21 November 2025
Bengkulu – Rutan Kelas IIB Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Pada Kamis (20/11) malam, Rutan Bengkulu Kembali menggelar razia gabungan bersama unsur TNI untuk mencegah adanya peredaran barang terlarang dan memastikan seluruh warga binaan berada dalam kondisi tertib sesuai aturan. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan tanpa hambatan berarti.
Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, yang turut didampingi seluruh pejabat struktural. Kegiatan dimulai dengan apel persiapan di lapangan Rutan. Dalam arahannya, Yulian Fernando menegaskan bahwa razia gabungan ini merupakan bagian dari langkah konsisten untuk menciptakan situasi aman dan kondusif, sekaligus sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran keamanan.
“Razia seperti ini bukan hanya untuk mencari barang terlarang, tetapi juga menjadi bentuk nyata keseriusan Rutan Bengkulu dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba serta benda-benda yang dilarang,” ujar Karutan dalam sambutannya saat memimpin apel.
Usai apel, tim gabungan mulai menyisir blok hunian dan kamar warga binaan. Setiap sudut ruangan termasuk lemari, tempat tidur, dan barang-barang pribadi diperiksa dengan teliti. Seluruh personel bekerja sesuai standar prosedur dengan tetap mengedepankan sikap humanis tanpa mengganggu kenyamanan warga binaan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya handphone, narkoba, senjata tajam, atau barang-barang berbahaya lainnya. Temuan ini sekaligus menjadi indikator positif bahwa Rutan Bengkulu telah melaksanakan upaya pengawasan internal secara baik dan efektif.
Untuk memastikan pencegahan penyalahgunaan narkoba semakin maksimal, tim juga melaksanakan tes urin secara acak terhadap sejumlah warga binaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah razia kamar hunian berakhir. Dari seluruh sampel yang diambil, tidak ada satupun warga binaan yang menunjukkan hasil positif menggunakan narkoba. Semua sampel dinyatakan negatif sehingga memperkuat bukti bahwa lingkungan Rutan Bengkulu berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Kepala Rutan, Yulian Fernando, mengapresiasi keterlibatan TNI dalam kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh petugas Rutan dan warga binaan yang telah kooperatif selama razia berlangsung.
“Sinergi dengan TNI sangat penting bagi kami. Selain memperkuat aspek keamanan, kegiatan ini juga membangun kebersamaan dan komunikasi antarinstansi. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus dilanjutkan untuk memperkokoh komitmen bersama dalam pemberantasan narkoba dan pelanggaran lainnya di lingkungan pemasyarakatan,” pungkas Yulian.
Dengan hasil razia dan tes urin yang bersih, Rutan Bengkulu membuktikan keseriusannya dalam mewujudkan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas narkoba. Komitmen tersebut diharapkan dapat terus menjadi teladan bagi seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayah lainnya.






















