Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Ganti Menteri, Ganti Kurikulum: Inovasi atau Ajang Coba-Coba?

Sekar Febriana by Sekar Febriana
30 June 2025
in Opini
A A
0
b27454f9 f3d4 48eb 90a6 188c3895bebd
874
SHARES
1.3k
VIEWS

Ganti Menteri, Ganti Kurikulum: Inovasi atau Ajang Coba-Coba?

Pendidikan merupakan dasar bagi masa depan suatu bangsa. Namun, di Indonesia, sistem pendidikan kita tampak terjebak dalam siklus yang tiada henti: pergantian menteri, pergantian kurikulum. Setiap kali posisi Menteri Pendidikan berganti, publik hampir bisa memprediksi satu hal yaitu, kurikulum akan berubah. Seolah menjadi sebuah tradisi yang tidak tertulis, perubahan pemimpin di Kementerian Pendidikan hampir selalu disertai dengan perubahan dalam sistem pengajaran, bahkan ketika kurikulum yang ada belum sepenuhnya dievaluasi.

Pertanyaannya, apakah pergeseran ini merupakan langkah inovatif yang berkelanjutan, atau sekadar eksperimen yang merugikan siswa sebagai korbannya? Ketidakpastian kurikulum di Indonesia telah menjadi isu yang mendalam dalam sistem pendidikan. Hal ini tidak hanya mengganggu proses pembelajaran, tetapi juga menciptakan kebingungan bagi guru, siswa, dan orang tua. Ditengah dunia yang semakin rumit dan memerlukan penyesuaian cepat, sistem pendidikan kita justru berjalan tanpa arah yang jelas.

Ketidakkonsistenan Kurikulum = Sejarah yang Berulang

Sejarah pendidikan di Indonesia menunjukkan bahwa setiap pergantian menteri pendidikan sering kali diikuti oleh perubahan kurikulum yang signifikan. Seperti yang dikemukakan dalam jurnal IAIN Lhokseumawe, “Indonesia telah mengalami lebih dari 13 kali perubahan kurikulum” (https://journal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/idarah/article/view/524?utm), dan dalam kurun waktu 20 tahun terakhir saja, setidaknya empat kurikulum besar telah silih berganti, mulai dari Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004, KTSP 2006, Kurikulum 2013, hingga Kurikulum Merdeka. Ironisnya, perubahan ini kerap terjadi tanpa masa transisi yang memadai.

Ketidakkonsistenan ini menjadi problem struktural yang terus berulang. Menurut pakar pendidikan Sunardi, perubahan kurikulum idealnya dilakukan setiap 10–15 tahun melalui proses evaluasi dan pengujian mendalam, bukan berdasarkan selera kepemimpinan. Namun sayangnya, sistem pendidikan kita justru cenderung responsif terhadap kebijakan politis sesaat dibandingkan berpijak pada kebutuhan riil pendidikan jangka panjang.

Bagaimana kita bisa mengharapkan hasil yang positif jika para pendidik tidak diberikan cukup waktu untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi? Kurangnya evaluasi dan persiapan sebelum penerapan kurikulum baru merupakan masalah besar. Banyak guru yang tidak mendapatkan pelatihan yang memadai untuk mengajarkan kurikulum baru, sehingga mereka terpaksa berjuang sendiri dalam memahami dan menyampaikan materi yang belum dikuasai. Akibatnya, proses belajar mengajar menjadi tidak efektif, dan siswa pun jadi terjebak dalam ketidakpastian ini.

Bagaimana Nasib Pelajar yang Terombang-ambing?

Sebagai siswa dan generasi muda yang dibesarkan dalam sistem pendidikan Indonesia, saya menyaksikan bahwa perubahan kurikulum yang terlalu sering malah merugikan kami. Alih-alih menciptakan inovasi, keadaan ini membuat kami kesulitan untuk fokus dalam menguasai kompetensi dasar karena materi dan metode terus berubah. Pembelajaran menjadi tidak terarah, dan sering kali guru pun bingung menentukan pendekatan yang paling efektif. Ketika guru merasa ragu, siswa juga kehilangan arah. Ini memicu stres, kecemasan, bahkan menurunnya semangat belajar. Sekolah pun mengalami kesulitan dalam merancang program pembelajaran jangka panjang. Padahal, pendidikan seharusnya menciptakan suasana yang stabil dan mendukung bagi perkembangan siswa.

Belajar dari Negara Maju: Stabilitas adalah Kunci

Jika dibandingkan dengan negara seperti Australia atau Singapura, yang kurikulumnya tidak mengalami perubahan drastis setiap kali ada pergantian kepemimpinan. Di Australia, mereka memiliki sistem pendidikan yang stabil dan berkelanjutan. Perubahan kurikulum di negara-negara tersebut dilakukan dengan rencana yang matang dan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, serta ahli pendidikan. Mereka memberikan masa transisi yang cukup untuk memastikan semua pihak dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada. Singapura juga memiliki pendekatan serupa. Setiap perubahan signifikan dilakukan melalui proyek percontohan dan percobaan yang berlangsung selama bertahun-tahun sebelum diterapkan secara luas di seluruh negeri.

Baca Juga

9BF87628 7A5B 4009 913E C5A2D3A90687

Krisis Sampah Perkotaan Kian Mendesak, Indonesia Percepat Proyek Waste to Energy 2026 demi Menyelamatkan Kota Besar

26 May 2026
Screenshot

Bersahabat dengan Inflasi: Tips Cerdas Mengelola Keuangan Saat Harga Kebutuhan Meroket

26 May 2026
IMG 20260522 WA0003 1

UMKM sebagai Pilar Perekonomian Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Digital”

25 May 2026
d4c4ee082c42d56f081681292fc51f85

Merangkul Jiwa Generasi Z dalam Dakwah Literasi dan Digital

25 May 2026

Pemerintahnya menjamin bahwa masa transisi berlangsung cukup lama agar para guru dan siswa dapat beradaptasi secara bertahap. Hasilnya,kestabilan dalam sistem pendidikan ini mendukung peningkatan kualitas lulusan serta daya saing di tingkat global. Menurut laporan World Competitiveness Ranking 2023 dari IMD, sistem pendidikan di Singapura berada pada urutan ketiga di dunia, unggul jauh dibandingkan Indonesia.

Di Indonesia, siswa adalah kelompok yang paling merasakan dampak dari ketidakstabilan kurikulum ini. Bayangkan mereka belajar dengan sistem yang belum sepenuhnya dipahami oleh para guru, materi yang tidak terstruktur dengan baik, dan penilaian yang kerap berubah. Banyak siswa yang merasa tertekan karena harus menyesuaikan diri dengan standar baru yang tidak jelas arahnya. Berdasarkan survei UNICEF Indonesia pada tahun 2022, lebih dari 30% siswa merasa stres akibat meningkatnya beban akademis saat beralih ke Kurikulum Merdeka. Mereka juga merasakan kurangnya bimbingan dan informasi yang memadai. Pengaruh jangka panjang dari situasi ini adalah berkurangnya rasa percaya diri siswa dan ketidaksiapan menghadapi tingkat pendidikan yang lebih tinggi maupun dunia kerja.

Pendidikan merupakan landasan bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, sistem pendidikan seharusnya tidak ditentukan oleh kepentingan individu atau kebijakan politik semata. Diperlukan pendekatan yang komprehensif, berkelanjutan, dan berdasarkan evaluasi nyata di lapangan. Kurikulum yang baik adalah yang dibuat secara partisipatif, terencana, dan memiliki masa transisi yang memadai. Pemerintah dan para pemangku kebijakan seharusnya tidak bersaing dalam membuat perubahan hanya untuk citra dan reputasi. Prioritas utama haruslah menciptakan sistem yang konsisten dan dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Konsistensi dalam kurikulum tidak berarti stagnasi, melainkan membangun fondasi yang kuat agar siswa dapat berkembang dengan arah yang jelas.

Mari kita berhenti menjadikan pendidikan sebagai tempat untuk menguji kebijakan politik. Saatnya untuk membangun sistem yang stabil, adil, dan berorientasi pada masa depan. Karena sejatinya, konsistensi sistem pendidikan bukan soal mempertahankan status quo, melainkan memberikan ruang aman bagi pelajar untuk berkembang dan mempersiapkan diri menjadi warga bangsa yang siap bersaing secara global.

    Share350Tweet219Share61Pin79SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Buku KIA, Teman Setia Orang Tua: Langkah Sederhana Cegah Stunting dari Rumah

    Next Post

    Menanti Ketegasan Final dalam Polemik 16 Pulau: Saatnya Negara Hadir dengan Kepastian

    Sekar Febriana

    Sekar Febriana

    Public Relations and Digital Communication and passionate about Content Writing & Public Relation(building strong relationships) with the public. Possesses strong communication and analytical skills.

    Related Posts

    9BF87628 7A5B 4009 913E C5A2D3A90687

    Krisis Sampah Perkotaan Kian Mendesak, Indonesia Percepat Proyek Waste to Energy 2026 demi Menyelamatkan Kota Besar

    26 May 2026
    Screenshot

    Bersahabat dengan Inflasi: Tips Cerdas Mengelola Keuangan Saat Harga Kebutuhan Meroket

    26 May 2026
    IMG 20260522 WA0003 1

    UMKM sebagai Pilar Perekonomian Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Digital”

    25 May 2026
    d4c4ee082c42d56f081681292fc51f85

    Merangkul Jiwa Generasi Z dalam Dakwah Literasi dan Digital

    25 May 2026
    Next Post
    Pulau

    Menanti Ketegasan Final dalam Polemik 16 Pulau: Saatnya Negara Hadir dengan Kepastian

    Sumber: Greenpeace

    Papua Kaya, Tapi Luka: Antara Tambang, Alam, dan Harapan Warga

    Pengabdian Kepada Masyarakat Trisakti Multimedia di SMK PGRI 1 Jakarta

    Trisakti School of Multimedia Hadir di SMK PGRI 1 Jakarta: Latih Adobe Illustrator dan Pengaplikasiannya dalam Dunia Kerja

    IMG 3533

    Api Gejolak Timur Tengah: Di Balik Bayang Konflik Iran–Israel, Nasib WNI Tergantung pada Seutas Harapan

    Screenshot 2025 06 30 13 13 24 65

    Alam Kushariadi adalah Musisi/band yang berasal dari Cepu Blora Jawa Tengah

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan
    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    by Redaksi
    15 May 2026
    0

    GORONTALO - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemberdayaan nelayan dan pembangunan wilayah pesisir modern terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui...

    Read moreDetails
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20260526 WA0066

    Lapas Bandanaira Lepas Peserta Magang Kemnaker Batch II, Tinggalkan Jejak Inovasi dan Semangat Pengabdian ‎

    26 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 26 at 15.12.36

    Miura Family Office Perkuat Ekspansi Investasi Berkelanjutan di Asia Tenggara Lewat Infrastruktur Hijau dan Inovasi Teknologi

    26 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 26 at 14.10.03

    Lapas Mojokerto Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Bidang Pemasyarakatan Secara Virtual

    26 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 26 at 13.42.36

    Rutan Bengkulu Terima Bantuan Satu Ekor Sapi Kurban dari Wali Kota Bengkulu

    26 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 26 at 10.50.57 2

    Rutan Bengkulu Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Pemasyarakatan Bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

    26 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 25 at 20.06.32

    Rutan Bengkulu Razia Blok Hunian Bersama Tim Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Bengkulu

    26 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Square Media Wanita
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita