BENGKULU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menerima kunjungan rombongan Universitas Terbuka (UT) Bengkulu dalam rangka kegiatan study tour. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan pemasyarakatan, sekaligus memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Rutan dalam memberikan pelayanan serta pembinaan kepada warga binaan.
Kedatangan rombongan Universitas Terbuka Bengkulu disambut oleh jajaran Rutan Bengkulu. Dalam kunjungan tersebut, para peserta mendapatkan pengenalan mengenai lingkungan Rutan, tugas dan fungsi petugas pemasyarakatan, serta berbagai program yang dilaksanakan dalam mendukung proses pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan.
Melalui kegiatan ini, peserta juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai fasilitas dan sarana pendukung yang tersedia di lingkungan Rutan Bengkulu. Pengenalan tersebut memberikan gambaran mengenai aktivitas sehari-hari di dalam Rutan, mulai dari aspek pelayanan, pengamanan, hingga pelaksanaan program pembinaan kepribadian dan kemandirian.
Kegiatan study tour ini tidak hanya menjadi sarana kunjungan edukatif, tetapi juga membuka ruang pertukaran informasi dan wawasan antara dunia pendidikan dengan institusi pemasyarakatan. Para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana proses pembinaan dilaksanakan serta berbagai tantangan dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
Rutan Bengkulu menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk keterbukaan terhadap kegiatan edukasi dan pengenalan institusi kepada masyarakat. Interaksi seperti ini diharapkan mampu menghilangkan pandangan yang kurang tepat mengenai kehidupan di dalam Rutan serta memberikan pemahaman bahwa pemasyarakatan tidak semata-mata berkaitan dengan penahanan, tetapi juga berorientasi pada pembinaan, perubahan perilaku, dan persiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan baik antara Universitas Terbuka Bengkulu dan Rutan Bengkulu. Selain menambah wawasan peserta, kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemasyarakatan dalam mendukung penyebaran informasi, edukasi, serta pemahaman yang lebih luas mengenai sistem pemasyarakatan.


















