Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Laut Adalah Rumah Kami, Tapi Kami Tak Dianggap Penghuninya

Karena laut adalah rumah kami. Dan kami ingin dianggap sebagai penghuninya.

Estri Wani by Estri Wani
8 July 2025
in Opini
A A
0
Laut

Potret Perempuan Pesisir sebagai Nelayan tapi belum diakui

855
SHARES
1.2k
VIEWS

Laut Adalah Rumah Kami, Tapi Kami Tak Dianggap Penghuninya

Tiap pagi, sebelum matahari benar-benar naik dari timur, halaman rumah-rumah di pesisir Lamongan sudah sibuk. Seorang ibu menjemur ikan asin, seorang lainnya menyortir hasil laut, lalu bersiap ke pasar menjualnya. Di banyak rumah, perempuan bangun lebih awal dari nelayan laki-laki. Tapi tak satu pun dari mereka disebut “nelayan”.

Kata itu—nelayan—di kepala banyak orang, selalu berarti laki-laki berperahu. Yang mengarungi laut, melempar jaring, lalu kembali membawa hasil tangkapan. Padahal kenyataannya, laut tidak dihidupi sendirian. Di belakang setiap perahu yang pulang, ada tangan-tangan perempuan yang bekerja menyambut, mengolah, menjual, dan menopang ekonomi keluarga dari balik dapur hingga pasar.

Di Hari Laut, Suara Perempuan Masih Tercecer Ombak

Setiap tanggal 8 Juni, dunia merayakan Hari Laut Sedunia. Poster-poster muncul: jaga terumbu karang, lawan sampah plastik, selamatkan biota laut. Namun tidak banyak yang berbicara tentang perempuan yang hidup dari laut. Perempuan yang tidak turun melaut, tapi hidupnya menyatu dengan irama pasang surut.

Di Lamongan, mereka tersebar di Paciran, Brondong, Kranji, dan desa-desa pesisir lainnya. Mereka mengolah ikan jadi abon, menjajakan udang rebon, mencatat utang-piutang hasil jualan, dan memastikan dapur tetap mengepul bahkan saat perahu tak kembali karena cuaca buruk.

Namun mereka tidak masuk daftar penerima bantuan. Mereka tidak dianggap sebagai pelaku usaha perikanan. Bahkan status di KTP-nya seringkali hanya tertulis “ibu rumah tangga.”

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 03 12 at 11.00.06 1

Polarisasi Digital Dinilai Berpotensi Picu Konflik di Ruang Sosial Nyata

12 March 2026
Gambar: freepik.com

Pisang: Buah Andalan di Lapangan

8 March 2026
POS CERIA

Kombinasi Cerdas Atasi Balita Underweight: Edukasi, Suplementasi, Dan Pola Makan Tepat

6 March 2026
Ilustrasi_Unsplash

Evolusi Peran CEO dalam Lanskap Digital Modern

19 February 2026

Padahal hukum di negeri ini jelas: nelayan adalah siapa saja yang terlibat dalam proses penangkapan, pengolahan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil laut. Tapi perempuan-perempuan ini tidak dianggap masuk dalam definisi itu.

Antara Garam, Ikan Jemuran, dan Tak Ada Nama

Beberapa perempuan di pesisir Lamongan bercerita: mereka tak punya Kartu KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan), tak pernah ikut pelatihan dari dinas, dan belum pernah didata sebagai pelaku usaha meski tiap hari hidup dari laut.

Sebagian mencoba mengganti status pekerjaan di KTP menjadi “nelayan”, tapi ditolak. Alasannya, mereka tidak turun ke laut. Padahal jika tidak ada mereka, banyak hasil laut itu tak sampai ke pasar, tak berubah bentuk jadi nilai, tak menjadi pemasukan keluarga.

Ini bukan soal sebutan. Ini soal pengakuan. Karena pengakuan, lahir hak: ikut pelatihan, mendapat asuransi, dibantu alat produksi, dilibatkan dalam forum desa.

Perempuan Pesisir Tidak Butuh Kasihan. Mereka Butuh Pengakuan.

Sudah terlalu lama peran perempuan pesisir dikecilkan. Dalam cerita, mereka disebut “pendamping nelayan”. Dalam programnya, mereka disebut “kelompok ibu-ibu”. Dalam data, mereka tidak disebut sama sekali.

Kirim Berita Media Wanita

Padahal mereka adalah penjaga rantai ekonomi laut. Mereka adalah penopang keluarga ketika hasil tangkapan sepi. Mereka juga menjadi korban pertama ketika iklim tak bersahabat dan laut mulai sulit ditebak.

Mereka tidak butuh dikasihani. Mereka hanya ingin diakui: sebagai nelayan, sebagai pekerja, sebagai bagian dari kebijakan kelautan.

Di tepi laut, kami berdiri

Peringatan Hari Laut seharusnya bukan hanya tentang ikan dan karang. Tapi juga tentang manusia yang hidup dari laut—terutama yang suaranya selama ini hilang di antara deru ombak.

Perempuan-perempuan pesisir Lamongan, dan di seluruh Indonesia, hanya ingin satu hal: menjadi bagian yang sah dari dunia yang telah lama mereka jaga.

Karena laut adalah rumah kami. Dan kami ingin dianggap sebagai penghuninya.

—

Ditulis oleh: Ike Nurul Fitrotus Shoimah (Ketua KOPRI PC PMII Lamongan)

Penulis adalah perempuan muda yang hidup dan tumbuh di pesisir Lamongan, menulis ini untuk perempuan-perempuan yang selama ini tak tercatat, tapi tak pernah absen bekerja demi laut dan kehidupan.

Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Kirim Berita Media Wanita
Previous Post

KOPRI PR PMII Soekarno Gelar Seminar: Soroti Transformasi Perempuan di Era Digital

Next Post

Antara Asli dan Imitasi: Eksplorasi AI, Deepfake, dan Ectype Modern

Estri Wani

Estri Wani

Related Posts

WhatsApp Image 2026 03 12 at 11.00.06 1

Polarisasi Digital Dinilai Berpotensi Picu Konflik di Ruang Sosial Nyata

12 March 2026
Gambar: freepik.com

Pisang: Buah Andalan di Lapangan

8 March 2026
POS CERIA

Kombinasi Cerdas Atasi Balita Underweight: Edukasi, Suplementasi, Dan Pola Makan Tepat

6 March 2026
Ilustrasi_Unsplash

Evolusi Peran CEO dalam Lanskap Digital Modern

19 February 2026
Next Post
gambar deepfake

Antara Asli dan Imitasi: Eksplorasi AI, Deepfake, dan Ectype Modern

image 1680x 686b5dc7eaab9

Ditjenpas Bahas Penyusunan Pedoman Peran Serta Masyarakat, Dorong Keterlibatan Aktif dalam Pembinaan

IMG 20250707 WA0034

Hujan Deras Guyur Tangsel, Mobil Terjebak Banjir hingga Tiga Kontrakan Longsor

adbe8684 c23f 4133 b594 4c3c4e5ba8b2

Berprestasi dan Menginspirasi, Rizka Aulia Sabila Wakili Universitas Muslim Maros di PILMAPRES Tingkat Wilayah Tahun 2025

Berliana Aisyah Nur Salwa

Lulus 3,5 Tahun, Lanjut Magister di Usia Muda: Berliana Aisyah Nur Salwa, Mahasiswa Hukum yang Aktif Mengembangkan Potensi, Berkontribusi Nyata, dan Menjadi Inspirasi Generasi Muda

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.08.20 1

Pastikan Kesehatan Tahanan Terpantau Sejak Awal, Lapas Arga Makmur Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Tahanan Baru

12 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.09.02

Perkuat Integrasi Peradilan Digital, Lapas Arga Makmur Ikuti Sosialisasi PerMA dan Aplikasi E-Berpadu

12 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.07.42

Perkuat Sinergi Layanan, Kepala Cabang BRI Kunjungi Lapas Arga Makmur

12 March 2026
13

Sinergi Pengamanan, Lapas arjasa dan Polsek Kangean Jalin Kerja Sama

12 March 2026
Lapas Bengkulu, Giatja Lapas Bengkulu, Pembinaan Kemandirian WBP, Warga Binaan Pemasyarakatan, Produk WBP, Kegiatan Kerja Lapas

Tim Giatja Lapas Bengkulu Buat Meja Rapat Model U dan Layani Perbaikan Kipas Angin

12 March 2026
Lapas Bengkulu, Hari Bhakti Pemasyarakatan, HBP 62, Ditjen Pemasyarakatan, Kalapas Bengkulu, Pembinaan Narapidana, Pemasyarakatan Indonesia

Sambut HBP Ke-62, Lapas Bengkulu Ikuti Sosialisasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

12 March 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Iklan Guest Post
  • Privacy Policy
  • Panduan Komunitas Pelataran
  • Syarat dan Ketentuan Pelataran
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita