Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Pancasila Dalam Arus Sejarah Bangsa Indonesia

Hikmah Ramadhanti by Hikmah Ramadhanti
24 April 2025
in Opini
A A
0
pancasila dalam arus sejarah ban 20230906050820
860
SHARES
1.2k
VIEWS

Pancasila memiliki peran sentral dalam arus sejarah bangsa Indonesia, mulai dari gagasan awal kemerdekaan hingga menjadi dasar negara yang kokoh. Berikut adalah penjelasannya:

1. Masa Perumusan (Sebelum Kemerdekaan):

* Cikal Bakal Nasionalisme: Jauh sebelum Pancasila dirumuskan, benih nasionalisme telah tumbuh sebagai respons terhadap penjajahan. Organisasi pergerakan nasional seperti Budi Utomo dan Sarekat Islam menanamkan semangat persatuan dan cita-cita kemerdekaan.

* Sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia): BPUPKI dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang pada tahun 1945 dengan tugas utama mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, termasuk merumuskan dasar negara. Dalam sidang BPUPKI, berbagai tokoh seperti Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno menyampaikan gagasan tentang dasar negara.

* Pidato 1 Juni 1945: Dalam sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato yang sangat penting, mengemukakan lima sila sebagai calon dasar negara, yang kemudian dikenal dengan nama Pancasila. Beliau menyebutkan lima asas, yaitu:

Baca Juga

Capital Budgeting

Capital Budgeting: Cara Sederhana Menentukan Investasi yang Tidak Merugikan

27 April 2026
Credit: https://pixabay.com/photos/businessman-job-hunting-manpower-8818855/

Manajemen Sumber Daya Manusia: Mengelola Manusia, Bukan Sekadar Mengurus Berkas

23 April 2026
literasi keuangan bagi karyawan

Pentingnya Literasi Keuangan Untuk Genersi Muda Dan Karyawan

15 April 2026
WhatsApp Image 2026 04 08 at 08.11.07

Praktisi Tekankan Program Makan Bergizi Gratis sebagai Investasi Kemanusiaan dan Penggerak Ekonomi

13 April 2026

* Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia

* Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan

* Mufakat atau Demokrasi

* Kesejahteraan Sosial

* Ketuhanan yang Berkebudayaan

* Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta: Untuk merumuskan Pancasila lebih lanjut, dibentuklah Panitia Sembilan yang menghasilkan Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945. Piagam Jakarta mencantumkan rumusan Pancasila dengan sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”

2. Masa Kemerdekaan (1945-1949):

* Pengesahan Pancasila: Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan sidang. Dalam sidang ini, terjadi perubahan pada sila pertama Pancasila dalam Piagam Jakarta menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” untuk mengakomodasi keberagaman agama di Indonesia. Rumusan Pancasila yang disahkan oleh PPKI inilah yang kemudian tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan menjadi dasar negara Republik Indonesia yang sah.

* Simbol Perjuangan dan Persatuan: Pancasila menjadi landasan ideologis bagi perjuangan mempertahankan kemerdekaan dariAgresi Militer Belanda. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan rela berkorban yang terkandung dalam Pancasila membakar semangat bangsa Indonesia.

3. Masa Orde Lama (1949-1966):

* Pengembangan Ideologi: Pada masa ini, Pancasila dikembangkan sebagai ideologi negara. Konsep “Pancasila sebagai dasar negara” semakin diperkuat.

* Pendidikan Pancasila: Pancasila mulai diajarkan di sekolah-sekolah sebagai mata pelajaran untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.

* Peran dalam Politik: Pancasila menjadi acuan dalam pembuatan kebijakan pemerintah, meskipun dalam praktiknya terjadi berbagai interpretasi dan implementasi yang berbeda.

4. Masa Orde Baru (1966-1998):

* Pengukuhan Ideologi: Pancasila semakin diperkuat menjadi ideologi negara melalui konsep “Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.”

* Penataran P4: Pemerintah Orde Baru melaksanakan program Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) secara luas untuk menanamkan pemahaman dan ketaatan terhadap Pancasila. Namun, pada masa ini, Pancasila juga dikritik karena terkadang digunakan sebagai alat legitimasi kekuasaan.

* Acuan Pembangunan: Pancasila menjadi acuan dalam pembangunan ekonomi dan sosial.

5. Masa Reformasi (1998-sekarang):

* Pengembangan Demokrasi dan HAM: Pancasila menjadi landasan dalam pengembangan demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum.

* Pengakuan Keberagaman: Pancasila semakin diakui sebagai simbol keberagaman dan kesatuan bangsa Indonesia.

* Tantangan Implementasi: Meskipun demikian, tantangan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara konsisten masih ada, seperti isu korupsi, intoleransi, dan kesenjangan sosial.

* Pancasila sebagai Pedoman: Pancasila tetap menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menjadi dasar dalam pembuatan berbagai kebijakan dan peraturan perundang-undangan.

Kesimpulan:

Pancasila bukan hanya sekadar rumusan kata-kata, tetapi merupakan hasil dari perenungan mendalam para pendiri bangsa yang bersumber dari nilai-nilai luhur budaya Indonesia. Dalam perjalanannya, Pancasila telah mengalami berbagai dinamika, namun tetap menjadi fondasi yang mempersatukan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Memahami Pancasila dalam arus sejarah bangsa Indonesia sangat penting untuk memperkuat identitas nasional dan mengamalkan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari.

Nama : Hikmah Ramadhanti

Prodi : Ilmu komunikasi

Universitas Pamulang

    Tags: Pancasila
    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Santri Madrasah Belajar di Lantamal VI Makassar

    Next Post

    Pancasila sebagai Etika Bangsa: Dinamika dan Tantangan di Era Digital

    Hikmah Ramadhanti

    Hikmah Ramadhanti

    Related Posts

    Capital Budgeting

    Capital Budgeting: Cara Sederhana Menentukan Investasi yang Tidak Merugikan

    27 April 2026
    Credit: https://pixabay.com/photos/businessman-job-hunting-manpower-8818855/

    Manajemen Sumber Daya Manusia: Mengelola Manusia, Bukan Sekadar Mengurus Berkas

    23 April 2026
    literasi keuangan bagi karyawan

    Pentingnya Literasi Keuangan Untuk Genersi Muda Dan Karyawan

    15 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 08 at 08.11.07

    Praktisi Tekankan Program Makan Bergizi Gratis sebagai Investasi Kemanusiaan dan Penggerak Ekonomi

    13 April 2026
    Next Post
    IMG 7577

    Pancasila sebagai Etika Bangsa: Dinamika dan Tantangan di Era Digital

    HMJ Akuntansi USM Gelar Charity Event 2025

    HMJ Akuntansi USM Gelar Charity Event 2025

    IMG 2474

    Sukoharjo Youth Digitalpreneur Hub: Gerakan Kolektif Mendorong Pemuda Bangkit di Era Ekonomi Digital

    IMG 20250423 WA0010

    Sidharta Resmi Pimpin Forum Otomotif Solo Raya (FOSR) 2025–2027

    pancasila 2 scaled e1728899274612

    Pancasila dan dalam Strategi Pengembangan IPTEK di Era 5.0

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 04 27 at 11.09.13 1

    Perkuat Disiplin dan Integritas, LPP Bengkulu Gelar Apel Pagi Bersama

    27 April 2026
    Capital Budgeting

    Capital Budgeting: Cara Sederhana Menentukan Investasi yang Tidak Merugikan

    27 April 2026
    1ed1b79f d344 4daa 86ef 8fa40dbe8956

    Penyerahan Bantuan Gerobak Gratis Untuk Keluarga Warga Binaan Lapas Arjasa Dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62

    26 April 2026
    image 2026 04 26 011923143

    Karutan Kelas IIB Manna Jajaki Program Ketahanan Pangan dengan Pengusaha Ayam di Kabupaten Bengkulu Selatan

    26 April 2026
    IMG 20260426 WA0007 1

    Refleksi Keagamaan: Sunariyanto Tekankan Ketenangan Hati dan Hakikat Kehidupan

    26 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 26 at 11.51.40

    Pembinaan Kepribadian WBP, Lapas Mojokerto Gelar Kegiatan Bersholawat

    26 April 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan TONNY NAINGGOLAN
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Account
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita