Arga Makmur, 4 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas instansi serta mendukung program ketahanan pangan nasional, Lapas Kelas IIB Arga Makmur melakukan langkah strategis melalui kegiatan koordinasi dan konsultasi bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara. Pertemuan penting ini dilaksanakan pada hari Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di kantor dinas terkait, dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Delegasi dari Lapas Kelas IIB Arga Makmur yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri dari Kasi Binadik serta Kasubsi Giatja. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara, Juwita Abadi, yang menyambut baik inisiatif kolaborasi yang dibawa oleh pihak Lapas.
Fokus utama dalam pembahasan ini adalah mengenai rencana pembentukan kelompok tani binaan di lingkungan Lapas Kelas IIB Arga Makmur. Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sehingga mereka memiliki keterampilan praktis di bidang pertanian yang bermanfaat bagi bekal kehidupan mereka setelah selesai menjalani masa hukuman.
Selain membahas aspek sumber daya manusia, pihak Lapas juga melakukan konsultasi terkait dukungan penyediaan bibit tanaman pertanian. Bantuan bibit ini sangat krusial guna menunjang keberhasilan kegiatan budidaya pertanian yang dilakukan di lahan terbatas milik Lapas, sekaligus sebagai upaya optimalisasi lahan agar lebih produktif dan bernilai ekonomis.
Tidak hanya sebatas bibit, koordinasi ini juga mencakup diskusi mendalam mengenai bantuan sarana, prasarana, serta alat-alat pertanian yang dibutuhkan. Ketersediaan peralatan yang memadai dinilai menjadi faktor penentu agar program ketahanan pangan di Lapas Kelas IIB Arga Makmur dapat berjalan secara profesional dan berkesinambungan.
Juwita Abadi, selaku Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara, memberikan tanggapan positif terhadap rencana tersebut. Ia menyatakan dukungannya atas sinergi antarinstansi ini, mengingat program ketahanan pangan merupakan prioritas nasional yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi pemasyarakatan.
Secara keseluruhan, kegiatan koordinasi ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan konstruktif. Pertemuan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, menandai langkah awal yang solid dalam menjalin kemitraan strategis untuk memajukan sektor pertanian sekaligus memberdayakan warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.





















