Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pertanian

Perempuan Penjaga Pangan, Pilar Ketahanan Keluarga

Hari Krida Pertanian bukan hanya tentang selebrasi panen, tetapi juga refleksi: apakah pertanian kita sudah berpihak pada keadilan sosial, ekologis, dan gender? Apakah perempuan sudah benar-benar diberi tempat yang setara dalam sistem pertanian yang mereka jalankan setiap hari?

Estri Wani by Estri Wani
20 June 2025
in Pertanian
A A
0
Potret Perempuan Muda Bertani
895
SHARES
1.3k
VIEWS

Setiap tanggal 21 Juni, kita memperingati Hari Krida Pertanian, sebuah momentum untuk menengok kembali peran strategis sektor pertanian dalam membangun ketahanan bangsa. Di balik angka produksi, teknologi tani, dan narasi pembangunan agraria, ada sosok yang sering luput dari sorotan namun tak tergantikan: perempuan petani.

Mereka bukan hanya bagian dari cerita panjang pertanian Indonesia—mereka adalah tulang punggungnya. Mereka adalah yang menanam dalam diam, memanen dalam sunyi, namun memberi makan dunia setiap hari. Maka menyambut Hari Krida Pertanian, kita tidak hanya berbicara soal pupuk, lahan, dan musim. Kita juga perlu bicara soal pengakuan dan keadilan bagi perempuan yang menjaga tanah dan pangan dari balik senyap.

Pangan bukan sekadar soal makan. Ia adalah soal hidup dan bertahan. Dan di balik narasi besar tentang ketahanan pangan nasional, terselip realitas kecil namun mendasar: siapa yang menanam, siapa yang memasak, dan siapa yang memastikan isi piring tetap bergizi meski harga pasar tak bersahabat. Dalam hal ini, perempuan memainkan peran yang lebih dari sekadar domestik—ia adalah penjaga, pengatur, sekaligus penggerak.

Sebagai kader perempuan KOPRI PMII Lamongan, saya memandang bahwa peran perempuan dalam sektor pertanian dan pengelolaan pangan keluarga sering kali tidak dihitung dalam angka statistik formal. Padahal, dari mulai menanam di pekarangan, mengolah hasil tani, hingga memutar otak dalam menyiasati pengeluaran dapur, perempuan adalah aktor utama dalam menjaga keberlangsungan pangan—baik di rumah tangga maupun komunitas.

Ketahanan Pangan Dimulai dari Ketahanan Keluarga

Istilah “ketahanan pangan” terlalu sering dikaitkan dengan kebijakan besar atau stabilitas harga komoditas nasional. Tapi faktanya, ketahanan pangan bermula dari ketahanan keluarga. Jika dapur rumah tangga tidak menyala, jika ibu rumah tangga tak mampu mengolah bahan makanan yang cukup dan bergizi, maka narasi besar tentang ketahanan nasional hanyalah mitos di atas kertas.

Dalam keluarga petani, peran perempuan begitu sentral. Ia bukan hanya mendampingi suami bertani, tetapi juga merancang strategi bertahan hidup saat gagal panen, ketika pupuk langka, atau saat harga jual hasil tani jatuh. Di sinilah saya melihat bahwa ketahanan keluarga tidak dapat dibangun tanpa penguatan terhadap peran perempuan—terutama mereka yang hidup di desa dan menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Perempuan, Pertanian, dan Hak yang Terabaikan

Sayangnya, hingga hari ini, banyak perempuan petani belum diakui sebagai subjek penuh. Mereka bekerja dari pagi hingga senja di ladang, tetapi nama mereka jarang tercatat dalam sertifikat lahan, kelompok tani, bahkan dalam program bantuan pertanian. Ini adalah bentuk pengabaian struktural yang tidak boleh kita diamkan.

Perjuangan untuk keadilan pangan juga adalah perjuangan untuk hak atas tanah, hak atas informasi, hak atas pendidikan pertanian yang adil gender, serta keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan—baik di tingkat desa maupun negara.

Dari Dapur Menuju Agenda Pembangunan Berkelanjutan

Berbicara soal pembangunan berkelanjutan, kita tak bisa hanya mengandalkan jargon “hijau” atau target-target global. Kita harus kembali melihat aktor-aktor kunci di akar rumput yang sesungguhnya sudah mempraktikkan prinsip keberlanjutan sejak lama—salah satunya adalah perempuan petani.

Mereka menanam tidak untuk menumpuk untung, tapi untuk bertahan dan berbagi. Mereka menjaga benih lokal, mempertahankan keanekaragaman hayati, dan merawat tanah dengan kearifan tradisi. Inilah praktik keberlanjutan yang otentik—dan sayangnya, jarang mendapat tempat dalam perencanaan pembangunan yang terlalu teknokratik.

Sebagai kader KOPRI, saya melihat bahwa perjuangan perempuan dalam pertanian bukan soal nostalgia atau peran alami, tapi soal politik kehidupan. Siapa yang berkuasa atas benih, tanah, dan pangan hari ini, akan menentukan siapa yang bisa hidup esok hari.

Saatnya Gerakan Perempuan Menyentuh Tanah

Gerakan perempuan, termasuk di tubuh KOPRI, harus berani keluar dari sekat-sekat isu yang sempit. Perempuan tak hanya butuh ruang aman, tapi juga akses terhadap tanah, teknologi, modal usaha tani, dan partisipasi dalam pembangunan desa.

Sudah saatnya kader perempuan PMII—yang melek intelektual dan peka sosial—ikut bicara soal pangan, lingkungan, dan pertanian. Kita harus menyatu dengan gerakan petani perempuan, membangun koalisi dengan komunitas desa, dan menyuarakan keberlanjutan sebagai bagian dari visi Islam rahmatan lil ‘alamin.

Penutup: Hari Krida Pertanian dan Jalan Perubahan

Hari Krida Pertanian bukan hanya tentang selebrasi panen, tetapi juga refleksi: apakah pertanian kita sudah berpihak pada keadilan sosial, ekologis, dan gender? Apakah perempuan sudah benar-benar diberi tempat yang setara dalam sistem pertanian yang mereka jalankan setiap hari?

Sebagai kader perempuan PMII, saya percaya bahwa membicarakan pertanian tanpa membicarakan perempuan sama halnya dengan menghapus setengah kekuatan bangsa. Perempuan bukan pelengkap, mereka adalah pelaku utama. Maka menyambut Hari Krida Pertanian ini, mari kita mulai bicara tentang pertanian yang adil, pangan yang berdaulat, dan perempuan yang merdeka dalam setiap pengambilan keputusan.

Dari ladang ke ruang strategis, dari dapur ke forum kebijakan, perempuan telah menanam harapan. Kini giliran kita memanennya dengan penghargaan yang layak dan perubahan nyata.

Baca Juga

IMG 20260608 WA0364

Panen Melimpah, Lapas Bandanaira Hasilkan 100 Ikat Kacang Panjang dari Program Pembinaan Kemandirian di Lahan SAE ‎

8 June 2026
IMG 20260228 WA0001

Lapas Bandanaira Panen 50 Ikat Kangkung, Warga Binaan Produktif Dukung Ketahanan Pangan

28 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 09 at 13.01.34

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Panen Sayur Bayam

10 February 2026
Lapas Bengkulu, Giatja Lapas, Pembinaan Kemandirian, Ketahanan Pangan, Warga Binaan, Program Pertanian, Asimilasi, Edukasi Lapas, Budidaya Terung, Pemasyarakatan

Pembinaan Kemandirian Lapas Bengkulu Lewat Budidaya Terong

27 January 2026

Oleh:

Ike Nurul Fitrotus Shoimah

(Ketua KOPRI PC PMII Lamongan 2024-2025)

    Share358Tweet224Share63Pin81SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Meneguhkan Peran Perempuan Intelektual: Kiprah Ketua KOPRI PC PMII Lamongan dalam Membangun Gerakan yang Khas dan Bersinergi

    Next Post

    Kelompok 3 Racana Kalijaga – Ratu Kalinyamat Unisnu Jepara Ciptakan Alat Penyulingan Air Sederhana dari Botol Bekas

    Estri Wani

    Estri Wani

    Related Posts

    IMG 20260608 WA0364

    Panen Melimpah, Lapas Bandanaira Hasilkan 100 Ikat Kacang Panjang dari Program Pembinaan Kemandirian di Lahan SAE ‎

    8 June 2026
    IMG 20260228 WA0001

    Lapas Bandanaira Panen 50 Ikat Kangkung, Warga Binaan Produktif Dukung Ketahanan Pangan

    28 February 2026
    WhatsApp Image 2026 02 09 at 13.01.34

    Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Panen Sayur Bayam

    10 February 2026
    Lapas Bengkulu, Giatja Lapas, Pembinaan Kemandirian, Ketahanan Pangan, Warga Binaan, Program Pertanian, Asimilasi, Edukasi Lapas, Budidaya Terung, Pemasyarakatan

    Pembinaan Kemandirian Lapas Bengkulu Lewat Budidaya Terong

    27 January 2026
    Next Post
    Racana

    Kelompok 3 Racana Kalijaga - Ratu Kalinyamat Unisnu Jepara Ciptakan Alat Penyulingan Air Sederhana dari Botol Bekas

    business man cartoon character vector illustration print design instant download digital download generative ai business man 321798149

    Aris Alkindi, Publicist Berpengalaman di Dunia Musik dan Media

    Gambar WhatsApp 2025 06 20 pukul 10.41.51 e5bc6fb4

    Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Melalui Pembuatan Dudukan Tiang Bendera di Kadus Satu RT 2 RW 3, Desa Sirau

    Yayasan NCC

    Bapas Kelas II Nusakambangan dan Yayasan NCC Jalin Kerja Sama Pembinaan Klien Pemasyarakatan

    Humaira Coffee

    Humaira Coffee: Tempat Nongkrong Hits di Bogor

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan
    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    by Redaksi
    15 May 2026
    0

    GORONTALO - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemberdayaan nelayan dan pembangunan wilayah pesisir modern terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui...

    Read moreDetails
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 06 11 at 09.09.04 1

    Rutan Bengkulu Ikuti Sosialisasi Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 6 Tahun 2026 Secara Virtual

    11 June 2026
    IMG 20260611 WA0204

    85 PNS Baru Perkuat Kanwil Ditjenpas Maluku, Integritas dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas

    11 June 2026
    IMG 20260611 WA0137

    Lapas Arga Makmur Hadiri Koordinasi Pelaksanaan Wasmat Berdasarkan KUHAP Baru di Pengadilan Negeri Arga Makmur

    11 June 2026
    TC 00505

    Berbekal Smartphone, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Dilatih YAKABI dan BPDLH Kemenhut RI Pasarkan Topeng Ekologis ke Ranah Digital

    11 June 2026
    IMG 20260611 WA0070

    Kalapas Arga Makmur Lakukan Kontrol Layanan Wartelsuspas untuk Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan

    11 June 2026
    Lapas Bengkulu, Pekan Disiplin, Apel Pagi Pegawai, Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Hilmawan Indra Waskito, Disiplin ASN, Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Reformasi Birokrasi, Profesionalisme Pegawai, Integritas Petugas, Budaya Kerja, Lapas Kelas IIA Bengkulu, Pembinaan Pegawai

    Pekan Disiplin Lapas Bengkulu Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas Petugas

    11 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita