1 Juni 2026 Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui inovasi layanan BPJS (Beri Pelayanan Jemput Sekarang). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan (Yantah), Rafi Rizaldi, Senin (1/6).
Dalam pelaksanaannya, Rafi Rizaldi bersama tim pelayanan kesehatan Klinik Pratama Rutan Bengkulu turun langsung ke blok hunian untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai mekanisme layanan BPJS, manfaat, serta tata cara mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan mudah melalui sistem jemput bola yang diterapkan di lingkungan Rutan.
Selain sosialisasi, tim medis yang terdiri dari para perawat juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan langsung kepada WBP. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, kondisi fisik umum, serta penanganan awal terhadap keluhan kesehatan yang disampaikan warga binaan. Jika ditemukan kondisi yang memerlukan tindak lanjut, WBP segera diarahkan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di Klinik Pratama Rutan Bengkulu.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Rutan Bengkulu dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih proaktif, humanis, dan mudah diakses oleh seluruh WBP. Menurutnya, pemahaman warga binaan terhadap layanan BPJS sangat penting agar program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat secara maksimal.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh warga binaan memahami bahwa layanan kesehatan dapat diakses dengan cepat melalui program BPJS. Tidak hanya itu, petugas juga secara aktif mendatangi blok hunian untuk memastikan kondisi kesehatan WBP tetap terpantau dengan baik,” ujar Rafi Rizaldi.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penerapan BPJS ini, Rutan Bengkulu berharap kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat serta mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, tertib, dan kondusif sebagai bagian dari dukungan terhadap proses pembinaan warga binaan.





















