Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Nasional

Wamen Ossy: Jadi Contoh Baik bagi Daerah Lain, Sertipikasi Tanah DKI Jakarta Capai 98,6%

Fhee Ryie by Fhee Ryie
26 June 2026
in Nasional
A A
0
WhatsApp Image 2026 06 25 at 06.59.55
851
SHARES
1.2k
VIEWS

Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengapresiasi capaian sertipikasi tanah di Provinsi DKI Jakarta yang telah menembus 98,6%. Ia menyebut capaian ini sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Sebanyak 98,6% bidang tanah di DKI Jakarta telah terdaftar. Capaian ini merupakan keberhasilan Bapak Gubernur dan jajaran dalam menata tata kelola administrasi pertanahan di Provinsi DKI Jakarta yang dapat menjadi contoh yang sangat baik bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia,” ujar Wamen ATR/Waka BPN dalam acara Penyerahan Sertipikat Hak Pakai atas Nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Agung, Jakarta, Rabu (24/06/2026).

Menurut Wamen Ossy, capaian tersebut perlu terus ditingkatkan hingga seluruh bidang tanah di DKI Jakarta terdaftar dan bersertipikat. Untuk mewujudkannya, Kementerian ATR/BPN akan memperkuat sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta, baik dalam percepatan sertipikasi tanah maupun peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

“Harapannya bukan hanya berhenti di sini, tetapi terus dimaksimalkan hingga 100% bidang tanah dapat terdaftar dan bersertipikat,” sambung Wamen Ossy.

WhatsApp Image 2026 06 25 at 07.00.14

Penguatan sinergi sinergi antara Kementerian ATR/BPN dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta salah satunya dilakukan melalui integrasi data pertanahan, kependudukan, dan perpajakan. Wamen Ossy mengatakan bahwa sinkronisasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB), Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan Nomor Objek Pajak (NOP) menjadi langkah strategis untuk mewujudkan sistem administrasi pemerintahan yang lebih terintegrasi, akurat, dan akuntabel, sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan publik serta peningkatan penerimaan daerah.

“Kami terus mengembangkan integrasi data pertanahan dengan data kependudukan dan perpajakan. Ini penting untuk mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ungkap Wamen ATR/Waka BPN.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ossy yang hadir mewakili Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyerahkan 499 Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemprov DKI Jakarta dengan total luas mencapai sekitar 85 hektare. Sertipikat tersebut diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 06 25 at 21.43.12

Kementerian ATR/BPN Dukung Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan Lewat Sektor Pertanahan dan Tata Ruang

26 June 2026
WhatsApp Image 2026 06 25 at 15.52.09

Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai, Kementerian ATR/BPN Amankan Rp124 Triliun Aset Pemprov DKI Jakarta Sepanjang 2026

26 June 2026
IMG 20260625 WA0066

Wujud Kepedulian Sosial, Lapas Arga Makmur Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Warga Sekitar

25 June 2026
IMG 20260625 WA0183

Perkuat Sinergitas Antarinstansi, Kepala Kantor Imigrasi Bengkulu Utara Kunjungi Lapas Arga Makmur

25 June 2026

WhatsApp Image 2026 06 25 at 07.00.15

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto; Kepala Satuan Tugas pada Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Dwi Aprilia Linda; serta jajaran Pemprov DKI Jakarta. Turut mendampingi Wamen ATR/Waka BPN dalam kegiatan ini, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Erry Juliani Pasoreh beserta jajaran; serta para Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi DKI Jakarta. (SG/FA)

    Tags: agrariaATR/BPNBerkas Pertanahankampung agrariakantahkementerian atr/bpnlayanan pertanahanMenteri ATR/BPNMenteri NusronPertanahanReforma AgrariaSekjen ATR/BPNSertipikasi TanahSertipikat Tanahsertipikat tanah elektroniktanahWakil Menteri ATR/BPNWamen Ossy
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Mengintip Otak Digital Alfamart (AMRT): Bagaimana Big Data dan Supply Chain Management System Mencegah Rak Toko Kosong?

    Next Post

    Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai, Kementerian ATR/BPN Amankan Rp124 Triliun Aset Pemprov DKI Jakarta Sepanjang 2026

    Fhee Ryie

    Fhee Ryie

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 06 25 at 21.43.12

    Kementerian ATR/BPN Dukung Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan Lewat Sektor Pertanahan dan Tata Ruang

    26 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 25 at 15.52.09

    Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai, Kementerian ATR/BPN Amankan Rp124 Triliun Aset Pemprov DKI Jakarta Sepanjang 2026

    26 June 2026
    IMG 20260625 WA0066

    Wujud Kepedulian Sosial, Lapas Arga Makmur Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Warga Sekitar

    25 June 2026
    IMG 20260625 WA0183

    Perkuat Sinergitas Antarinstansi, Kepala Kantor Imigrasi Bengkulu Utara Kunjungi Lapas Arga Makmur

    25 June 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 06 25 at 15.52.09

    Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai, Kementerian ATR/BPN Amankan Rp124 Triliun Aset Pemprov DKI Jakarta Sepanjang 2026

    WhatsApp Image 2026 06 25 at 21.43.12

    Kementerian ATR/BPN Dukung Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan Lewat Sektor Pertanahan dan Tata Ruang

    Dampak Penggundulan Hutan terhadap Lingkungan dan Kehidupan Manusia Pendahuluan Hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan di bumi. Hutan berfungsi sebagai paru-paru dunia karena menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Namun, aktivitas penggundulan hutan yang terus meningkat telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Penyebab Penggundulan Hutan Penggundulan hutan terjadi karena berbagai faktor, di antaranya: Penebangan liar untuk memperoleh kayu. Pembukaan lahan untuk pertanian, perkebunan, dan peternakan. Pembangunan permukiman, jalan, dan kawasan industri. Kebakaran hutan yang disengaja maupun akibat faktor alam. Kegiatan pertambangan yang mengubah fungsi kawasan hutan. Dampak Penggundulan Hutan 1. Hilangnya Keanekaragaman Hayati Penggundulan hutan menyebabkan rusaknya habitat berbagai jenis tumbuhan dan satwa liar. Akibatnya, banyak spesies kehilangan tempat hidupnya bahkan terancam punah. 2. Perubahan Iklim Hutan berperan menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Ketika hutan ditebang, kemampuan bumi menyerap gas rumah kaca berkurang sehingga mempercepat pemanasan global dan perubahan iklim. 3. Banjir dan Tanah Longsor Akar pohon membantu menyerap air hujan dan menjaga kestabilan tanah. Tanpa pepohonan, air hujan mengalir langsung ke permukaan sehingga meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor. 4. Berkurangnya Ketersediaan Air Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air. Penggundulan hutan menyebabkan cadangan air tanah menurun sehingga masyarakat lebih rentan mengalami kekeringan, terutama pada musim kemarau. 5. Menurunnya Kualitas Udara Berkurangnya jumlah pohon menyebabkan produksi oksigen menurun dan kadar karbon dioksida meningkat. Hal ini dapat memperburuk kualitas udara dan berdampak pada kesehatan manusia. 6. Kerugian Sosial dan Ekonomi Masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hasil hutan dapat kehilangan mata pencaharian. Selain itu, bencana alam akibat penggundulan hutan juga menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Upaya Mengatasi Penggundulan Hutan Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggundulan hutan antara lain: Melakukan reboisasi atau penanaman kembali pohon di lahan yang gundul. Menegakkan hukum terhadap praktik penebangan liar. Menerapkan pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan. Mengurangi penggunaan produk yang berasal dari penebangan hutan yang tidak bertanggung jawab. Penutup Penggundulan hutan merupakan masalah lingkungan yang berdampak luas terhadap keseimbangan alam dan kehidupan manusia. Dampaknya meliputi hilangnya keanekaragaman hayati, meningkatnya risiko bencana alam, perubahan iklim, hingga menurunnya kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan melalui pengelolaan yang bertanggung jawab dan upaya pelestarian lingkungan. Dengan demikian, manfaat hutan dapat terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

    Dampak Penggundulan Hutan

    Mengapa Ekonomi Indonesia Dianggap Anjlok? Pendahuluan Dalam beberapa waktu terakhir, muncul anggapan bahwa ekonomi Indonesia sedang "anjlok". Istilah tersebut sering digunakan karena masyarakat merasakan kenaikan harga kebutuhan pokok, melemahnya daya beli, serta sulitnya mencari lapangan pekerjaan. Namun, secara ekonomi makro, kondisi Indonesia lebih tepat disebut mengalami perlambatan pertumbuhan, bukan mengalami keruntuhan ekonomi. Berbagai indikator menunjukkan bahwa ekonomi masih tumbuh, meskipun menghadapi tantangan dari dalam maupun luar negeri. Penyebab Perlambatan Ekonomi Salah satu penyebab utama adalah melemahnya daya beli masyarakat. Ketika harga kebutuhan hidup meningkat sementara pendapatan tidak bertambah secara signifikan, masyarakat cenderung mengurangi pengeluaran. Akibatnya, konsumsi rumah tangga—yang merupakan penggerak utama ekonomi Indonesia—ikut melambat. Selain itu, ketidakpastian ekonomi global juga memberikan dampak yang besar. Perlambatan ekonomi dunia, konflik geopolitik, serta tingginya suku bunga di berbagai negara membuat investasi dan perdagangan internasional menjadi lebih berhati-hati. Kondisi ini turut memengaruhi ekspor Indonesia dan arus investasi asing. Faktor lainnya adalah ketergantungan terhadap komoditas ekspor. Indonesia masih mengandalkan ekspor bahan mentah seperti batu bara, minyak sawit, dan nikel. Ketika harga komoditas di pasar dunia menurun, pendapatan ekspor juga ikut berkurang sehingga memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional. Di sisi domestik, perlambatan investasi juga menjadi tantangan. Investor biasanya menunda ekspansi ketika kondisi ekonomi dan pasar keuangan dipenuhi ketidakpastian. Hal ini dapat menghambat pembukaan lapangan kerja baru dan mengurangi pertumbuhan sektor industri. Dampak terhadap Masyarakat Perlambatan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui meningkatnya biaya hidup, berkurangnya kesempatan kerja, serta melambatnya pertumbuhan usaha kecil dan menengah. Sebagian pelaku usaha juga mengalami penurunan penjualan karena konsumsi masyarakat tidak sekuat sebelumnya. Namun demikian, kondisi ini tidak berarti Indonesia mengalami krisis ekonomi seperti yang pernah terjadi pada tahun 1998. Stabilitas ekonomi secara umum masih terjaga, dengan inflasi yang relatif terkendali dan aktivitas ekonomi yang tetap berlangsung. Upaya Mengatasi Perlambatan Pemerintah dan otoritas ekonomi berupaya menjaga pertumbuhan melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan investasi, hilirisasi industri, penguatan sektor manufaktur, serta berbagai program untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Di sisi lain, reformasi untuk meningkatkan transparansi pasar dan memperkuat kepercayaan investor juga terus dilakukan. Penutup Kesimpulannya, anggapan bahwa ekonomi Indonesia "anjlok" perlu dipahami secara hati-hati. Yang terjadi lebih tepat adalah perlambatan pertumbuhan akibat kombinasi faktor domestik dan global. Walaupun tantangan masih ada, Indonesia tetap memiliki potensi untuk tumbuh apabila produktivitas meningkat, investasi membaik, dan kebijakan ekonomi mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkualitas.

    Ekonomi Kita Anjlok?

    Bald Eagle scaled 1

    Simbol Keberanian Menghadapi Tantangan Hidup

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Gambar Victory Band asal Palembang.

    Victory Band, Perjalanan Empat Sahabat Menjaga Mimpi Bermusik di Tengah Berbagai Tantangan

    26 June 2026
    images 2

    Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi: Pilar Kemajuan Bangsa

    26 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 26 at 07.34.29

    Menavigasi Ketidakpastian: Tantangan dan Peluang Ekonomi di Era Digital Pendahuluan

    26 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 26 at 07.34.04

    Lebih dari sekedar Alat Komunikasi: Bahasa Indonesia sebagai Perekat Bangsa dan Identitas Global Pendahuluan

    26 June 2026
    ​Menjaga Stabilitas Keuangan: Peran Strategis Credit Analyst dalam Era Ekonomi Modern ​Pendahuluan ​Dalam roda perekonomian, kredit atau pembiayaan merupakan bahan bakar utama yang menggerakkan sektor bisnis dan konsumsi masyarakat. Namun, penyaluran kredit yang ceroboh dapat menjadi bom waktu yang memicu krisis keuangan. Di sinilah peran seorang Credit Analyst (Analis Kredit) menjadi sangat krusial. Mereka adalah profesional keuangan yang berdiri di garda depan dalam menilai, mengukur, dan memitigasi risiko sebelum sebuah lembaga keuangan memutuskan untuk mengalirkan dananya. ​Isi (Pembahasan) ​1. Mengenal Tugas Utama Credit Analyst ​Tugas pokok seorang Credit Analyst adalah mengevaluasi kelayakan finansial dari calon debitur, baik individu maupun korporasi besar. Mereka tidak bekerja berdasarkan asumsi, melainkan berbasis data yang objektif. Proses analisis ini melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap laporan keuangan (seperti neraca, laporan laba rugi, dan arus kas), riwayat kredit masa lalu melalui sistem seperti SLIK OJK, serta prospek bisnis sektor industri yang digeluti calon peminjam. ​2. Pisau Analisis: Metode 5C ​Untuk menghasilkan rekomendasi yang akurat, seorang Credit Analyst mengandalkan kerangka kerja klasik yang disebut prinsip 5C: ​Character (Karakter): Menilai integritas dan rekam jejak moral debitur dalam memenuhi kewajiban keuangannya. ​Capacity (Kapasitas): Menganalisis kemampuan finansial riil debitur untuk membayar cicilan secara rutin. ​Capital (Modal): Melihat seberapa besar kontribusi modal sendiri yang dimiliki debitur sebagai bentuk komitmen bisnis. ​Collateral (Agunan): Memastikan ketersediaan aset jaminan yang bernilai cukup sebagai pengaman sekunder. ​Condition (Kondisi): Membaca tren ekonomi makro dan regulasi yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha debitur. ​3. Dampak bagi Stabilitas Makroekonomi ​Peran analis kredit memiliki efek domino yang luas. Secara internal, mereka menjaga kesehatan rasio Non-Performing Loan (NPL) atau kredit macet bank agar tetap rendah. Secara eksternal, keputusan yang mereka ambil memastikan bahwa modal dialokasikan ke sektor-sektor yang produktif dan sehat. Jika analis terlalu longgar, risiko kebangkrutan bank meningkat; jika terlalu ketat, pertumbuhan ekonomi akan melambat karena pelaku usaha kekurangan modal. ​Kesimpulan ​Credit Analyst bukan sekadar profesi pemeriksa angka, melainkan arsitek manajemen risiko yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan keamanan finansial. Di tengah gempuran teknologi otomatisasi dan AI credit scoring, keahlian kualitatif, intuisi bisnis, dan pemahaman mendalam tentang dinamika pasar yang dimiliki seorang analis manusia tetap tidak tergantikan. Profesi ini akan selalu menjadi pilar fundamental dalam industri perbankan dan ekosistem ekonomi global

    Menjaga Stabilitas Keuangan Peran Strategis Credit Analyst dalam Era Ekonomi Modern

    26 June 2026
    Bald Eagle scaled 1

    Simbol Keberanian Menghadapi Tantangan Hidup

    26 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita