Bengkulu – Pergantian kepemimpinan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan pengabdian, melainkan awal dari harapan dan semangat baru untuk membawa organisasi menuju perubahan yang lebih baik. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu yang dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026), pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Nala Sea Side Hotel, Bengkulu. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, bersama jajaran pemasyarakatan di wilayah Bengkulu.
Kegiatan pisah sambut ini menjadi momentum penghormatan atas dedikasi dan pengabdian Aris Munandar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu dan kini mengemban amanah baru sebagai Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pada kesempatan yang sama, keluarga besar pemasyarakatan Bengkulu menyambut Masjuno yang dipercaya melanjutkan kepemimpinan sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu.
Pergantian kepemimpinan tersebut bukan sekadar peralihan jabatan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan. Berbagai capaian, pengalaman, dan fondasi kerja yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya diharapkan dapat terus dilanjutkan, sekaligus dikembangkan melalui inovasi dan langkah-langkah strategis yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bagi Bapas Kelas I Bengkulu, perubahan kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi dengan kesiapan, optimisme, dan semangat kolaborasi. Keikutsertaan Aidil Jumidi dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan di wilayah Bengkulu.
Aidil Jumidi menyampaikan bahwa pergantian pimpinan harus menjadi energi positif bagi seluruh jajaran untuk terus bergerak maju. Menurutnya, siapa pun yang diberikan amanah kepemimpinan, tujuan utama organisasi tetap sama, yakni menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Setiap kepemimpinan tentu memiliki warna, pengalaman, dan kontribusinya masing-masing. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Aris Munandar atas pengabdian dan arahan yang telah diberikan. Selanjutnya, kami menyambut Bapak Masjuno dengan penuh optimisme. Kami percaya, melalui kepemimpinan yang baru, sinergi dan berbagai upaya positif yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan serta ditingkatkan demi kemajuan pemasyarakatan dan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ungkap Aidil.
Ia juga menegaskan bahwa perubahan yang diharapkan tidak hanya terlihat dalam tata kelola organisasi, tetapi harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang mudah diakses, transparan, responsif, humanis, dan bebas dari praktik pungutan liar. Bapas sebagai salah satu unit pelaksana teknis yang memiliki peran strategis dalam pembimbingan kemasyarakatan mempunyai tanggung jawab untuk memastikan setiap layanan, mulai dari penelitian kemasyarakatan, pendampingan, hingga pembimbingan dan pengawasan klien, berjalan secara optimal.
“Kami di Bapas Bengkulu siap mendukung arah kebijakan dan program kerja pimpinan yang baru. Perubahan menuju lebih baik harus dimulai dari komitmen setiap individu untuk bekerja lebih disiplin, menjaga integritas, memperkuat koordinasi, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Harapan kami, kehadiran kepemimpinan baru membawa semangat baru yang semakin memperkuat kualitas pelayanan pemasyarakatan,” tambahnya.
Melalui momentum pisah sambut ini, Bapas Kelas I Bengkulu meneguhkan komitmen untuk terus menjaga kesinambungan kinerja, mempererat kolaborasi, dan mendukung transformasi pemasyarakatan. Pergantian pemimpin boleh terjadi, tetapi semangat pengabdian, tanggung jawab, dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat harus tetap berjalan.
Dengan kepemimpinan baru, semangat kebersamaan, serta dukungan seluruh jajaran, pemasyarakatan Bengkulu diharapkan semakin maju dan mampu menghadirkan perubahan positif yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Bapas Kelas I Bengkulu siap mengambil bagian dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Melayani, dan Akuntabel), karena keberhasilan sebuah organisasi bukan hanya diukur dari pergantian kepemimpinan, tetapi dari seberapa besar perubahan dan manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.(IH)





















