Desa Ginanjar, Kab. Sukabumi, 12 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Djuanda Bogor berkolaborasi dengan mahasiswa KKN STAI Kharisma menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Pendampingan UMKM melalui Tata Kelola Keuangan, Optimalisasi Branding dan Digital Marketing serta Sertifikasi Produk untuk Peningkatan Manajemen Usaha”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara lebih profesional, terstruktur, dan berdaya saing di era digital.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Saudari Najma dari STAI Kharisma. Acara kemudian dibuka melalui sambutan Ketua KKN Kelompok 9 Universitas Djuanda, Saudara Ogin Herdiana, yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan UMKM di Desa Ginanjar. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua KKN Kelompok 4 STAI Kharisma, Saudara Zakaria, yang menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung kemajuan pelaku usaha lokal. Setelah sesi sambutan, para pelaku UMKM diminta untuk mengisi kuesioner awal (pre-test) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terkait tata kelola keuangan, branding, digital marketing, legalitas usaha, serta sertifikasi halal sebelum materi disampaikan. Hasil kuesioner tersebut nantinya digunakan sebagai bahan evaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang dilaksanakan.

Memasuki sesi inti, materi pertama mengenai Digitalisasi Tata Kelola Keuangan serta Optimalisasi Branding dan Digital Marketing disampaikan oleh Bapak Saepul Anwar, S.Ak., M.Ak. bersama tim mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Djuanda. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik melalui pemanfaatan teknologi digital. Beliau juga mengenalkan berbagai platform dan aplikasi yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk menunjang pengelolaan usaha yang lebih efektif. “Saat ini pelaku UMKM perlu mulai beralih ke pembukuan digital agar keuangan usaha lebih tertata. Dengan memanfaatkan aplikasi seperti BukuWarung dan SIAPIK BI, pelaku usaha dapat lebih mudah mengetahui pemasukan, pengeluaran, hingga perkembangan usahanya secara berkala,” ujar Bapak Saepul Anwar.Selain itu, tim mahasiswa menekankan pentingnya branding dan digital marketing sebagai strategi untuk memperkuat identitas usaha serta memperluas jangkauan pasar. Pelaku UMKM diajak untuk memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi yang efektif dan terjangkau.
Materi kedua mengenai Sertifikasi Halal Produk untuk Peningkatan Manajemen Usaha disampaikan oleh Bapak Wahid, S.IP., M.H. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya legalitas usaha dan sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus upaya meningkatkan daya saing produk UMKM. “Setiap UMKM memiliki peluang untuk berkembang lebih besar, bahkan hingga menembus pasar ekspor. Oleh karena itu, legalitas usaha dan sertifikasi halal menjadi hal yang penting untuk dimiliki. Jika ada pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam mengurus NIB maupun sertifikasi halal, kami siap membantu dan mendampingi prosesnya,” ujar Bapak Wahid.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan komunikasi dua arah antara pemateri dan peserta. Para pelaku UMKM tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha. Antusiasme peserta terlihat pada sesi tanya jawab, di mana banyak pelaku UMKM mengajukan pertanyaan terkait kesulitan dalam proses pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh penjelasan serta solusi secara langsung dari para narasumber. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha lokal, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan banner usaha secara simbolis oleh Bapak Saepul Anwar, S.Ak., M.Ak. kepada Bapak Jayadi dari Rumah Produksi Ibu Mulan. Penyerahan banner ini diharapkan dapat membantu meningkatkan identitas dan daya tarik usaha di tengah persaingan pasar yang semakin berkembang.

Sumber: Dokumentasi KKN (2026).
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada para pemateri sebagai bentuk apresiasi atas ilmu dan pengalaman yang telah dibagikan kepada peserta. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan pembacaan doa oleh Saudara Mulyana dari STAI Kharisma.
Melalui kegiatan kolaboratif ini, mahasiswa KKN Universitas Djuanda dan STAI Kharisma berharap para pelaku UMKM di Desa Ginanjar dapat semakin memahami pentingnya tata kelola keuangan yang baik, penguatan branding, pemanfaatan digital marketing, serta legalitas dan sertifikasi produk sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas manajemen usaha dan daya saing UMKM secara berkelanjutan.
KKN FEB UNIDA Kelompok 9 Desa Ginanjar
Dosen Pembimbing Lapangan:
Saeful Anwar, S.Ak., M,Ak.
Anggota Kelompok:
Insan Saputra, Kamelia Agnesta, Muhammad Fiqih, Yasmin Nurul Haq Almuqayyim, Muhammad Ramdhani Sudrajat, Refa Cahya Lestari, Srikandi Pramudia Putri, Tri Hardana, Alisya Subhani, Alleta Tri Wirani, Ogin Herdiana, Siti Nur Asifa, Ristya Cahya Khaerunissa, Siti Rahma Sawalia Nabila, Zikri Aulia, Muhamad Haikal Ilyasa.























