16 Mei 2026 Bengkulu – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, tidak hanya melalui pembinaan kepribadian dan kemandirian, tetapi juga melalui perhatian terhadap kesehatan mental. Sebagai bentuk kepedulian tersebut, Rutan Bengkulu melaksanakan kegiatan sosialisasi pengenalan psikolog dan pentingnya menjaga kesehatan mental bagi warga binaan, Sabtu (16/5).
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Peserta Magang Kemnaker Batch 2 yang sedang menjalankan program praktik kerja di lingkungan Rutan Bengkulu. Dalam pelaksanaannya, kegiatan turut didampingi oleh petugas Rutan Bengkulu, Amalia Handayani. Sosialisasi berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme dari para warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam pemaparannya, para WBP diberikan pemahaman mengenai peran psikolog dalam membantu seseorang menjaga kondisi mental dan emosional agar tetap stabil. Selain itu, warga binaan juga diajak memahami pentingnya kesehatan mental dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar mengenai stres, kecemasan, cara mengelola emosi, hingga pentingnya berbagi cerita dan mencari bantuan ketika mengalami tekanan psikologis. Para pemateri juga menjelaskan bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik, karena kondisi mental yang baik dapat membantu seseorang berpikir lebih positif dan menjalani aktivitas dengan lebih produktif.
Petugas pendamping, Amalia Handayani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan moral dan psikologis bagi warga binaan. Menurutnya, pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, namun juga memperhatikan kondisi psikologis warga binaan agar mereka dapat menjalani masa pidana dengan lebih baik dan tetap memiliki semangat untuk berubah ke arah yang lebih positif.
“Melalui kegiatan ini diharapkan warga binaan dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental serta tidak ragu untuk menyampaikan keluhan maupun mencari bantuan apabila mengalami tekanan emosional,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan lancar. Para warga binaan tampak aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang diberikan oleh pemateri. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya kesehatan mental semakin meningkat sehingga mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih sehat, positif, dan kondusif di Rutan Bengkulu.





















