Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Penggunaan Pestisida Nabati Berbahan Dasar Ubi Gadung Sebagai Salah Satu Alternatif Untuk Mengurangi Hama Tikus

The Use of Plant-Based Pesticides Made from Kudzu Root as an Alternative to Reduce Rat Pests

KKN WAJAK FP UB by KKN WAJAK FP UB
2 August 2025
in Pendidikan
A A
0
Kegiatan Mahasiswa KKN FP UB Desa Wajak 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kegiatan Mahasiswa KKN FP UB Desa Wajak 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis)

861
SHARES
1.2k
VIEWS

Mahasiswa KKN Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya perkenalkan ubi gadung sebagai pestisida ramah lingkungan

Desa Wajak, Kabupaten Malang, merupakan wilayah pertanian yang cukup aktif dalam produksi komoditas jagung. Namun, belakangan ini petani setempat menghadapi masalah serius berupa serangan hama tikus yang menyerang tanaman sejak fase vegetatif hingga menjelang panen. Hama tikus (Rattus spp.) menyebabkan kerusakan signifikan, baik dari segi kuantitas hasil maupun kualitas panen jagung.

Picture2

“Biasanya kalau gulma nya sudah dibersihkan tikusnya ikut hilang mbak, tapi tahun ini gulma yang dibersihkan tidak mengurangi tikus sama sekali,” tegas Pak Mit.

Berbagai cara pengendalian telah dicoba, termasuk penggunaan pestisida kimia. Namun, dampak jangka panjang dari bahan kimia terhadap tanah, ekosistem, dan kesehatan manusia menimbulkan kekhawatiran. Karena itu, muncul kebutuhan akan solusi yang lebih ramah lingkungan dan mudah diakses oleh petani.

Sabtu, 12 Juli 2025, Mahasiswa KKN dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya di Desa Wajak serta dosen pembimbing lapang, Prof. Dr. Ir. Nurul Aini M.S. memperkenalkan ubi gadung sebagai solusi untuk mengurangi populasi hama tikus. Kandungan ini sebenarnarnya berbahaya jika dikonsumsi tanpa pengolahan, namun justru menjadi nilai tambah ketika dimanfaatkan sebagai bahan dasar pestisida nabati.

Mahasiswa KKN melihat potensi besar dari tanaman ini sebagai alternatif pengendali hama tikus di lahan jagung. Ubi gadung mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan tidak bersaing dengan tanaman pangan utama, sehingga sangat cocok sebagai bahan pestisida alternatif yang dapat digunakan oleh petani untuk memandulkan tikus. Memandulkan tikus dengan memanfaatkan ubi gadung ini dapat mengurangi populasi tikus tanpa merusak rantai makanan yang ada di lahan jagung. Hal ini sesuai dengan SDGs no 12. Responsible Consumption and Production yang dapat menciptakan pertanian berkelanjutan.

“Ubi gadung tumbuh liar, mudah didapatkan dan mudah di manfaatkan sebagai pestisida nabati,” jelas Rohmat.

Picture3
Penjelasan pembuatan pestisida nabati oleh kelompok KKN (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kelompok KKN memberikan pelatihan kepada beberapa petani untuk menggolah ubi gadung menjadi pestisida nabati yang nantinya digunakan untuk memandulkan tikus. Sebelumnya mahasiswa kelompok KKN memperkenalkan bahan- bahan yang di gunakan, yaitu ubi gadung sebagai bahan utama, tepung ikan, terasi, kemiri, dedak padi, dan air. Terasi dan kemiri akan dibakar terlebih dahulu lalu dihaluskan. Ubi gadung yang sudah di parut kemudian di campur dengan semua bahan dengan menambahkan air secukupnya. Campuran ini nantinya kan dibentuk menyerupai pelet berbentuk balok dan kemudian dikering anginkan selama semalaman.

“Dibentuk seperti balok bertujuan agar pelet yang nantinya kita buat tidak mudah hancur dan langsung habis jika di makan tikus pak,” jelas Etha.

Pestisida nabati yang sudah selesai kemudian di aplikasikan dilahan jagung milik pak Mit yaitu salah satu petani jagung yang ada di Desa Wajak. Pestisida diaplikasikan ke titik-titik strategis di lahan jagung, terutama pada lubang aktif atau jalur yang sering dilalui tikus.

Setelah beberapa hari pak Mit melaporkan bahwa ada beberapa pestida nabati sudah berhasil menarik perhatian tikus dengan memakan pestisida nabati yang diletakkan di lubang-lubang tikus.

“Sudah ada yang di makan dan ada yang belum mbak, tinggal menunggu perkembanganya lagi saja,” ucap Pak Mit.

Leaderboard Satu Rumah

Respon petani terhadap inovasi ini sangat positif. Mereka menilai pestisida dari ubi gadung sebagai alternatif yang hemat biaya, aman untuk manusia, dan tidak mencemari lingkungan. Selain itu, metode ini dianggap memberikan pengetahuan baru dan menambah kemandirian petani dalam mengelola lahannya.

Sebagai bagian dari program keberlanjutan, kelompok KKN memberikan daftar bahan-bahan dan kandungan yang ada pada setiap bahan yang digunakan serta takaran yang diperlukan untuk pembuatan pestisida nabati yang diberikan kepada kelompok tani di Desa Wajak.

Diharapkan, setelah masa KKN selesai, petani dapat melanjutkan inovasi ini secara mandiri dan bahkan bisa mengembangkannya ke tanaman lain yang juga rawan terhadap serangan hama tikus.

Baca Juga

Dok/Mahasiswa KKN Reguler 45 UIN RF Kelompok 45 Desa Lembak

Pemberdayaan Perempuan Lewat Produksi Kerupuk Di Desa Lembak

27 January 2026
a

Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Gelar Budidaya Bibit Tanaman di Tanjung Dalam

27 January 2026
IMG 20260126 WA0001

SDN Baturono Meriahkan Pameran Seni Rupa Bertema Ekologis di Gedung Korpri Lamongan

26 January 2026
1E28B946 3C8E 4273 B912 9EE697F427C0

Peran Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah dalam Mendukung Perempuan Penggerak Ekonomi Keluarga melalui Usaha Tape Tradisional di Desa Modong

25 January 2026

Dengan edukasi yang berkelanjutan dan dukungan dari pemangku kepentingan lokal, inovasi sederhana ini berpotensi membawa dampak besar bagi ketahanan pangan petani jagung di Desa Wajak dan wilayah sekitarnya.

“Bergerak   Bersama Wajak, Tumbuhkan Inovasi, Membangun Kreativitas Masyarakat”

#DesaWajak

#SDGs12

#PertanianBerkelanjutan

#KKNFPUB

#KKNFPUBDESAWAJAK2025

Penulis: Etha Natalina Br Karo Sekali

Mahasiswa Universitas Brawijaya

Dosen Pengampu Lapang: Prof. Dr. Ir. Nurul Aini M.S.

Editor: Etha Natalina Br Karo Sekali & Khansa Alifa Suci

Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
Kirim Berita Media Wanita
Previous Post

Toxic Positivity: Ketika Selalu ‘Stay Positive’ Justru Merugikan Mental

Next Post

KKGMI VII Kec. Tamalate Adakan Kegiatan Rutin Pelatihan PKG & PKKM

KKN WAJAK FP UB

KKN WAJAK FP UB

Related Posts

Dok/Mahasiswa KKN Reguler 45 UIN RF Kelompok 45 Desa Lembak

Pemberdayaan Perempuan Lewat Produksi Kerupuk Di Desa Lembak

27 January 2026
a

Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Gelar Budidaya Bibit Tanaman di Tanjung Dalam

27 January 2026
IMG 20260126 WA0001

SDN Baturono Meriahkan Pameran Seni Rupa Bertema Ekologis di Gedung Korpri Lamongan

26 January 2026
1E28B946 3C8E 4273 B912 9EE697F427C0

Peran Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah dalam Mendukung Perempuan Penggerak Ekonomi Keluarga melalui Usaha Tape Tradisional di Desa Modong

25 January 2026
Next Post
Screenshot 2025 08 02 134715

KKGMI VII Kec. Tamalate Adakan Kegiatan Rutin Pelatihan PKG & PKKM

WhatsApp Image 2025 08 01 at 22.24.38

Ketua Komisi II DPR RI Apresiasi Langkah Konkret Kementerian ATR/BPN Berikan Kepastian Hak Atas Tanah Ulayat di Kalimantan Selatan

WhatsApp Image 2025 08 01 at 22.24.00

Menteri Nusron Ajak Pemerintah Daerah Se-Kalimantan Selatan Kawal Empat Program Strategis Kementerian ATR/BPN

IMG 20250801 WA0025

Arsip Jadi Penentu Sengketa Tanah, Mahasiswa SPI UNUSIA Soroti Lemahnya Perlindungan Hak Adat

IMG 20250802 WA0011

Kunjungan Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026 01 27 at 19.11.02 1

Tak Asal Bebas, Bapas Bengkulu Pastikan Klien Pemasyarakatan Siap dan Terawasi

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 09.23.38 1

Lewat Sidang TPP, Bapas Bengkulu Pastikan Klien Pemasyarakatan Aman dan Siap Kembali ke Masyarakat

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 10.24.05

Pengawasan Klien Dewasa Diperketat, Bapas Bengkulu Jamin Keamanan Masyarakat

27 January 2026
Desain tanpa judul 4 1

KUHP Baru Dorong Keadilan Lebih Humanis, Bapas Bengkulu Tingkatkan Kesiapan SDM

27 January 2026
IMG 20260121 WA0054 1 1140x1520 1

Warung Makan Pakde Raing Karangbinangun: Sajian Masakan Emak yang Bikin Kangen, Wajib Dicoba!

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 15.33.45

Wujudkan Tertib Administrasi, Lapas Arga Makmur Proses Usulan Pensiun Empat Pegawai Purna Tugas

27 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

PS DSA Square
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita