Desa Pendil, Selasa, 7 Juli 2026 – Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya resmi dilaksanakan di Balai Desa Pendil sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Pendil beserta jajaran perangkat desa, perwakilan Muhammadiyah, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan Mars Muhammadiyah. Selanjutnya, sambutan disampaikan secara bergantian oleh Kepala Desa Pendil, Sekretaris Daerah Muhammadiyah, dan Sekretaris Desa Pendil. Sebelum memasuki sesi pemaparan program kerja, Sekretaris Desa Pendil memperkenalkan seluruh perangkat desa yang hadir kepada mahasiswa KKN. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa sebagai mitra dalam pelaksanaan berbagai program pengabdian selama masa KKN berlangsung.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya. Pemaparan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai program yang telah disusun berdasarkan hasil observasi serta kebutuhan masyarakat Desa Pendil. Melalui presentasi menggunakan media PowerPoint, mahasiswa menjelaskan sejumlah program yang akan dilaksanakan, di antaranya pendampingan kegiatan posyandu, sosialisasi di sekolah, pengembangan Platform Digital Pintar Desa Pendil, serta berbagai program pendukung lainnya. Selain itu, tim KKN juga memperkenalkan program unggulan berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG), yaitu APREP (Alat Pencacah Rumput Elektrik Portabel). Alat ini dirancang untuk membantu proses pencacahan rumput sebagai bahan pembuatan silase pakan ternak. Pemilihan program tersebut didasarkan pada kondisi Desa Pendil yang banyak memiliki peternak kambing dan sapi, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat menyediakan cadangan pakan hasil fermentasi yang lebih awet, terutama saat musim kemarau ketika ketersediaan rumput mulai berkurang.
Melalui kegiatan pembukaan ini, diharapkan terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat sejak awal pelaksanaan program. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, seluruh program kerja yang telah direncanakan diharapkan dapat berjalan dengan lancar, memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Pendil, serta menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan meskipun masa KKN telah berakhir.

















