Bengkulu – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu, Herisistam, bersama jajaran melaksanakan kegiatan menyapa warga binaan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat komunikasi antara petugas dan warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Bengkulu dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif melalui pendekatan yang humanis.
Dalam kegiatan tersebut, Karutan bersama jajaran turun langsung menyambangi warga binaan di lingkungan hunian. Dengan suasana penuh keakraban, Herisistam berinteraksi dan berdialog secara langsung dengan warga binaan, memberikan perhatian terhadap kondisi mereka, serta menyampaikan sejumlah imbauan terkait pentingnya menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan hunian.
Kegiatan menyapa warga binaan ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga merupakan bentuk pengawasan langsung untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Melalui interaksi tersebut, petugas dapat membangun kedekatan yang positif sekaligus mengingatkan warga binaan agar senantiasa menaati peraturan, menghormati sesama, serta berpartisipasi aktif dalam setiap program pembinaan yang telah disediakan.
Karutan Bengkulu, Herisistam, menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan humanis merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, hubungan komunikasi yang baik dapat membantu menciptakan suasana yang nyaman sekaligus mendukung proses pembinaan agar berjalan secara optimal.
“Melalui kegiatan menyapa secara langsung, kami ingin memastikan bahwa komunikasi antara petugas dan warga binaan tetap terjalin dengan baik. Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan hunian. Manfaatkan waktu selama menjalani pembinaan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, serta mempersiapkan diri agar nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan yang lebih baik,” ujar Herisistam.
Ia juga menekankan bahwa terciptanya lingkungan Rutan yang aman dan tertib membutuhkan kerja sama dari seluruh pihak. Petugas memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan pengawasan dan pembinaan, sementara warga binaan diharapkan mampu menunjukkan sikap kooperatif dengan mematuhi ketentuan yang berlaku serta menjaga suasana yang harmonis di dalam lingkungan Rutan.
Kehadiran Karutan bersama jajaran di tengah warga binaan diharapkan dapat memperkuat rasa kepedulian, membangun kepercayaan, serta mendorong terciptanya hubungan yang saling menghargai. Dengan komunikasi yang terjalin secara langsung, berbagai imbauan dan arahan dapat disampaikan dengan lebih efektif sehingga mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Bengkulu terus berupaya mengedepankan pelayanan dan pembinaan yang humanis tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan kedisiplinan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran petugas secara langsung, pengawasan yang berkelanjutan, serta upaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang kondusif demi mendukung keberhasilan proses pembinaan warga binaan.



















