Banda Naira, INFO_PAS – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira dalam mewujudkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan terus membuahkan hasil. Melalui pemanfaatan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas Bandanaira kembali melaksanakan panen bayam yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, bersama Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda, Senin (29/6).
Panen tersebut menjadi bukti keberhasilan program pembinaan berbasis ketahanan pangan yang secara konsisten dikembangkan di lingkungan Lapas Bandanaira. Bayam yang dipanen merupakan hasil budidaya Warga Binaan di bawah pendampingan petugas Lapas dan penyuluh pertanian, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara petugas, Warga Binaan, dan instansi terkait dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan.
”Panen ini bukan hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman bertani yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Kami akan terus mengoptimalkan lahan SAE agar semakin produktif dan memberikan manfaat yang nyata,” ujar Samad.
Sementara itu, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda, Alwi Arif, memberikan apresiasi atas keseriusan Lapas Bandanaira dalam mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, pemanfaatan lahan secara optimal tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif bagi Warga Binaan.
”Kami melihat perkembangan yang sangat baik. Tanaman bayam tumbuh dengan optimal karena dirawat sesuai dengan teknik budidaya yang benar. Ke depan kami siap terus mendampingi agar hasil pertanian di Lapas Bandanaira semakin beragam dan berkualitas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pertanian di lahan SAE, Lapas Bandanaira terus berupaya menciptakan pembinaan yang produktif, meningkatkan keterampilan Warga Binaan, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Keberhasilan panen bayam ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan berbagai komoditas pertanian lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (Humas/LT)
























