Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Nasional

Penerapan Teknologi Tepat Guna : Komposter Aeorob dengan Monitoring Suhu di Desa Mojokembang

Redaksi Suara Muda by Redaksi Suara Muda
13 January 2026
in Nasional
A A
0
WhatsApp Image 2026 01 12 at 11.17.53 1
856
SHARES
1.2k
VIEWS

Pelataran, Mojokerto, (12/1/2026) – Perubahan sering kali tidak lahir dari gebrakan besar, melainkan dari kesadaran kolektif yang tumbuh perlahan di tengah kehidupan sehari-hari masyarakat. Di Desa Mojokembang, sebuah desa dengan aktivitas rumah tangga dan pertanian yang padat, persoalan sampah organik selama bertahun-tahun menjadi bagian dari rutinitas yang nyaris tak dipertanyakan. Sisa dapur, limbah sayuran, dan dedaunan kebun terus bertambah setiap hari, sementara sistem pengelolaan yang memadai belum sepenuhnya tersedia untuk menanganinya.

Data lapangan menunjukkan bahwa sekitar enam puluh hingga tujuh puluh persen sampah rumah tangga di desa ini didominasi oleh sampah organik. Sayangnya, ketiadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu membuat sebagian besar limbah tersebut berakhir di tempat pembuangan akhir atau dibiarkan menumpuk di lingkungan sekitar permukiman. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan persoalan kebersihan dan kesehatan, tetapi juga memperpanjang rantai masalah lingkungan yang selama ini luput dari perhatian serius.

Di sisi lain, masyarakat Mojokembang, khususnya petani dan ibu rumah tangga, masih bergantung pada pupuk kimia untuk menunjang aktivitas pertanian dan kebun rumah. Ketergantungan ini membawa konsekuensi ekonomi yang tidak kecil, mengingat harga pupuk kimia yang terus meningkat dan dampak jangka panjangnya terhadap struktur serta kesuburan tanah. Dalam jangka panjang, pola tersebut berpotensi mengikis daya dukung lahan pertanian yang menjadi tulang punggung penghidupan warga.

Berangkat dari kondisi tersebut, sebuah pendekatan berbasis teknologi tepat guna mulai diperkenalkan sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan. Melalui penerapan komposter aerob berbasis monitoring suhu, Desa Mojokembang perlahan membangun sistem pengolahan sampah organik yang tidak hanya praktis, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi. Inisiatif ini menyasar kelompok masyarakat produktif seperti UMKM dan PKK, sekaligus melibatkan warga non-produktif agar tercipta ekosistem pengelolaan sampah yang inklusif dan partisipatif.

Tahap awal kegiatan difokuskan pada persiapan alat, yakni memodifikasi drum plastik HDPE berkapasitas seratus liter menjadi komposter aerob. Drum tersebut dirancang dengan sistem ventilasi berupa pipa penyangga yang memungkinkan sirkulasi udara berjalan optimal, sehingga proses dekomposisi berlangsung secara aerobik. Desain ini dipilih untuk mempercepat pembusukan bahan organik sekaligus meminimalkan bau yang kerap menjadi keluhan utama dalam pengomposan tradisional.

WhatsApp Image 2026 01 13 at 08.51.35

Inovasi utama terletak pada integrasi sistem monitoring suhu yang dipasang pada komposter. Sensor ini berfungsi untuk memastikan proses penguraian berlangsung pada kisaran suhu ideal, yakni antara tiga puluh hingga empat puluh derajat Celsius. Pengendalian suhu menjadi aspek krusial karena panas berlebih, khususnya di atas enam puluh derajat Celsius, dapat menghambat kerja mikroorganisme dan menurunkan kualitas kompos. Melalui pemantauan suhu secara berkala, masyarakat diajarkan melakukan teknik penganginan atau pembalikan bahan secara tepat waktu untuk menjaga stabilitas proses.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 05 16 at 08.50.51

Semangat Shalawat, Warga BInaan Lapas Mojokerto Rutin Gelar Latihan Hadrah

16 May 2026
WhatsApp Image 2026 05 16 at 13.39.23

Panen Kangkung Warga Binaan, Bukti Pembinaan Produktif di LPP Bengkulu

16 May 2026
WhatsApp Image 2026 05 16 at 12.45.33

LPP Bengkulu Melaksanakan Pelepasan Peserta MagangHub Kemnaker Batch II

16 May 2026
WhatsApp Image 2026 05 16 at 11.12.23

Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Bengkulu Inspeksi Fasilitas Pengamanan Statis di Rutan Bengkulu

16 May 2026

Selain penguasaan teknologi, program ini juga menekankan transfer pengetahuan teknis yang mendasar namun sering terabaikan. Warga dibekali pemahaman mengenai rasio karbon dan nitrogen, pengelolaan kelembaban, pengukuran pH, serta pemanfaatan decomposer lokal yang mudah diperoleh. Pendekatan ini bertujuan agar proses pengomposan tidak lagi bersifat coba-coba, melainkan berbasis prinsip ilmiah sederhana yang dapat diterapkan secara konsisten.

Hasil dari penerapan teknologi ini mulai terlihat dalam waktu relatif singkat. Limbah organik rumah tangga yang sebelumnya menjadi beban kini bertransformasi menjadi pupuk organik padat yang siap digunakan, serta pupuk cair organik atau lindi yang memiliki nilai guna tinggi bagi tanaman. Produk-produk ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai komoditas bernilai jual.

Untuk memperkuat aspek keberlanjutan ekonomi, pendampingan manajemen turut diberikan kepada kelompok sasaran. Masyarakat dilatih menghitung Harga Pokok Penjualan secara sederhana, memahami dasar penentuan harga, hingga memanfaatkan pemasaran digital melalui platform seperti WhatsApp Business dan Instagram. Dengan pendekatan ini, pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai aktivitas sosial semata, melainkan sebagai peluang usaha berbasis lingkungan.

Dari sisi lingkungan, dampak program ini tercermin pada penurunan volume sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran jumlah kompos yang dihasilkan serta estimasi pengurangan beban sampah harian. Secara bertahap, desa mulai membangun budaya baru dalam memandang sampah sebagai sumber daya yang dapat diolah dan dimanfaatkan.

Lebih jauh, keberlanjutan program dijaga melalui pembentukan Gugus Tugas Komposting tingkat desa yang bertanggung jawab atas operasional harian alat dan penerapan standar operasional prosedur. Langkah ini memastikan bahwa komposter aerob tidak berhenti berfungsi setelah program pendampingan selesai, melainkan menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan desa yang berkelanjutan.

Apa yang dilakukan Desa Mojokembang menunjukkan bahwa solusi atas persoalan sampah tidak selalu harus kompleks atau mahal. Dengan teknologi yang tepat, pendampingan yang terstruktur, dan keterlibatan aktif masyarakat, limbah organik dapat diubah menjadi sumber daya yang mendukung ekonomi, memperbaiki lingkungan, dan memperkuat kemandirian desa. Sebuah langkah kecil dari drum plastik dan sensor suhu, namun berpotensi membawa perubahan besar bagi masa depan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

==================

Berita Ini Ditulis Oleh

Pungky Ayu Lusumaning Betari

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

    Tags: komposKomposter Aeorob
    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
    Previous Post

    Sejukan Hati dengan Bersholawat, Lapas Arga Makmur Gelar Kultum dan Sholawatan Rutin di Masjid At-Taubah

    Next Post

    Lapas Bengkulu Ikuti Arahan Menko Kumham Imipas Terkait KUHP dan KUHAP Baru

    Redaksi Suara Muda

    Redaksi Suara Muda

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 05 16 at 08.50.51

    Semangat Shalawat, Warga BInaan Lapas Mojokerto Rutin Gelar Latihan Hadrah

    16 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 16 at 13.39.23

    Panen Kangkung Warga Binaan, Bukti Pembinaan Produktif di LPP Bengkulu

    16 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 16 at 12.45.33

    LPP Bengkulu Melaksanakan Pelepasan Peserta MagangHub Kemnaker Batch II

    16 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 16 at 11.12.23

    Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Bengkulu Inspeksi Fasilitas Pengamanan Statis di Rutan Bengkulu

    16 May 2026
    Next Post
    Lapas Bengkulu, Apel Bersama, Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, KUHP Baru, KUHAP Baru, Reformasi Hukum

    Lapas Bengkulu Ikuti Arahan Menko Kumham Imipas Terkait KUHP dan KUHAP Baru

    Apel Bersama

    Perkuat Pelayanan Publik di Awal 2026, Lapas Ternate Ikuti Apel Bersama Kemenko Kumham Imipas

    WhatsApp Image 2026 01 12 at 13.12.08

    Lapas Perempuan Bengkulu Ikuti Apel Bersama ASN Lintas Kementerian

    WhatsApp Image 2026 01 12 at 13.03.21

    Cegah Gangguan Keamanan, Karutan Bengkulu Lakukan Razia Malam di Blok Hunian

    WhatsApp Image 2026 01 12 at 08.43.24 9

    Tegakkan Disiplin dan Apresiasi Pegawai, Rutan Bengkulu Gelar Apel Pagi dan Kenaikan Pangkat

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan
    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    by Redaksi
    15 May 2026
    0

    GORONTALO - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemberdayaan nelayan dan pembangunan wilayah pesisir modern terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui...

    Read moreDetails
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 05 16 at 08.50.51

    Semangat Shalawat, Warga BInaan Lapas Mojokerto Rutin Gelar Latihan Hadrah

    16 May 2026
    IMG 4578

    Peran UMKM dalam Mengurangi Pengangguran pada Ekonomi Mikro dan Makro

    16 May 2026
    images 1 1

    Pengaruh Kenaikan Harga BBM terhadap Perekonomian Indonesia

    16 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 16 at 13.39.23

    Panen Kangkung Warga Binaan, Bukti Pembinaan Produktif di LPP Bengkulu

    16 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 16 at 12.45.33

    LPP Bengkulu Melaksanakan Pelepasan Peserta MagangHub Kemnaker Batch II

    16 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 16 at 11.12.23

    Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Bengkulu Inspeksi Fasilitas Pengamanan Statis di Rutan Bengkulu

    16 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita