18 Desember 2025
Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan warga binaan melalui kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (18/12) dengan menghadirkan CPNS tenaga kesehatan dari Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Bengkulu, yakni dr. Bella Oktaviana bersama Perawat Annisa Nafisah sebagai pemateri.
Penyuluhan PHBS tersebut diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan dengan antusias. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
Dalam penyampaiannya, dr. Bella Oktaviana menjelaskan berbagai aspek penting dalam penerapan PHBS, mulai dari menjaga kebersihan diri, pola makan sehat, kebiasaan mencuci tangan yang benar, hingga menjaga kebersihan lingkungan hunian. Ia menekankan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat merupakan kunci utama dalam menjaga daya tahan tubuh dan mencegah timbulnya berbagai penyakit menular.
Sementara itu, Perawat Annisa Nafisah turut memberikan penjelasan praktis terkait kebiasaan sehari-hari yang dapat diterapkan oleh warga binaan. Ia mengajak seluruh peserta untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan kamar hunian, peralatan pribadi, serta aktif melaporkan apabila mengalami gangguan kesehatan agar dapat segera ditangani oleh petugas medis.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan di bidang kesehatan. Menurutnya, edukasi PHBS sangat penting untuk menciptakan lingkungan rutan yang bersih, sehat, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas.
“Melalui penyuluhan PHBS ini, kami berharap warga binaan memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Dengan lingkungan yang bersih dan perilaku hidup sehat, kita dapat mencegah berbagai penyakit serta mendukung proses pembinaan yang optimal,” ujarnya.
Rutan Bengkulu mengapresiasi dukungan dan sinergi dari Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Bengkulu yang terus berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan layanan kesehatan bagi warga binaan. Dengan adanya penyuluhan PHBS ini, diharapkan warga binaan tidak hanya sehat selama berada di dalam rutan, tetapi juga mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat ketika kembali ke tengah masyarakat.


























