Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram Angkatan 2025 Sosialisasikan Pencegahan Stunting dan Bahaya Pernikahan Dini

Muhamad Saripfudin UIN Mataram by Muhamad Saripfudin UIN Mataram
28 July 2025
in Pendidikan
A A
0
whatsapp image 2025 07 23 at 10 01 49 688042b3ed64151c00134322 1
854
SHARES
1.2k
VIEWS

Lombok Tengah, [17,Juli 2025] — Mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram Angkatan 2025 sukses menyelenggarakan acara sosialisasi pencegahan stunting melalui edukasi bahaya pernikahan dini. Kegiatan yang bertempat di aula kantor desa setuta ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya para remaja,orang tua,dan siswa Desa Setuta Kecamatan Janepria Kabupaten Lombok Tengah

Stunting, kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Barat. Berbagai upaya pencegahan terus digalakkan, salah satunya dengan menyoroti faktor risiko pernikahan dini yang kerap berkorelasi dengan angka stunting.

Ketua Panitia KKP UIN Mataram 2025, M.Syarifudin, menjelaskan bahwa pernikahan dini membawa dampak multidimensional, baik dari segi kesehatan fisik maupun mental, serta kesiapan ekonomi dan sosial pasangan. “Remaja yang menikah terlalu muda cenderung belum memiliki pengetahuan dan kesiapan yang memadai untuk mengasuh anak, termasuk dalam pemenuhan gizi yang optimal. Hal ini secara langsung dapat meningkatkan risiko anak mengalami stunting,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai latar belakang, di antaranya [Nama Narasumber 1 : perwakilan Dinas Kesehatan/Puskesmas] yang memaparkan dampak kesehatan pernikahan dini terhadap ibu dan anak, serta dari pihak KUA yang membahas perspektif agama dan hukum terkait usia ideal pernikahan. Materi yang disampaikan meliputi risiko komplikasi kehamilan pada usia muda, pentingnya gizi seimbang selama kehamilan dan menyusui, serta hak-hak anak dan perempuan.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan pemutaran video edukasi yang menarik. Para peserta aktif bertanya dan berbagi pandangan, menunjukkan tingginya kesadaran mereka terhadap isu ini. “Kami sangat senang dengan antusiasme peserta. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli terhadap masa depan generasi penerus

Baca Juga

IMG 20260501 WA0021

Berbakti dan Mengabdi Mencerdaskan Generasi Bangsa: Guru Sami’an Wujudkan Semangat Muhammadiyah di Hardiknas 2026

2 May 2026
Kegiatan Jaksa Masuk sekolah

Dari Sekolah untuk Indonesia Taat Hukum: Kejari OKU Selatan Gaungkan “Jaksa Masuk Sekolah” di MAN 1 OKU Selatan

29 April 2026
WhatsApp Image 2026 04 22 at 11.47.52

Mahasiswa USU Soroti Pergeseran Gotong Royong di Medan, Dari Kerja Bakti ke Donasi Digital yang Kian Mendominasi

22 April 2026
full 1772604550358374 17e084c1a9 berita pusat pemberitaan

Akademisi Didorong Perkuat Program Pendidikan 2026 Berbasis Mutu dan Inklusivitas

21 April 2026

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKP UIN Mataram 2025, [Prof.Dr. Khairul Hamim,M.A], menyatakan kebanggaannya atas inisiatif dan kerja keras mahasiswa. “Acara ini adalah bukti nyata kontribusi mahasiswa UIN Mataram dalam pemberdayaan masyarakat. Pemahaman tentang bahaya pernikahan dini sebagai faktor risiko stunting adalah langkah krusial dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya acara sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting melalui penundaan pernikahan dini semakin meningkat. Mahasiswa KKP UIN Mataram 2025 berharap kegiatan ini dapat menjadi fondasi awal bagi program-program berkelanjutan dalam upaya mewujudkan generasi emas Indonesia yang bebas stunting.

    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Lakukan Kunjungan Kerja pada Sarana Asimilasi Edukasi L’Sima Ngajum, Kontribusi Nyata Pemasyarakatan Jawa Timur !

    Next Post

    Perumnas Perkuat Strategi Pemasaran Inklusif dan Digital untuk Dekatkan Hunian kepada Masyarakat

    Muhamad Saripfudin UIN Mataram

    Muhamad Saripfudin UIN Mataram

    Related Posts

    IMG 20260501 WA0021

    Berbakti dan Mengabdi Mencerdaskan Generasi Bangsa: Guru Sami’an Wujudkan Semangat Muhammadiyah di Hardiknas 2026

    2 May 2026
    Kegiatan Jaksa Masuk sekolah

    Dari Sekolah untuk Indonesia Taat Hukum: Kejari OKU Selatan Gaungkan “Jaksa Masuk Sekolah” di MAN 1 OKU Selatan

    29 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 22 at 11.47.52

    Mahasiswa USU Soroti Pergeseran Gotong Royong di Medan, Dari Kerja Bakti ke Donasi Digital yang Kian Mendominasi

    22 April 2026
    full 1772604550358374 17e084c1a9 berita pusat pemberitaan

    Akademisi Didorong Perkuat Program Pendidikan 2026 Berbasis Mutu dan Inklusivitas

    21 April 2026
    Next Post
    Semesta Mahata Tanjung Barat

    Perumnas Perkuat Strategi Pemasaran Inklusif dan Digital untuk Dekatkan Hunian kepada Masyarakat

    Peserta reuni SMPN X 1987 di GBK

    Jawara Beksi Gerudug Hotel Ambhara

    foto pentas 1

    Mahasiswa KUKERTA UNRI 2025 Giatkan Budaya Baca Melalui Pentas Seni Literasi Bernuansa Budaya Melayu

    IMG 20250725 WA0086

    Verifikasi Lapangan Lomba PJAS Tingkat Nasional MTs N 6 Bantul Melalui Zoom

    Mengasah kemampuan analisis anak-anak, melalui program kerja cerdas mengulas buku.

    Mengasah Kemampuan Analisis Anak-Anak Melalui Program Kerja Cerdas Mengulas Buku

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 6422

    Smart Financial: Cara Anak Muda Menghadapi Gaya Hidup Modern

    3 May 2026
    IMG 7422 1

    Strategi mengelola bisnis kecil di tengah perubahan pasar

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 19.00.53

    Kepala Lapas Mojokerto Ikuti Asesmen Pemetaan Kompetensi Jabatan Ditjenpas

    2 May 2026
    Kesehatan mental karyawan bukan lagi isu pribadi semata; ia telah menjadi faktor penentu produktivitas, retensi tenaga kerja, dan reputasi perusahaan. Perusahaan yang mengabaikannya berisiko menghadapi biaya tersembunyi: presentisme, absensi berulang, konflik antarpegawai, dan penurunan kualitas keputusan. Sebaliknya, organisasi yang memprioritaskan kesejahteraan jiwa sering melihat peningkatan motivasi, kreativitas, dan loyalitas. Mengapa penting bagi bisnis? 1. Kinerja dan inovasi: Karyawan yang merasa didukung secara psikologis cenderung lebih terlibat dan berani mengambil inisiatif. 2. Pengurangan biaya jangka panjang: Intervensi dini—seperti dukungan konseling atau program manajemen stres—mengurangi kebutuhan cuti panjang dan penggantian pegawai. 3. Citra perusahaan: Budaya yang peduli pada kesejahteraan menambah daya tarik bagi calon talenta dan pelanggan yang semakin sensitif pada nilai-nilai etis. Tantangan nyata di lapangan Lingkungan kerja modern membawa tekanan: target ketat, beban kerja berlebihan, dan batas kerja–hidup yang kabur karena teknologi. Selain itu, perisakan antarpegawai dan manajemen yang tidak komunikatif bisa memicu isu mental lebih cepat daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, stigma terhadap kesehatan mental membuat karyawan enggan meminta bantuan, sehingga masalah berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Strategi praktis untuk pengelolaan Kebijakan yang jelas dan berjangka panjang Buat kebijakan kesehatan mental terintegrasi dalam kebijakan SDM—dari rekrutmen sampai manajemen krisis. Kebijakan ini harus konkret: ketersediaan konseling, prosedur pelaporan, hingga penanganan perisakan. Pendidikan dan pelatihan untuk semua tingkatan Latih manajer untuk mengenali tanda-tanda stres berlebih dan cara melakukan percakapan sensitif. Program literasi mental untuk seluruh staf membantu mengurangi stigma dan meningkatkan empati. Sistem deteksi dini dan intervensi Sediakan akses ke layanan konseling, baik internal maupun mitra eksternal, dan sediakan jalur anonim untuk melapor. Screening berkala—tanpa stigma—dapat menangkap masalah sebelum meningkat. Desain kerja yang manusiawi Evaluasi beban kerja, atur target yang realistis, dan berikan fleksibilitas kerja bila memungkinkan. Fasilitas seperti ruang istirahat, cuti yang dipromosikan, dan kebijakan kerja jarak jauh yang sehat juga membantu. Budaya terbuka dan suportif Kepemimpinan harus menunjukkan contoh: berbicara tentang keseimbangan hidup, mengakui keterbatasan, dan merayakan waktu istirahat. Budaya ini mendorong karyawan untuk merawat diri tanpa takut kehilangan posisi. Melihat dari berbagai perspektif Beberapa pengusaha khawatir investasi dalam program mental akan memakan biaya tanpa hasil nyata. Namun bukti praktis di banyak organisasi menunjukkan ROI lewat penurunan turnover dan peningkatan produktivitas. Di sisi lain, pendekatan yang sekadar formal tanpa komitmen budaya cenderung gagal—program yang dipaksakan atau bersifat kosmetik justru menimbulkan kecurigaan. Kesimpulan Kesehatan mental di tempat kerja bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan investasi strategis perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas, pelatihan, dukungan nyata, dan budaya yang humanis, bisnis tidak hanya menjaga kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing jangka panjang. Menjadikan kesehatan mental prioritas adalah langkah cerdas: baik untuk manusia, maupun untuk angka di laporan keuangan.

    menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari strategi bisnis yang sukses

    2 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita