16 Mei 2026 Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu kembali melaksanakan panen sayur pakcoy yang dibudidayakan di lahan pertanian mandiri milik rutan pada Sabtu (16/5). Kegiatan panen tersebut merupakan hasil kerja sama dan pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam program kemandirian yang terus dikembangkan oleh Rutan Bengkulu.
Hasil panen pakcoy yang diperoleh selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan pangan di dapur rutan. Sayuran segar tersebut diolah sebagai konsumsi sehari-hari bagi warga binaan sehingga turut membantu pemenuhan kebutuhan pangan yang sehat dan bergizi di lingkungan rutan.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi, menyampaikan bahwa program pertanian yang dijalankan tidak hanya bertujuan menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi media pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat. Menurutnya, kegiatan bercocok tanam mampu membangun sikap disiplin, tanggung jawab, serta memberikan aktivitas positif selama menjalani masa pidana.
“Panen ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan sesuatu yang bernilai positif dan produktif. Kami berharap kegiatan seperti ini terus memberikan manfaat, baik bagi kebutuhan internal rutan maupun bagi keterampilan warga binaan ke depannya,” ujar Rafi.
Program pertanian di Rutan Bengkulu memanfaatkan area lahan kosong yang ada di lingkungan rutan dan dikelola secara rutin oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas. Tanaman pakcoy dipilih karena memiliki masa panen yang relatif singkat, mudah dibudidayakan, dan memiliki kandungan gizi yang baik untuk dikonsumsi.
Selain sebagai bentuk pembinaan kemandirian, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan pengalaman langsung dalam proses penanaman, perawatan, hingga masa panen sehingga diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan ketika kembali ke tengah masyarakat nantinya.
Rafi Rizaldi menambahkan bahwa Rutan Bengkulu akan terus mengembangkan program pertanian dengan menanam berbagai jenis tanaman produktif lainnya agar hasil yang diperoleh semakin beragam. Hal ini sejalan dengan upaya mendukung program pembinaan serta implementasi Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan panen berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Dengan adanya program pertanian mandiri tersebut, Rutan Bengkulu berharap dapat terus menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun kebutuhan internal rutan.





















