Mojokerto – Lapas Kelas IIB Mojokerto terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mengoptimalkan pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan. Melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Bimnadik & Giatja), Bambang Budiantoro Hutabarat, Lapas Mojokerto melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk membahas penguatan kolaborasi dalam program pembinaan kepribadian maupun kemandirian.(5/8)
Kepala Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang dapat diimplementasikan dalam mendukung pembinaan warga binaan.”Sinergitas antara Lapas Mojokerto dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto diharapkan mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata, baik dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, pembinaan mental, maupun pengembangan keterampilan sebagai bekal warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat,”ujar Zamroni.
Senada, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik dan Kegiatan Kerja,Bambang Budiantoro Hutabarat, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembinaan yang optimal. “Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto merupakan langkah strategis untuk memperkuat program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan sehingga warga binaan memiliki bekal yang lebih baik untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat,” ujar Bambang.
Melalui silaturahmi dan koordinasi ini, Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus membangun kerja sama yang produktif dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Diharapkan sinergitas yang terjalin dapat mendukung terwujudnya pembinaan yang semakin berkualitas, humanis, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan sesuai dengan tujuan pemasyarakatan.




















