Bengkulu – Dalam upaya mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu mengikuti kegiatan Penguatan Implementasi Manajemen Talenta di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (09/07).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan Lapas Kelas IIA Bengkulu, Idirman, bersama staf kepegawaian dari Ruang Kerja Kepegawaian Lapas Bengkulu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat implementasi sistem manajemen talenta sebagai landasan pengembangan karier aparatur yang berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebijakan, mekanisme, serta strategi implementasi manajemen talenta yang terintegrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Penguatan tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya sistem pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih objektif, transparan, dan akuntabel.
Kaur Kepegawaian dan Keuangan Lapas Bengkulu, Idirman, menyampaikan bahwa penerapan manajemen talenta merupakan langkah strategis dalam menciptakan ASN yang profesional dan berdaya saing.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi manajemen talenta sehingga dapat diterapkan secara optimal di lingkungan Lapas Bengkulu. Sistem ini menjadi instrumen penting dalam mendukung pengembangan karier ASN yang didasarkan pada kompetensi dan kinerja,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menegaskan bahwa penguatan manajemen talenta sejalan dengan komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pemasyarakatan.
“Manajemen talenta merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Kami mendukung penuh implementasi kebijakan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola kepegawaian yang modern serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kalapas.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi manajemen ASN di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul guna mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas.


















