ACEH TIMUR — Kisah Rahmat, yang lebih dikenal lewat akun TikTok byytampan07, menjadi contoh perubahan karier di era digital. Awal mula perjalanannya tidak mudah: lahir dan besar di sebuah kampung di Aceh Timur, Rahmat sempat menerima ejekan teman sebaya yang menilai dirinya “sibuk main game” dan belum memiliki pekerjaan tetap. Ejekan itu justru mendorongnya untuk membuktikan kemampuan melalui dunia konten.
Pada 2021, Rahmat bekerja sebagai tenaga migran di Malaysia dengan jam kerja 08.00–18.00. Meski lelah setelah bekerja seharian, ia memanfaatkan waktu malam untuk menonton konten game di TikTok dan YouTube. Ketertarikan pada game battle royale Free Fire membuatnya mulai bereksperimen merekam permainan sendiri, memberi komentar, dan menyesuaikan gaya penyampaian agar menarik bagi penonton muda. Proses belajar otodidak itu melahirkan konten pertama yang mendapat respon positif.
Ketekunan Rahmat membuahkan hasil cepat. Akun TikTok byytampan07 mulai mendapatkan ribuan pengikut dalam beberapa minggu, disusul oleh tawaran kerja sama dari beberapa agency yang membuka kemungkinan penghasilan lewat endorsement. Merasa peluang di dunia konten semakin nyata, Rahmat memutuskan pulang ke Aceh dan meninggalkan pekerjaan formalnya di Malaysia untuk fokus menjadi kreator konten penuh waktu.
Rutinitas baru Rahmat meliputi live-streaming setiap hari dan mengunggah video secara konsisten. Gaya santainya serta kemampuan bermain Free Fire yang atraktif menarik perhatian banyak penonton, sehingga jumlah follower melonjak hingga lebih dari 2 juta. Popularitasnya membawa manfaat finansial; Rahmat mampu membeli motor, ponsel, dan komputer untuk menunjang aktivitas streaming, serta menikmati liburan yang dulu terasa jauh dari jangkauan.
Dalam sesi live, Rahmat menceritakan, “Awalnya cuma iseng nonton, belajar ngonten sendiri, terus ketagihan karena respon penonton bagus. Alhamdulillah sekarang bisa bantu keluarga dan wujudkan beberapa keinginan.” Ia juga aktif berbagi tips membuat konten dan pengalaman bermigrasi dari pekerja migran menjadi kreator, berharap cerita hidupnya bisa menginspirasi generasi muda di daerah terpencil.
Para pelaku industri melihat Rahmat sebagai contoh inspiratif dan nilai engagement-nya menarik minat brand untuk berkolaborasi. Saat ini Rahmat menargetkan verifikasi akun (centang biru) di TikTok untuk meningkatkan kredibilitas dan membuka peluang kerja sama profesional lebih besar. Para pengamat menilai target tersebut realistis mengingat jumlah pengikut dan interaksi yang dimilikinya.
Perjalanan Rahmat dari ejekan teman hingga menjadi salah satu kreator game terpopuler di Indonesia menegaskan pesan penting: bakat, ketekunan, dan konsistensi dapat mengubah nasib di era digital.




















