SEMARANG (4/9) – Komitmen menghadirkan atmosfer akademik berkelas dunia terus ditunjukkan oleh Program Studi Doktor (S3) Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip). Sebagai program doktoral rujukan utama di Indonesia, prodi ini sukses menggelar kuliah pakar internasional bertajuk Undip Global Classroom (UGC) pada Jumat (4/9). Kegiatan ini menjadi langkah konkret prodi dalam mendukung percepatan Undip menuju World Class University (WCU).
Kegiatan yang merupakan bagian dari salah satu pertemuan pada mata kuliah Isu-Isu Kontemporer Administrasi Publik tersebut, menghadirkan akademisi kenamaan dunia, Dr. Elke Loeffler dari Institute of Local Government Studies (INLOGOV), University of Birmingham, yang juga merupakan Direktur Governance International. Reputasi ilmiah Dr. Elke Loeffler diakui secara global, terutama lewat kepemimpinannya di berbagai asosiasi, seperti European Network for Public Administration (ENPA), IRSPM, European Academy of Management (EURAM), hingga perannya sebagai Vice-Chair for Doctoral Research pada UK Association for Public Administration (UKAPA).
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Departemen Administrasi Publik FISIP Undip, Retna Hanani, S.Sos., M.P.P. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya internasionalisasi kurikulum untuk memastikan setiap mahasiswa program pascasarjana terpapar langsung dengan dialektika keilmuan terkini. Forum kuliah dan diskusi ini dipandu secara interaktif oleh Guru Besar FISIP Undip, Prof. Dr. Dra. Hartuti Purnaweni, MPA, didampingi tim pengajar matakuliah yang terdiri dari Dr. Dra. Dyah Lituhayu, M.Si., dan Dr. Amni Zarkasyi Rahman, M.Si.
Eksplorasi Paradigma Co-Production dan Ketahanan Sistem
Mengusung tema “Institutional Governance & Co-production”, Dr. Elke Loeffler mengupas tuntas transformasi model pelayanan publik masa kini. Beliau membedah konsep The Four Co’s, yakni co-commissioning, co-design, co-delivery, dan co-assessment. Paradigma ini mendudukkan warga bukan sekadar konsumen pasif kebijakan, melainkan aktor berdaya (co-producers) yang bekerja bahu-membahu dengan pemerintah dalam mengoptimalkan sumber daya publik serta memperkuat ketahanan sistem saat krisis melanda.
Ketua Program Studi S3 Doktor Administrasi Publik FISIP Undip yang juga pakar governansi publik, Dr. Amni Zarkasyi Rahman, S.A.P., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran figur akademisi sekaliber Dr. Elke Loeffler membuktikan kualitas ekosistem akademik di S3 Administrasi Publik Undip yang setara dengan institusi global.
“Kualitas sebuah program doktor tercermin dari seberapa tajam kurikulumnya merespons dinamika global. Kehadiran pakar dunia seperti Dr. Elke Loeffler membuktikan bahwa S3 Administrasi Publik FISIP Undip konsisten memimpin diskursus ilmiah tata kelola, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Dr. Amni.
“Pergeseran administrasi modern menuntut birokrasi beralih ke pola kemitraan kolaboratif. Melalui forum WCU ini, para kandidat doktor kami diarahkan agar mampu memproduksi kebaruan riset (novelty) yang berdampak, sekaligus merumuskan solusi kebijakan yang adaptif dan berdaya lentur menghadapi tantangan masa depan.”
Sementara itu, Hafids Haryonno, Mahasiswa S-3 Administrasi Publik Undip Angkatan 2026, menyambut positif terselenggaranya Undip Global Classroom. Menurutnya, kehadiran akademisi internasional seperti Dr. Elke Loeffler menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa doktoral untuk memperluas perspektif terhadap perkembangan administrasi publik global.
“Forum ini memberikan ruang bagi kami untuk belajar dan berdiskusi langsung dengan pakar internasional mengenai isu-isu kontemporer dalam tata kelola publik. Hal ini tentu menjadi pengalaman akademik yang sangat berharga sekaligus mendorong kami untuk menghasilkan riset yang memiliki kebaruan dan relevansi terhadap tantangan publik masa depan,” ujar Hafids.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ekosistem akademik internasional di Program Studi S-3 Administrasi Publik Undip.
Pilihan Utama Melanjutkan Studi Doktoral: Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang I & II Dibuka
Sebagai barometer pendidikan tinggi administrasi publik terbaik di Tanah Air, Program Doktor Administrasi Publik FISIP Undip secara konsisten melahirkan lulusan berintegritas tinggi yang kini menduduki posisi-posisi strategis di jajaran birokrasi, lembaga riset, maupun perguruan tinggi terkemuka.
Bagi para akademisi, birokrat, peneliti, dan praktisi kebijakan publik yang berencana menempuh jenjang doktoral di ekosistem riset bereputasi global, pendaftaran Ujian Mandiri (UM) Pascasarjana Undip Semester Genap Tahun Akademik 2026/2027 saat ini telah dibuka.
Jadwal Seleksi Program Pascasarjana Undip:
Gelombang I: Pendaftaran: 1 September – 4 November 2026 | Ujian Seleksi: 11 – 13 November 2026 | Pengumuman: 24 November 2026
Gelombang II: Pendaftaran: 5 November 2026 – 12 Januari 2027 | Ujian Seleksi: 19 – 21 Januari 2027 | Pengumuman: 28 Januari 2027
Informasi lengkap mengenai tata cara pendaftaran, syarat berkas, dan panduan seleksi dapat diakses langsung melalui laman resmi: https://pmb.undip.ac.id/pascasarjana/jalur-um/























