Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Kuliner

Antara Latte dan Macchiato: Penikmat Kopi Harus Tahu Ini

DUALISME KOPI YANG BERBEDA MENCIPTAKAN RASA

Mario Dionysius by Mario Dionysius
29 June 2025
in Kuliner
A A
0
ai generated 9101758 1280
865
SHARES
1.3k
VIEWS

KABUPATEN TANGERANG – Seiring berkembangnya tren minum kopi, banyak coffee shop kini menyajikan berbagai menu yang bisa membuat para penikmat kopi merasa bingung saat memilih.

Dari Latte hingga Macchiato, dan setiap jenis kopi dari Arabica sampai Robusta ternyata memiliki karakteristik dan cara penyajian yang berbeda.

Pertama, mari mulai dari Latte, salah satu kopi paling populer. Latte dibuat dari espresso yang dicampur dengan susu hangat, kemudian diberi buih susu (froth) di bagian atas.

Cita rasanya cenderung lembut dan creamy, cocok bagi para penikmat coffee yang menyukai rasa kopi ringan namun tetap kaya.

Selanjutnya, ada Macchiato, yang namanya berasal dari bahasa Italia dan berarti “berbintik.” Minuman ini merupakan espresso yang diberi sedikit buih susu.

Meski komposisinya sederhana, rasa Macchiato justru lebih kuat karena dominasi espresso tetap terasa jelas.

Menariknya, beberapa coffee shop juga menambahkan sirup karamel untuk memberikan sentuhan manis.

Kemudian, jika kalian mencari kopi dengan rasa yang lebih bold, Americano bisa menjadi pilihan. Dibuat dari espresso yang ditambahkan air panas, Americano menawarkan pengalaman menyeruput kopi dengan kesan klasik dan kuat.

Untuk kamu yang ingin mencoba sensasi baru, Fore Coffee menghadirkan varian Manuka Americano dan Triple Peach Americano, yang memberikan perpaduan unik antara kopi dan rasa manis alami dari madu maupun buah-buahan.

Tak ketinggalan, ada juga Cappuccino, kopi khas Italia yang mengandalkan kombinasi antara espresso dan foam susu yang tebal. Umumnya disajikan dalam cangkir kecil, Cappuccino menyuguhkan keseimbangan antara rasa kopi yang tegas dan tekstur lembut dari busa susu.

Baca Juga

IMG 20250726 124459

Ngopi di Sanggau: Secangkir Cerita, Sejuta Makna

26 July 2025
ai generated 8686673 1280

Kopi Itu Asyik, Tapi Tahukah Kamu Tentang Biji Hijau dan Hukuman Beratnya?

25 July 2025
ai generated 9101758 1280

Menikmati Kopi Malam Minggu di Belakang Stadion Indomilk Arena, Ethnik Kopi Suguhkan Sensasi Manual Brew ala 2018

19 July 2025
Monumen Tugu Kota Yogyakarta

New Rebo Rolasan Hadir Kembali di Hotel Platinum Adisucipto Yogyakarta

16 July 2025

Dalam memilih kopi, tiap orang tentu memiliki preferensi masing-masing. Seperti yang diungkapkan oleh Prasetyo, seorang penikmat kopi yang kerap menjelajahi coffee shop di berbagai kota.

“Dulu saya pikir semua kopi dengan susu itu sama. Tapi setelah coba beberapa jenis, saya jadi tahu kalau Latte lebih creamy, sementara Macchiato lebih nendang rasa kopinya.” kata Tio sapaan akrabnya saat ditemui di salah satu kedai kopi, di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Oleh karena itu, menurutnya, mengenal karakteristik tiap jenis kopi bisa membantumu menentukan pilihan yang paling sesuai dengan selera. Apalagi, dengan banyaknya inovasi dari coffee shop seperti Fore Coffee, kamu bisa menemukan rasa baru tanpa harus keluar dari zona nyaman.

Jadi, sebelum memesan kopi berikutnya, kenali dulu perbedaannya – agar setiap tegukan terasa lebih nikmat dan bermakna. (MARIO)

 

    Share346Tweet216Share61Pin78SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Konflik Iran-Israel, Ancaman yang Tak Kunjung Usai dan Implikasi Global

    Next Post

    Etenia Croft Hadirkan Karya Penuh Cinta Lewat Album Perdana “Bersinar”

    Mario Dionysius

    Mario Dionysius

    Related Posts

    IMG 20250726 124459

    Ngopi di Sanggau: Secangkir Cerita, Sejuta Makna

    26 July 2025
    ai generated 8686673 1280

    Kopi Itu Asyik, Tapi Tahukah Kamu Tentang Biji Hijau dan Hukuman Beratnya?

    25 July 2025
    ai generated 9101758 1280

    Menikmati Kopi Malam Minggu di Belakang Stadion Indomilk Arena, Ethnik Kopi Suguhkan Sensasi Manual Brew ala 2018

    19 July 2025
    Monumen Tugu Kota Yogyakarta

    New Rebo Rolasan Hadir Kembali di Hotel Platinum Adisucipto Yogyakarta

    16 July 2025
    Next Post
    Single “Selalu Bersama” Jadi Ungkapan Kasih Seorang Anak kepada Orang Tua

    Etenia Croft Hadirkan Karya Penuh Cinta Lewat Album Perdana "Bersinar"

    Mahasiswa Pamulang dan Direktur utama PT Gama Nusa Bersama meyetujui desain UI dan  ux untuk website PT Gama Nusa Bersama

    Kerja Prakek (Magang) Mahasiswa Universitas Pamulang: Perancangan Dan Pengembangan Website Perusahaan Pada PT Gama Nusa Bersama

    Magang

    25.000 Lowongan Magang untuk Gen Z : Momentum Mencetak Talenta Unggul dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

    Psikologi

    4 Teori Psikologi Bisa Memahami Orang Lain di Era Modern

    01jxn0znzr5sgkdn2n4qet0ws5

    Dunia Maya, Luka Nyata: Etika yang Hilang di Antara Swipe dan Scroll

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 6422

    Smart Financial: Cara Anak Muda Menghadapi Gaya Hidup Modern

    3 May 2026
    IMG 7422 1

    Strategi mengelola bisnis kecil di tengah perubahan pasar

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 19.00.53

    Kepala Lapas Mojokerto Ikuti Asesmen Pemetaan Kompetensi Jabatan Ditjenpas

    2 May 2026
    Kesehatan mental karyawan bukan lagi isu pribadi semata; ia telah menjadi faktor penentu produktivitas, retensi tenaga kerja, dan reputasi perusahaan. Perusahaan yang mengabaikannya berisiko menghadapi biaya tersembunyi: presentisme, absensi berulang, konflik antarpegawai, dan penurunan kualitas keputusan. Sebaliknya, organisasi yang memprioritaskan kesejahteraan jiwa sering melihat peningkatan motivasi, kreativitas, dan loyalitas. Mengapa penting bagi bisnis? 1. Kinerja dan inovasi: Karyawan yang merasa didukung secara psikologis cenderung lebih terlibat dan berani mengambil inisiatif. 2. Pengurangan biaya jangka panjang: Intervensi dini—seperti dukungan konseling atau program manajemen stres—mengurangi kebutuhan cuti panjang dan penggantian pegawai. 3. Citra perusahaan: Budaya yang peduli pada kesejahteraan menambah daya tarik bagi calon talenta dan pelanggan yang semakin sensitif pada nilai-nilai etis. Tantangan nyata di lapangan Lingkungan kerja modern membawa tekanan: target ketat, beban kerja berlebihan, dan batas kerja–hidup yang kabur karena teknologi. Selain itu, perisakan antarpegawai dan manajemen yang tidak komunikatif bisa memicu isu mental lebih cepat daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, stigma terhadap kesehatan mental membuat karyawan enggan meminta bantuan, sehingga masalah berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Strategi praktis untuk pengelolaan Kebijakan yang jelas dan berjangka panjang Buat kebijakan kesehatan mental terintegrasi dalam kebijakan SDM—dari rekrutmen sampai manajemen krisis. Kebijakan ini harus konkret: ketersediaan konseling, prosedur pelaporan, hingga penanganan perisakan. Pendidikan dan pelatihan untuk semua tingkatan Latih manajer untuk mengenali tanda-tanda stres berlebih dan cara melakukan percakapan sensitif. Program literasi mental untuk seluruh staf membantu mengurangi stigma dan meningkatkan empati. Sistem deteksi dini dan intervensi Sediakan akses ke layanan konseling, baik internal maupun mitra eksternal, dan sediakan jalur anonim untuk melapor. Screening berkala—tanpa stigma—dapat menangkap masalah sebelum meningkat. Desain kerja yang manusiawi Evaluasi beban kerja, atur target yang realistis, dan berikan fleksibilitas kerja bila memungkinkan. Fasilitas seperti ruang istirahat, cuti yang dipromosikan, dan kebijakan kerja jarak jauh yang sehat juga membantu. Budaya terbuka dan suportif Kepemimpinan harus menunjukkan contoh: berbicara tentang keseimbangan hidup, mengakui keterbatasan, dan merayakan waktu istirahat. Budaya ini mendorong karyawan untuk merawat diri tanpa takut kehilangan posisi. Melihat dari berbagai perspektif Beberapa pengusaha khawatir investasi dalam program mental akan memakan biaya tanpa hasil nyata. Namun bukti praktis di banyak organisasi menunjukkan ROI lewat penurunan turnover dan peningkatan produktivitas. Di sisi lain, pendekatan yang sekadar formal tanpa komitmen budaya cenderung gagal—program yang dipaksakan atau bersifat kosmetik justru menimbulkan kecurigaan. Kesimpulan Kesehatan mental di tempat kerja bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan investasi strategis perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas, pelatihan, dukungan nyata, dan budaya yang humanis, bisnis tidak hanya menjaga kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing jangka panjang. Menjadikan kesehatan mental prioritas adalah langkah cerdas: baik untuk manusia, maupun untuk angka di laporan keuangan.

    menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari strategi bisnis yang sukses

    2 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita