Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pelaksanaan razia berkala di kamar hunian. Kegiatan yang melibatkan seluruh petugas ini dilaksanakan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Mojokerto, Senin (6/7).
Kepala Mojokerto, Arifin Akhmad, menegaskan bahwa razia berkala merupakan bentuk komitmen Lapas Mojokerto dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pengamanan di dalam Lapas. “Kami berkomitmen melaksanakan razia secara konsisten sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Melalui sinergi, kedisiplinan, dan integritas seluruh petugas, kami optimistis dapat mewujudkan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang,” ujar Arifin.
Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, I Dewa Gede Ananta Wijaya, sekaligus ketua tim razia menjelaskan bahwa kegiatan dilaksanakan secara menyeluruh dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur. ”Petugas memeriksa setiap sudut kamar hunian guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.
Pelaksanaan razia ini juga menjadi implementasi Tiga Kunci Pemasyarakatan Aman, yaitu menjaga kekompakan dan kebersamaan antarpetugas, memberikan hak-hak warga binaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Dengan komitmen tersebut, Lapas Mojokerto terus berupaya mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berorientasi pada pelayanan yang optimal.





















