Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Fenomena “Quiet Quitting” di Kalangan Gen Z: Tantangan Baru Dunia Kerja

Muhammad Ilham syarif by Muhammad Ilham syarif
7 May 2026
in Opini
A A
0
Quiet Quitting
855
SHARES
1.2k
VIEWS

Belakangan ini, istilah quiet quitting menjadi ramai dibicarakan di media sosial, terutama oleh generasi muda. Meskipun namanya mengandung kata “quitting”, sebenarnya fenomena ini bukan berarti seseorang benar-benar berhenti bekerja. Quiet quitting adalah kondisi ketika pekerja hanya melakukan pekerjaan sesuai tanggung jawabnya tanpa memberikan usaha lebih di luar jobdesk.

Fenomena ini muncul sebagai respons terhadap budaya kerja yang dianggap terlalu menekan. Banyak pekerja merasa lelah secara mental karena tuntutan pekerjaan yang tinggi, jam kerja panjang, serta ekspektasi untuk selalu produktif. Akibatnya, muncul pola pikir bahwa pekerjaan sebaiknya tidak mengambil seluruh energi dan kehidupan seseorang.

Mengapa Fenomena Ini Muncul?

Salah satu penyebab utama quiet quitting adalah meningkatnya kesadaran mengenai kesehatan mental dan work-life balance. Generasi sekarang mulai menyadari bahwa bekerja secara berlebihan tidak selalu sebanding dengan penghargaan yang diterima.

Selain itu, perkembangan teknologi juga membuat batas antara waktu kerja dan waktu pribadi menjadi semakin tipis. Pesan pekerjaan bisa datang kapan saja melalui WhatsApp atau email, bahkan di luar jam kerja. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan burnout atau kelelahan mental.

Banyak pekerja akhirnya memilih untuk bekerja “secukupnya” demi menjaga keseimbangan hidup. Mereka tetap profesional, tetapi tidak lagi ingin terjebak dalam budaya kerja yang terlalu kompetitif.

Hubungannya dengan Ilmu Manajemen

Fenomena quiet quitting sebenarnya berkaitan erat dengan manajemen sumber daya manusia. Dalam pengantar manajemen dijelaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada teknologi atau modal, tetapi juga pada bagaimana perusahaan mengelola manusia di dalamnya.

Perusahaan yang terlalu fokus pada target tanpa memperhatikan kondisi karyawan berisiko mengalami penurunan motivasi kerja. Sebaliknya, lingkungan kerja yang sehat dapat meningkatkan loyalitas dan produktivitas pegawai.

Karena itu, banyak perusahaan mulai mengubah gaya kepemimpinan mereka. Pemimpin tidak lagi hanya dituntut mampu memberi perintah, tetapi juga harus bisa menjadi pendengar yang baik, memberikan apresiasi, dan menciptakan suasana kerja yang nyaman.

Baca Juga

1674854825 1

Apakah Bisnis Daycare Masih Layak Dijalankan di Tengah Meningkatnya Jumlah Orang Tua Bekerja?

21 June 2026
Ilustrasi  generasi muda yang terpengaruh gaya hidup konsumtif. Ilustrasi dibuat menggunakan Gemini AI

Gaya Dulu, Nabung Nanti: FOMO atau Kebutuhan?

20 June 2026
file 000000004f2871f89ac9223ba0eef08e

Literasi dan Inklusi Keuangan: Dua Bekal Penting Menghadapi Kehidupan Modern

17 June 2026
231116 9b05965b 9829 44a6 be98 d4b492adef4f

Live Shopping TikTok: Panggung Interaktif yang Dongkrak Omzet, tapi “Harta Karun” Data Masih Diabaikan

16 June 2026

Dampak bagi Dunia Kerja

Quiet quitting memberikan dampak positif maupun negatif. Dari sisi positif, fenomena ini membuat banyak orang mulai peduli terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup. Namun di sisi lain, perusahaan dapat mengalami penurunan produktivitas apabila banyak pekerja kehilangan motivasi.

Fenomena ini juga menjadi tanda bahwa dunia kerja sedang mengalami perubahan besar. Generasi muda saat ini tidak hanya mencari gaji, tetapi juga lingkungan kerja yang sehat, fleksibel, dan menghargai kehidupan pribadi.

Kesimpulan

Quiet quitting bukan sekadar tren media sosial, melainkan gambaran perubahan pola pikir generasi muda terhadap pekerjaan. Fenomena ini menunjukkan bahwa keseimbangan hidup dan kesehatan mental kini menjadi perhatian utama dalam dunia kerja modern.

Bagi perusahaan, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperbaiki sistem manajemen dan budaya kerja. Sebab pada akhirnya, organisasi yang mampu menghargai karyawannya akan lebih mudah berkembang di tengah perubahan zaman.

    Tags: Quiet Quitting
    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Seni Tetap Tumbuh Di Balik Tembok, Warga Binaan Lapas Mojokerto Ciptakan Patung Gajah Mada

    Next Post

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Area Kantin

    Muhammad Ilham syarif

    Muhammad Ilham syarif

    Related Posts

    1674854825 1

    Apakah Bisnis Daycare Masih Layak Dijalankan di Tengah Meningkatnya Jumlah Orang Tua Bekerja?

    21 June 2026
    Ilustrasi  generasi muda yang terpengaruh gaya hidup konsumtif. Ilustrasi dibuat menggunakan Gemini AI

    Gaya Dulu, Nabung Nanti: FOMO atau Kebutuhan?

    20 June 2026
    file 000000004f2871f89ac9223ba0eef08e

    Literasi dan Inklusi Keuangan: Dua Bekal Penting Menghadapi Kehidupan Modern

    17 June 2026
    231116 9b05965b 9829 44a6 be98 d4b492adef4f

    Live Shopping TikTok: Panggung Interaktif yang Dongkrak Omzet, tapi “Harta Karun” Data Masih Diabaikan

    16 June 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 05 07 at 14.57.45

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Area Kantin

    ChatGPT Image May 7 2026 07 25 40 PM

    Kanwil Ditjenpas Maluku - Sinode GPM Perkuat Sinergi, Wujudkan Pemasyaraktan Humanis dan Spiritual

    IMG 20260504 WA0070

    Perguruan Beladiri Satria Tunggal Manokwari Borong Juara Umum di Bintang Pelajar Championship IX

    IMG 20260507 WA0001

    Violation of Workers' Rights in Online Media: Journalists Unpaid, Forced to Pay for ID Cards and Operational Costs

    WhatsApp Image 2026 05 08 at 08.43.57

    LPP Bengkulu Bersama APH Gelar Razia, Komitmen Wujudkan Lapas Bersih dan Aman

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Anggota Saka POM Kota Bima Bekali Calon Peserta Jamnas

    Melalui CEK KLIK, Anggota Saka POM Kota Bima Tingkatkan Literasi Keamanan Pangan Calon Peserta Jambore Nasional XII

    21 June 2026
    1674854825 1

    Apakah Bisnis Daycare Masih Layak Dijalankan di Tengah Meningkatnya Jumlah Orang Tua Bekerja?

    21 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 21 at 13.21.22 1

    Menanamkan Kesadaran Finansial Sejak Bangku Sekolah Dasar: KKN Rekognisi Kelompok 113 Dorong Budaya Menabung di SD Negeri 06 Pemulutan

    21 June 2026
    921e4a8b 5890 4de5 8d36 e941b31427ed

    Rutan Bengkulu Lakukan Perawatan Area Tembok Luar

    20 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 19 at 09.04.33

    Belajar Langsung di Lapangan, Taruna Poltek Imipas Jalani PKL dan KKN di Rutan Bengkulu

    20 June 2026
    IMG 20260619 125947

    Pengajian Keagamaan WBP Lapas Arga Makmur Wujudkan Pembinaan Kerohanian yang Berkelanjutan

    20 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita