Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kebaikan 8 Pahlawan Hingga Diabadikan di Uang Kertas

Arumka by Arumka
25 November 2024
in Berita Utama
A A
0
uang
862
SHARES
1.2k
VIEWS

Pahlawan Indonesia dikenang melalui berbagai cara, mulai dari monumen hingga perayaaan Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November. Namun, satu bentuk penghormatan yang paling dekat dengan keseharian kita adalah hadirnya wajah-wajah pahlawan di kertas uang rupiah.

 

Setiap pecahan uang kertas bukan hanya sekadar alat tukar, tetapi juga sebuah pengingat tentang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kejayaan bangsa.

 

Sebagai bangsa yang melek financial apalagi sampai menyewa investment advisor, kita perlu tahu tentang ini.

 

Artikel ini mengulas delapan pahlawan yang diabadikan di uang kertas Indonesia, mulai dari pahlawan yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan hingga mereka yang memperjuangkan pendidikan dan hak-hak rakyat.

  1. Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta (Pecahan Rp 100.000)

Soekarno dan Mohammad Hatta adalah dua tokoh proklamator yang menjadi lambang perjuangan bangsa Indonesia. Soekarno dikenal sebagai pemimpin karismatik yang berorasi dengan semangat tinggi dan menggerakkan rakyat Indonesia untuk melawan penjajahan.

 

Di sisi lain, Hatta yang merupakan tokoh cendekiawan, juga berjuang melalui pemikiran dan diplomasi. Bersama-sama, mereka memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

 

Sosok keduanya di pecahan Rp 100.000 tidak hanya sebagai simbol kemerdekaan, tetapi juga pengingat betapa besarnya perjuangan keduanya untuk mempertahankan kedaulatan bangsa.

  1. Tuanku Imam Bonjol (Pecahan Rp 5.000)

Tuanku Imam Bonjol adalah pemimpin Perang Padri yang berlangsung di Sumatera Barat pada awal abad ke-19. Ia berjuang melawan penjajahan Belanda yang ingin menguasai daerah Minangkabau.

Sosok Tuanku Imam Bonjol yang religius dan tegas dalam mempertahankan nilai-nilai inilah yang menjadikannya salah satu pahlawan penting yang diabadikan dalam uang kertas pecahan Rp 5.000 yang dengan demikian, masyarakat terus mengingat perjuangan beliau dalam menjaga integritas bangsa dan agama.

  1. Cut Nyak Dhien (Pecahan Rp 10.000 versi lama)

Cut Nyak Dhien adalah pahlawan perempuan yang berani melawan penjajahan Belanda di Aceh. Setelah suaminya, Teuku Umar, gugur dalam perang, Cut Nyak Dhien melanjutkan perjuangan dengan penuh semangat.

 

Meski usia semakin bertambah dan kesehatannya menurun, ia tetap berjuang dengan tekad yang kuat. Cut Nyak Dhien menunjukkan ketangguhan seorang perempuan dalam situasi yang penuh dengan ancaman dan tantangan.

 

Perjuangan Cut Nyak Dhien menginspirasi generasi-generasi berikutnya untuk tidak menyerah pada kesulitan. Sebagai simbol kekuatan dan keberanian perempuan Indonesia, wajahnya diabadikan pada uang kertas pecahan Rp 10.000.

Baca Juga

Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

15 May 2026
Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

15 May 2026
Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

6 May 2026
Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

24 April 2026
  1. Kapitan Pattimura (Pecahan Rp 1.000)

Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy, adalah pahlawan dari Maluku yang memimpin perlawanan melawan Belanda pada tahun 1817. Ketika Belanda berupaya menguasai Maluku, Pattimura berdiri di garda depan sebagai pemimpin rakyat.

 

Keberaniannya dan kemampuan taktik perangnya menjadikan Pattimura sebagai simbol semangat melawan penindasan. Wajahnya di uang kertas pecahan Rp1.000 menjadi pengingat tentang keberanian seorang pemimpin yang berjuang untuk mempertahankan tanah airnya.

  1. R.A Kartini (Pecahan Rp 10.000 versi lama)

R.A. Kartini adalah pahlawan yang terkenal karena memperjuangkan hak perempuan dan akses pendidikan yang lebih merata. Ide-idenya tertuang dalam surat-surat yang kini terkenal, memperjuangkan hak perempuan untuk belajar dan berpendapat.

 

Pada masanya, meja sekolah masih jarang ditemui di kalangan perempuan, karena pendidikan lebih banyak difokuskan pada kaum laki-laki. Kartini, dengan pemikirannya yang visioner, menganggap pendidikan adalah kunci perubahan bagi perempuan Indonesia.

  1. Tjut Meutia (Pecahan Rp 1.000 versi lama)

Tjut Meutia adalah seorang pahlawan perempuan dari Aceh yang memperjuangkan kemerdekaan bersama suaminya. Setelah suaminya gugur, ia melanjutkan perjuangan dengan membawa pasukan dan berperang di hutan.

 

Perjuangannya yang konsisten hingga akhir hayat menjadikan Tjut Meutia sebagai pahlawan yang layak dikenang. Di uang kertas Rp 1.000 versi lama, wajahnya menjadi simbol kekuatan perempuan yang tidak pernah menyerah untuk keadilan dan kebebasan.

  1. Sultan Mahmud Badaruddin II (Pecahan Rp 10.000 versi lama)

Sultan Mahmud Badaruddin II adalah penguasa Palembang yang terkenal menolak penindasan Belanda di wilayahnya. Ia memimpin perlawanan rakyat Palembang dan menolak tunduk pada penjajahan.

 

Wajahnya yang terpampang di uang kertas Rp 10.000 versi lama merupakan penghargaan atas jasa-jasanya sebagai pemimpin yang melindungi rakyat dan wilayahnya dari kolonialisme. Beliau menjadi simbol ketegasan seorang pemimpin yang menolak tunduk pada ketidakadilan.

  1. Frans Kaisiepo (Pecahan Rp 10.000)

Frans Kaisiepo adalah pahlawan nasional dari Papua yang dikenal karena dedikasinya dalam memperjuangkan integrasi Papua ke dalam wilayah Indonesia. Sebagai tokoh lokal, ia berperan aktif dalam Konferensi Malino pada tahun 1946, di mana ia secara tegas menyatakan dukungannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia.

 

Frans Kaisiepo tidak hanya memperjuangkan kemerdekaan melalui diplomasi, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda Papua untuk mencintai tanah airnya. Sosoknya di uang kertas pecahan Rp10.000 mencerminkan peran besar Papua dalam mempertahankan keutuhan Indonesia.

 

—

 

Mengabadikan wajah para pahlawan di uang kertas adalah bentuk penghormatan dari bangsa Indonesia kepada mereka yang telah berjuang dengan gigih. Setiap lembar uang kertas yang kita gunakan mengandung sejarah dan cerita heroik yang dapat menginspirasi kita untuk terus mengedepankan nilai-nilai perjuangan.

 

Pahlawan-pahlawan ini bukan sekadar wajah di atas kertas, tetapi juga simbol dari nilai keberanian, kebijaksanaan, dan kebaikan yang patut dipegang teguh oleh generasi muda.

    Share345Tweet216Share60Pin78SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Siaga Banjir, PLN Bagikan Tips Aman Gunakan Listrik

    Next Post

    PLN Mobile Menyapa Warga Cempaka Putih

    Arumka

    Arumka

    WFH Mom Warrior.

    Related Posts

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Next Post
    PLN Mobile

    PLN Mobile Menyapa Warga Cempaka Putih

    Foto 4

    Gen Z dan Milenial! Inilah Softskill Utama Agar Siap Bersaing di Era Digital dan Kompetisi Global

    Etik-Sapto

    Pasangan Etik-Sapto Unggul Telak dalam Survei Pilbup Sukoharjo 2024

    Dukun Dukunan

    Mahasiswa PBSI UPS Tegal Pentaskan Drama "Dukun Dukunan"

    Universitas Pancasakti Tegal

    Kurangnya Mushola di Kampus 2 Universitas Pancasakti Tegal

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan
    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    by Redaksi
    15 May 2026
    0

    GORONTALO - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemberdayaan nelayan dan pembangunan wilayah pesisir modern terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui...

    Read moreDetails
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 06 11 at 09.09.04 1

    Rutan Bengkulu Ikuti Sosialisasi Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 6 Tahun 2026 Secara Virtual

    11 June 2026
    IMG 20260611 WA0204

    85 PNS Baru Perkuat Kanwil Ditjenpas Maluku, Integritas dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas

    11 June 2026
    IMG 20260611 WA0137

    Lapas Arga Makmur Hadiri Koordinasi Pelaksanaan Wasmat Berdasarkan KUHAP Baru di Pengadilan Negeri Arga Makmur

    11 June 2026
    TC 00505

    Berbekal Smartphone, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Dilatih YAKABI dan BPDLH Kemenhut RI Pasarkan Topeng Ekologis ke Ranah Digital

    11 June 2026
    IMG 20260611 WA0070

    Kalapas Arga Makmur Lakukan Kontrol Layanan Wartelsuspas untuk Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan

    11 June 2026
    Lapas Bengkulu, Pekan Disiplin, Apel Pagi Pegawai, Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Hilmawan Indra Waskito, Disiplin ASN, Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Reformasi Birokrasi, Profesionalisme Pegawai, Integritas Petugas, Budaya Kerja, Lapas Kelas IIA Bengkulu, Pembinaan Pegawai

    Pekan Disiplin Lapas Bengkulu Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas Petugas

    11 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Haposan
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita