Bengkulu – Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu saat Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan (Kabid Yanbin) bersama Kepala Rutan Bengkulu, jajaran petugas, serta warga binaan menikmati makan nasi cadong bersama.
Kegiatan ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi sekaligus melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan makanan bagi warga binaan. Dalam suasana sederhana, seluruh peserta duduk dan menikmati hidangan bersama, mencerminkan kedekatan serta kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan.
Ada momen menarik ketika Kabid Yanbin bertukar kotak nasi dengan salah seorang warga binaan. Pertukaran tersebut dilakukan untuk menunjukkan bahwa porsi makanan yang dikonsumsi pimpinan sama dengan porsi yang diterima warga binaan. Hal ini menjadi bentuk keterbukaan sekaligus pesan bahwa pelayanan makanan harus dilaksanakan secara adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Momen tersebut juga menjadi pengingat bahwa pemenuhan hak warga binaan merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pemasyarakatan. Kualitas pelayanan tidak hanya dilihat dari proses pendistribusian makanan, tetapi juga dari kesesuaian porsi, kebersihan, dan perhatian terhadap kebutuhan warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Herisistam, menyampaikan bahwa kebersamaan seperti ini memiliki makna penting dalam membangun komunikasi dan memastikan pelayanan berjalan dengan baik.
“Melalui kegiatan makan bersama ini, kami ingin memperkuat kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan menjadi perhatian bersama. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Herisistam.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran pimpinan bersama warga binaan diharapkan dapat memperkuat komunikasi, membangun rasa saling menghargai, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Rutan Bengkulu.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Bengkulu menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, terbuka, dan bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan pemenuhan hak warga binaan secara layak dan sesuai standar.























