Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Blog dapat menjadi media bagi organisasi untuk menyampaikan informasi, mendokumentasikan kegiatan, dan memperkenalkan berbagai program serta prestasi kepada masyarakat luas. Untuk mengenalkan pemanfaatan media tersebut, MAN 1 Yogyakarta mengadakan pelatihan pembuatan blog sebagai bagian dari workshop publikasi “Ink to Impact: Write with Purpose, Publish with Impact”, Senin (19/10/2026).
Pelatihan ini menghadirkan Farah Fitridhia Fadhilah, S.Tr.T., Pranata Komputer Ahli Pertama Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh murid dari 11 organisasi bidang (orbid) MAN 1 Yogyakarta dengan tujuan membekali mereka keterampilan dasar membuat dan mengelola blog sebagai media informasi dan publikasi organisasi.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya berharap para murid mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan memperoleh motivasi untuk mengembangkan kemampuan diri. Edi juga berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya berbagai karya dan informasi positif yang menebarkan kebaikan dari madrasah.
“Saya berharap keterampilan yang diperoleh hari ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi benar-benar dipraktikkan untuk mengelola blog organisasi masing-masing,” kata Edi.
Sementara itu dalam paparannya, Farah memperkenalkan blog sebagai situs web yang berisi tulisan, foto, atau video yang disusun berdasarkan urutan waktu, dengan unggahan terbaru ditampilkan di bagian atas. Farah mengibaratkan blog sebagai majalah dinding versi daring yang memungkinkan informasi diakses oleh pembaca kapan saja dan dari mana saja.
“Bagi teman-teman, blog dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari menyampaikan pengumuman dan agenda, memublikasikan berita kegiatan, menyimpan dokumentasi, hingga membangun portofolio organisasi. Dengan pengelolaan yang baik, blog dapat menjadi ruang untuk menghimpun rekam jejak kegiatan sekaligus memperkenalkan aktivitas organisasi kepada warga madrasah dan masyarakat,” jelas Farah.
Farah juga menjelaskan beberapa platform yang dapat digunakan untuk membuat blog, yaitu WordPress, Tumblr, dan Blogspot. Ketiganya memiliki karakteristik serta keunggulan masing-masing. Dalam pelatihan ini, Blogspot dipilih sebagai platform praktik karena dapat digunakan secara gratis, cukup dengan akun Google, dan memiliki tampilan pengelolaan yang relatif mudah dipahami oleh pemula.
Setelah memperoleh pengenalan dasar, peserta mengikuti demonstrasi pembuatan blog secara langsung. Mereka mempelajari tahapan mulai dari masuk ke platform Blogger menggunakan akun Google, menentukan nama dan alamat blog, mengenali menu pengelolaan, hingga membuat tulisan pertama. Praktik dilanjutkan dengan mengenal pengaturan tampilan melalui pemilihan tema dan tata letak. Peserta juga diarahkan untuk memublikasikan tulisan dan memeriksa tautan blog agar hasilnya dapat dibuka serta dibagikan kepada orang lain. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya memberikan pengetahuan teoretis, tetapi juga mengenalkan proses pembuatan media publikasi digital secara bertahap.
Dalam pengelolaan blog, beberapa aspek teknis turut menjadi perhatian, antara lain memilih nama dan alamat blog yang singkat serta mudah diingat, menggunakan foto dengan ukuran yang sesuai, dan memilih tampilan yang nyaman dibaca melalui telepon seluler. Hal-hal tersebut membantu blog menjadi lebih mudah diakses dan digunakan sebagai sarana penyampaian informasi. (luf)

























