Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Fenomena FOMO terhadap Perilaku Konsumen dalam Perspektif Mikroekonomi

Intan Lestarii by Intan Lestarii
12 May 2026
in Opini
A A
0
Ilustrasi belanja online dan perilaku konsumtif di era digital
862
SHARES
1.2k
VIEWS

Perkembangan media sosial pada era digital saat ini membuat informasi dan tren menyebar dengan sangat cepat. Platform seperti TikTok, Instagram, dan Twitter memengaruhi gaya hidup masyarakat, terutama generasi muda. Banyak orang merasa harus selalu mengikuti tren agar tidak dianggap tertinggal oleh lingkungan sekitar. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah Fear of Missing Out atau FOMO. Fenomena ini penting dibahas karena memengaruhi perilaku konsumsi masyarakat. Banyak konsumen membeli barang bukan berdasarkan kebutuhan utama, tetapi karena dorongan tren yang sedang viral di media sosial.

Fenomena FOMO saat ini banyak terjadi di kalangan generasi muda. Banyak masyarakat tertarik membeli produk yang sedang viral seperti makanan kekinian, pakaian trendi, skincare, hingga gadget terbaru. Ketika suatu produk ramai dibahas di media sosial atau dipromosikan oleh influencer, masyarakat menjadi penasaran dan ingin ikut memilikinya. Dalam perspektif mikroekonomi, kondisi ini berkaitan dengan teori permintaan karena semakin tinggi minat masyarakat terhadap suatu barang, maka permintaan barang tersebut akan meningkat.

Munculnya fenomena FOMO dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat. Media sosial membuat masyarakat lebih mudah melihat kehidupan dan tren yang diikuti orang lain. Selain itu, strategi pemasaran perusahaan juga menjadi penyebab meningkatnya FOMO. Banyak pelaku usaha menggunakan promosi seperti “limited edition”, “stok terbatas”, atau “diskon hari ini saja” agar konsumen merasa harus segera membeli produk tersebut.

Fenomena FOMO memberikan dampak besar terhadap perilaku konsumsi masyarakat saat ini. Banyak generasi muda menjadi lebih konsumtif dan sulit mengontrol pengeluaran karena terlalu sering mengikuti tren yang berubah dengan cepat. Bahkan, sebagian orang rela menggunakan layanan paylater demi membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Jika dilakukan terus-menerus, kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah keuangan di masa depan.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 09 25 at 21.03.07

Takut Ketinggalan Zaman, Gelombang FOMO Dorong Pengguna Medsos Adopsi AI Picu Kasus Cyber Criminal Baru

26 September 2026
ChatGPT Image 25 Sep 2026 20.17.59 100kb

Elastisitas permintaan komoditas Indonesia: Konsep dan analisis perbandingan

26 September 2026
jabat tangan

Kenali Lebih Dekat Ketentuan Terbaru Tentang Kuasa Pajak

25 September 2026
ilustrasi kesenjangan sosial 2mb1

Kenapa Yang Kaya Semakin Kaya, Sementara Yang Miskin Sulit Beranjak?

21 September 2026

Dalam teori mikroekonomi, konsumen seharusnya mampu mengambil keputusan secara rasional dengan mempertimbangkan manfaat dan kebutuhan. Namun, fenomena FOMO menunjukkan bahwa keputusan pembelian sering dipengaruhi oleh faktor emosional dan lingkungan sosial. Media sosial memiliki pengaruh besar dalam membentuk pola konsumsi masyarakat modern sehingga perilaku ekonomi tidak selalu didasarkan pada kebutuhan utama

Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan mengelola keuangan. Konsumen harus mampu menentukan prioritas kebutuhan agar tidak mudah terpengaruh tren sesaat. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan literasi keuangan sejak usia muda agar masyarakat dapat mengambil keputusan ekonomi yang lebih rasional dan bertanggung jawab.

Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa fenomena Fear of Missing Out (FOMO) memiliki hubungan yang erat dengan mikroekonomi, terutama dalam perilaku konsumen. Media sosial menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian masyarakat modern. FOMO dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi dan dunia usaha, tetapi juga dapat menyebabkan perilaku konsumtif apabila tidak dikendalikan dengan baik. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan menentukan prioritas kebutuhan agar keputusan ekonomi yang diambil menjadi lebih rasional.

SUMBER

Boediono. Ekonomi Mikro. Yogyakarta: BPFE.

Mankiw, N. Gregory. Principles of Economics. USA: Cengage Learning.

Kotler, Philip. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

 

Intan Lestari

NIM: 251010550041

Program Studi Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

 Universitas Pamulang

    Tags: fomo
    Share345Tweet216Share60Pin78SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Kalapas LPP Bengkulu Turut Dampingi Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Audiensi Ke Polda Bengkulu

    Next Post

    Mengenal Warisan Nusantara, Puteri Anak Indonesia Banten 2026 Belajar Seni Membatik

    Intan Lestarii

    Intan Lestarii

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 09 25 at 21.03.07

    Takut Ketinggalan Zaman, Gelombang FOMO Dorong Pengguna Medsos Adopsi AI Picu Kasus Cyber Criminal Baru

    26 September 2026
    ChatGPT Image 25 Sep 2026 20.17.59 100kb

    Elastisitas permintaan komoditas Indonesia: Konsep dan analisis perbandingan

    26 September 2026
    jabat tangan

    Kenali Lebih Dekat Ketentuan Terbaru Tentang Kuasa Pajak

    25 September 2026
    ilustrasi kesenjangan sosial 2mb1

    Kenapa Yang Kaya Semakin Kaya, Sementara Yang Miskin Sulit Beranjak?

    21 September 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.26.13

    Mengenal Warisan Nusantara, Puteri Anak Indonesia Banten 2026 Belajar Seni Membatik

    Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026

    Sinergi Pemerintah dan Generasi Muda, Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 Siap Menuju Nasional

    WhatsApp Image 2026 05 06 at 15.35.23 1

    Tindaklanjuti pengaduan masyarakat di Desa Margodadi

    WhatsApp Image 2026 05 06 at 15.34.16

    sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026

    WhatsApp Image 2026 05 13 at 09.13.25 1

    LESLAR (Layanan Ekspres Sertipikat Langsung untuk Rakyat)

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    FB IMG 1789567510556 1

    “Inpassing Bukan Sekadar Selembar SK”: Guru Madrasah Swasta Tagih Keadilan Substantif, Menunggu Afirmasi Negara di Balik Pengakuan Administratif

    26 September 2026
    Lapas Bengkulu, warga binaan, pendidikan warga binaan, pendidikan kesetaraan, Paket A, Paket B, Paket C, PKBM Songo Langit

    Lapas Bengkulu dan PKBM Songo Langit Perkuat Pendidikan bagi Warga Binaan

    26 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 26 at 10.33.13

    Semai Keterampilan, Warga Binaan Lapas Bandanaira Budidaya Pakcoy dan Selada Hidroponik di Area Brandgang

    26 September 2026
    KOHATI HMI Cabang Palembang Mengikuti Latihan Khusus Kohati, "mendengarkan materi"

    “Kohati Bersuara” Strategi Komunikasi dan Negosiasi dalam Forum Organisasi.

    26 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 25 at 10.40.54 PM

    “TungTingTas” dan Bermain; Pendampingan Peserta Didik dalam Menumbuhkan Nilai SDG 16 di SD INTIS Yogyakarta

    26 September 2026
    IMG 20260925 214854

    Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bangun Desa Mandiri dan Sejahtera

    26 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Guest Post
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita