Banda Naira, INFO_PAS – Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Kelas III Bandanaira, Hendra Sahbudin, memimpin rapat evaluasi ide dan gagasan inovasi yang disampaikan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch III di Aula Lapas Bandanaira, Sabtu (16/5).
Kegiatan tersebut menjadi wadah diskusi dan evaluasi untuk menampung berbagai usulan inovasi yang dinilai mampu mendukung peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta magang memaparkan sejumlah ide inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lingkungan Lapas Bandanaira. Usulan inovasi meliputi pengembangan program pembinaan, peningkatan keterampilan Warga Binaan, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana informasi dan edukasi.
Hendra Sahbudin mengatakan, keterlibatan peserta magang dalam menyampaikan gagasan baru merupakan bagian penting dalam mendorong terciptanya budaya kerja yang kreatif, inovatif, dan adaptif di lingkungan Pemasyarakatan.
”Melalui evaluasi ini, kami ingin memastikan setiap ide yang disampaikan benar-benar memiliki manfaat, dapat diterapkan secara efektif, serta mampu mendukung peningkatan pelayanan di Lapas Bandanaira,” ujarnya.
Ia menambahkan, inovasi yang lahir dari peserta magang diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap konsep, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata terhadap optimalisasi program pembinaan Warga Binaan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Lapas.
Sementara itu, salah satu peserta magang, Asma Tomia, menyampaikan bahwa ide inovasi yang dipresentasikan merupakan hasil pengamatan langsung terhadap kebutuhan di lapangan selama menjalani masa magang di Lapas Bandanaira.
”Kami berupaya menghadirkan inovasi yang sederhana namun bermanfaat, terutama dalam mendukung pembinaan Warga Binaan serta mempermudah pelayanan di lingkungan Lapas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan evaluasi tersebut, Lapas Bandanaira menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dan pengembangan inovasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang lebih baik, profesional, inovatif, dan berdampak positif bagi masyarakat. (Humas/LT)




















