Demak, — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) Posko 129 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar sosialisasi adab dan akhlak kepada siswa sekolah dasar di Desa Kebonsari, Kabupaten Demak. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni Rabu (19/8/2026) di SDN Kebonsari 1 dan Kamis (20/8/2026) di SDN Kebonsari 2.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 3. Sosialisasi ini menjadi bagian dari program Divisi Pendidikan Agama KKN Posko 129 untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan membiasakan perilaku positif sejak usia dini.
Koordinator Divisi Pendidikan Agama KKN Posko 129, Reyhan Lazuardian Putra Tarmono, menjelaskan bahwa anak-anak kelas 1 hingga 3 SD merupakan kelompok usia yang tepat untuk mulai membentuk kebiasaan dan karakter.
“Untuk kelas 1 sampai 3 SD, menurut saya memang masih berada di usia yang tepat untuk membentuk kebiasaan dan karakter mereka. Jadi, kami ingin mengajarkan hal-hal sederhana yang bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, berbicara dengan sopan, serta membiasakan perilaku yang baik,” jelasnya.
Menurutnya, pendidikan adab dan akhlak perlu diberikan melalui hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa.
“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini anak-anak tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dari hal-hal sederhana yang kami sampaikan bisa menjadi kebiasaan yang baik bagi mereka, baik di sekolah, di rumah, maupun ketika bersosialisasi dengan orang lain,” tambahnya.
Perangkat Desa Kebonsari, Sukadi, turut mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa pengenalan adab dan akhlak sejak dini merupakan salah satu upaya penting dalam membentuk karakter anak.
Hal senada disampaikan oleh Kepala SDN Kebonsari 1, Ma’mun Murod. Ia menilai pendidikan mengenai adab dan akhlak sangat dibutuhkan dalam proses pendidikan siswa.
“Pendidikan atau edukasi mengenai adab dan akhlak sangat diperlukan, karena percuma saja ilmunya tinggi kalau tidak punya adab,” ungkapnya.





















