Bengkulu – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan bagi masyarakat terus diperkuat melalui kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Bengkulu pada Senin (11/05/2026). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Tony Nainggolan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus monitoring kinerja jajaran Bapas Bengkulu.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kantor Wilayah didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Soetopo Berutu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Sudirwan, serta Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Irman Jaya. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Bapas Bengkulu Aidil Jumidi bersama seluruh jajaran.
Kegiatan diawali dengan sesi silaturahmi dan pemaparan kondisi terkini Bapas Bengkulu. Dalam pengantar, Aidil Jumidi menyampaikan permohonan maaf apabila penyambutan belum maksimal, sekaligus memaparkan data jumlah klien pemasyarakatan yang saat ini mencapai 1.582 orang. Ia juga memohon arahan langsung dari Kepala Kantor Wilayah guna meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan.
Dalam arahannya, Tony Nainggolan menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, disiplin, serta kemampuan adaptasi seluruh pegawai dalam menghadapi tantangan pemasyarakatan yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa data klien harus akurat dan sinkron antara bagian tata usaha dan pembimbing kemasyarakatan.
“Data harus benar-benar valid. Pengalaman di daerah lain menunjukkan perbaikan data bisa memakan waktu lama jika tidak segera disinkronkan. Karena itu, seluruh jajaran harus memastikan data klien selalu mutakhir,” tegasnya.
Selain itu, optimalisasi Pos Bapas menjadi perhatian utama dalam kunjungan ini. Para Pembimbing Kemasyarakatan didorong untuk aktif menentukan lokasi pos yang akan diperkuat serta memastikan pemantauan langsung dari Kantor Wilayah berjalan maksimal. Sinkronisasi antara pejabat struktural dan fungsional juga ditekankan, khususnya dalam pemerataan pembagian tugas penelitian kemasyarakatan (Litmas).
Tony juga mengingatkan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam pendampingan klien anak serta peningkatan koordinasi internal agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan pelaporan klien harus ditegakkan sesuai aturan, termasuk konsekuensi bagi klien yang tidak memenuhi kewajiban pelaporan.
Sementara itu, Irman Jaya menegaskan komitmen untuk memperkuat koordinasi antara bidang Pembimbing Kemasyarakatan dan Pelayanan Pembinaan, termasuk pelibatan Pembimbing Kemasyarakatan dalam proses pengambilan Litmas. Soetopo Berutu mendorong profesionalisme kerja serta penguatan publikasi kinerja melalui media sosial. Sudirwan menambahkan pentingnya ketepatan waktu dalam penyelesaian administrasi dan pelaporan keuangan.
Selain memberikan arahan, rombongan Kanwil juga meninjau langsung sarana dan prasarana pendukung operasional kantor. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan fasilitas kerja mampu mendukung peningkatan kualitas layanan publik.
Kepala Bapas Bengkulu Aidil Jumidi menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja dan arahan yang diberikan. Ia menilai kunjungan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja.
“Kunjungan ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Arahan yang diberikan akan segera kami tindaklanjuti, khususnya dalam penguatan data, peningkatan koordinasi, serta optimalisasi pembimbingan klien agar layanan Bapas semakin cepat, tepat, dan humanis,” ujar Aidil.
Kunjungan kerja berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu dan Bapas Bengkulu dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.(IH)





















