Semarang, 31 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 03 Universitas Diponegoro (UNDIP) memberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara bijak kepada Karang Taruna Dusun Sranti, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026 tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi digital. Edukasi diberikan dengan membahas manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari sekaligus risiko yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengajak anggota Karang Taruna untuk memanfaatkan AI secara bertanggung jawab, kritis, dan sesuai kebutuhan.
Perkembangan AI saat ini semakin dekat dengan berbagai aktivitas masyarakat. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk membantu mencari informasi, menemukan ide, membuat konsep tulisan, mendukung kegiatan pendidikan, hingga membantu pekerjaan tertentu. Kemudahan yang ditawarkan AI membuat teknologi ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda yang sehari-hari tidak dapat dipisahkan dari penggunaan teknologi digital. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai cara penggunaan yang tepat agar AI tidak digunakan secara berlebihan maupun tanpa melakukan pemeriksaan terhadap informasi yang dihasilkan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 03 UNDIP memberikan pengenalan mengenai pengertian AI, cara kerja secara sederhana, serta berbagai contoh pemanfaatannya. Peserta diperkenalkan pada penggunaan AI yang dapat membantu aktivitas sehari-hari, seperti mencari ide, menyusun konsep kegiatan, membuat materi, hingga membantu menyelesaikan pekerjaan tertentu. Mahasiswa juga menjelaskan bahwa AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu yang mendukung kemampuan manusia. Pengguna tetap memiliki tanggung jawab untuk menentukan, memeriksa, dan menilai kembali hasil yang diberikan oleh AI.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam edukasi tersebut adalah pentingnya melakukan verifikasi terhadap informasi yang diperoleh dari AI. Meskipun dapat memberikan jawaban dengan cepat, AI tidak selalu menghasilkan informasi yang benar, lengkap, atau sesuai dengan kondisi sebenarnya. Oleh karena itu, pengguna tidak disarankan untuk langsung mempercayai seluruh informasi yang diberikan tanpa melakukan pengecekan. Kebiasaan membandingkan informasi dengan sumber yang terpercaya menjadi salah satu langkah penting agar penggunaan AI tidak menyebabkan penyebaran informasi yang keliru.
Mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga data pribadi ketika menggunakan teknologi AI. Pengguna perlu berhati-hati ketika memasukkan informasi ke dalam sistem AI dan menghindari memasukkan data yang bersifat pribadi, rahasia, atau sensitif. Kesadaran terhadap keamanan data menjadi bagian penting dari literasi digital, terutama ketika masyarakat semakin sering menggunakan berbagai layanan berbasis teknologi. Dengan memahami hal tersebut, pengguna dapat memperoleh manfaat AI tanpa mengabaikan keamanan dan privasi.
Selain untuk kegiatan sehari-hari, AI juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Karang Taruna dan masyarakat di Dusun Sranti. Teknologi AI dapat digunakan untuk membantu mencari ide kegiatan kepemudaan, menyusun konsep acara, membuat materi publikasi, hingga membantu merancang konten untuk media sosial. Pemanfaatan tersebut dapat membantu anggota Karang Taruna bekerja secara lebih efektif dalam menjalankan berbagai kegiatan. Namun, hasil yang dibuat dengan bantuan AI tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 03 UNDIP juga menekankan pentingnya menjaga kreativitas dan kemampuan berpikir manusia. Penggunaan AI secara berlebihan dapat membuat seseorang menjadi terlalu bergantung pada teknologi apabila tidak diimbangi dengan kemampuan untuk berpikir dan mengambil keputusan secara mandiri. AI seharusnya digunakan untuk membantu mempercepat proses pekerjaan, bukan menggantikan seluruh proses berpikir dan kreativitas penggunanya. Karena itu, pengguna perlu tetap aktif dalam mengolah, mengembangkan, dan mengevaluasi hasil yang diperoleh dari AI.
Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memperkenalkan literasi digital kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Dusun Sranti. Pemahaman mengenai teknologi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan suatu aplikasi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut digunakan secara aman, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat. Generasi muda diharapkan mampu melihat AI sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas. Pada saat yang sama, mereka juga perlu memahami berbagai risiko yang dapat muncul apabila teknologi digunakan tanpa pertimbangan.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan di Karang Taruna Dusun Sranti pada 31 Juli 2026 tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 03 UNDIP berharap peserta dapat menerapkan prinsip penggunaan AI secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. Pengguna diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi untuk memperoleh kemudahan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk memeriksa informasi, menjaga data pribadi, serta mempertimbangkan etika dalam penggunaannya. Pemahaman tersebut menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan AI yang terus mengalami perubahan dan semakin banyak digunakan dalam berbagai bidang.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T IDBU 03 UNDIP dalam mendorong peningkatan literasi digital masyarakat Desa Wates. Melalui edukasi yang diberikan kepada Karang Taruna Dusun Sranti, mahasiswa berupaya membangun pemahaman bahwa perkembangan teknologi perlu diikuti dengan sikap kritis dan bertanggung jawab. AI dapat menjadi teknologi yang bermanfaat apabila digunakan dengan tepat dan sesuai kebutuhan. Dengan penggunaan yang bijak, teknologi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan produktivitas tanpa menghilangkan peran manusia dalam berpikir, berkarya, dan mengambil keputusan.























