu.
Kepala Lapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine ini merupakan bentuk keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih dan bebas dari narkoba.
“Tes urine ini menjadi salah satu langkah preventif dan deteksi dini guna memastikan lingkungan Lapas Perempuan Bengkulu tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika, baik di kalangan pegawai maupun warga binaan,” ujar Suci.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif narkoba. Hasil tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, serta mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya.





















