Kudus, 9 Agustus 2026 – Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Kelompok 87 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Janggalan, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus berupa kegiatan Eco-Islamic Class di MI Tamrinul Aulad pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas 3 sebagai upaya mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan bahasa Arab.
Kegiatan Eco-Islamic Class dirancang untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan tujuan Eco-Islamic Class, contoh penerapan kepedulian lingkungan, pengenalan Syajaratul Amal atau pohon harapan, kosakata bahasa Arab tentang lingkungan, dalil mengenai menjaga lingkungan, contoh perilaku yang dapat merusak lingkungan, cara menjaga lingkungan, serta hikmah dari menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berperan sebagai pemateri yang menyampaikan materi secara interaktif dengan menggunakan metode ceramah interaktif dan kuis tanya jawab. Penyampaian materi dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik siswa kelas 3 agar materi lebih mudah dipahami dan siswa dapat berpartisipasi secara aktif selama kegiatan berlangsung.

Salah satu bagian utama dalam kegiatan ini adalah pengenalan media Syajaratul Amal sebagai pohon harapan untuk lingkungan. Siswa diberikan kesempatan untuk menuliskan harapan atau komitmen sederhana mengenai lingkungan pada kertas yang telah disediakan. Kertas tersebut kemudian digantungkan pada Syajaratul Amal sebagai bentuk simbolis dari harapan dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Syajaratul Amal yang telah dibuat selanjutnya direncanakan untuk ditempatkan di halaman sekolah sebagai bagian dari upaya penghijauan lingkungan MI Tamrinul Aulad. Keberadaan media tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi berkelanjutan bagi siswa agar terbiasa menjaga, merawat, dan peduli terhadap tanaman serta lingkungan sekolah.
Pihak MI Tamrinul Aulad berperan dalam menyediakan tempat dan mendukung pelaksanaan kegiatan Eco-Islamic Class. Sementara itu, mahasiswa KKN Kelompok 87 bertanggung jawab dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, khususnya dalam penyampaian materi dan pelaksanaan aktivitas Syajaratul Amal.
Kegiatan Eco-Islamic Class berjalan dengan baik dan mendapatkan partisipasi dari siswa kelas 3. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga diajak untuk menerapkan nilai-nilai kepedulian lingkungan yang dikaitkan dengan ajaran Islam. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan menjaga lingkungan merupakan bagian dari perilaku baik yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
























