LAMONGAN — Keluarga besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, menyatakan kesiapan penuh menyukseskan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah 2026 yang digelar serentak pada 5–9 Oktober 2026.
Kepala MTs Muhammadiyah 20 Menongo menegaskan bahwa AKGTK bukan sekadar ujian, melainkan cerminan kompetensi guru dan tolok ukur mewujudkan madrasah bermartabat. “Ini instrumen untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik demi pendidikan Islam yang unggul,” tegasnya.
Sejumlah guru seperti Sami’an, S. Hum, M. Pd.I ,Sri Wahyuni, Rahmawati, Zainal, Sony Wijaya, Mukzizah Ayu, Ririn, Andik Purnawirawan, dan Hana Rafiqa mengikuti asesmen menggunakan Safe Exam Browser (SEB) berbasis akun EMIS GTK. Peserta Sami’an menegaskan, “Guru harus terus belajar dan beradaptasi. AKGTK adalah momentum meningkatkan kompetensi, bukan sekadar mengejar nilai.”
Dengan semangat “Guru Hebat, Madrasah Bermartabat”, seluruh peserta berharap asesmen berjalan lancar, tertib, dan jujur, sekaligus menjadi langkah berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Indonesia.
























