Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Ekonomi & Bisnis

Bisakah Koperasi Menjadi Motor Ekonomi Indonesia?

Koperasi pertanian memiliki kontribusi penting dalam perekonomian nasional dan pembangunan sektor agraria

Andi by Andi
19 March 2025
in Ekonomi & Bisnis
A A
0
koperasi
860
SHARES
1.2k
VIEWS

Bisakah Koperasi Menjadi Motor Ekonomi Indonesia?

Bisakah Koperasi Menjadi Motor Ekonomi Indonesia? – Kontribusi koperasi terhadap perekonomian Indonesia tercatat masih relatif kecil meski menunjukkan trend peningkatan. Hal ini sangat bertolak belakang dengan banyak negara di Eropa maupun Australia dan Jepang yang makin mengandalkan koperasi dalam menggerakan perekonomian mikro dan sektor riil.

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, peran koperasi dalam PDB nasional sekitar 5,7% pada 2023 dan meningkat menjadi sekitar 6,2% pada 2024. Meskipun naik, angka ini masih di bawah potensi,  apalagi anggota koperasi hanya kurang dari 10% penduduk Indonesia (sekitar 30 juta orang. Saat ini terdapat sekitar 130 ribu unit koperasi aktif di Indonesia (menurun dari 209 ribu pada 2014 setelah pendataan ulang), dengan total modal bersama mencapai Rp. 254 triliun. Pemerintah pun menargetkan peran ekonomi koperasi terus ditingkatkan secara signifikan, bahkan diharapkan bisa mencapai 10–20% dari PDB pada masa mendatang.

Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan terbaru untuk memperkuat koperasi dan mengatasi hambatan yang ada. Kebijakan terkini difokuskan pada modernisasi dan transformasi koperasi. Kemenkop telah menetapkan empat strategi utama: modernisasi koperasi, transformasi usaha informal ke formal, digitalisasi (pemanfaatan teknologi), serta integrasi koperasi dalam rantai nilai global.

Dari sisi regulasi, pemerintah mendorong revisi Undang-Undang Perkoperasian No. 25 Tahun 1992 agar lebih relevan dengan perkembangan zaman, dan telah menerbitkan Peraturan Menteri Koperasi No. 8/2021 yang membuka model koperasi “multi-pihak” untuk memungkinkan kemitraan yang lebih luas dalam koperasi. Selain itu, pemerintah gencar meningkatkan partisipasi masyarakat dengan menargetkan jumlah anggota koperasi naik menjadi 60 juta melalui akselerasi digital dan keterlibatan generasi muda​

WhatsApp Image 2025 01 09 at 08.50.59

Program konkret juga dijalankan, misalnya pembangunan pabrik minyak makan merah berbasis koperasi di berbagai daerah untuk memberdayakan petani sawit dan meningkatkan nilai tambah dari hulu ke hilir. Namun, koperasi masih menghadapi tantangan utama – antara lain partisipasi anggota yang rendah, kapasitas SDM dan tata kelola yang lemah, serta kesulitan bersaing di pasar yang lebih luas. Beberapa kasus gagal bayar koperasi besar belakangan ini juga menggerus kepercayaan masyarakat, sehingga penguatan pengawasan dan reformasi manajemen koperasi menjadi krusial.

 Potensi Koperasi dalam Perekonomian

Di banyak negara maju, koperasi tidak hanya terbatas pada sektor keuangan dan pertanian, tetapi juga berperan besar dalam industri, energi, dan teknologi. Finlandia mencatat kontribusi koperasi sebesar 15% terhadap PDB, Italia sebesar 14%, dan Kanada sekitar 10-12%. Bahkan di negara dengan kapitalisme kuat seperti Amerika Serikat, koperasi tetap memiliki peran yang signifikan, terutama dalam sektor pertanian dan keuangan. Jika model ini diterapkan di Indonesia, maka koperasi dapat menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Banyak contoh keberhasilan gerakan koperasi di negara lain dapat menjadi model inspiratif bagi Indonesia. Salah satunya adalah Mondragon Corporation di Spanyol, sebuah federasi koperasi yang tumbuh menjadi salah satu grup perusahaan terbesar di negara tersebut. Mondragon kini membawahi sekitar 96 koperasi (beroperasi di sektor keuangan, manufaktur, ritel, hingga pendidikan) dan secara keseluruhan mempekerjakan lebih dari 81 ribu orang. Contoh lain adalah Amul di India,  koperasi susu yang menghimpun jutaan peternak sapi perah kecil menjadi satu kekuatan bersama.

Amul berhasil memasarkan produk susu secara efisien atas nama para anggotanya, hingga mampu mengubah India menjadi salah satu produsen susu terbesar dunia serta meningkatkan kesejahteraan peternak lokal. Keberhasilan model-model koperasi tersebut menunjukkan bahwa dengan inovasi, manajemen profesional, dan keterlibatan anggota yang kuat, koperasi dapat tumbuh pesat serta memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, hal yang dapat dijadikan teladan bagi pengembangan koperasi di Indonesia.

Indonesia sebenarnya memiliki keunggulan dalam sektor-sektor yang banyak dapat dikelola melalui koperasi, seperti pertanian, perikanan, energi terbarukan, serta sektor mikro dan kecil. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM yang selama ini berjuang sendiri dalam mengakses pasar dan modal bisa mendapatkan dukungan lebih besar melalui koperasi. Dengan sistem yang kuat, koperasi dapat memperkuat posisi para pelaku ekonomi kecil dalam menghadapi dominasi perusahaan besar, menciptakan keseimbangan ekonomi yang lebih berkeadilan.

 Kontribusi Nyata: Koperasi Pertanian

Indonesia, meskipun volume usahanya di sektor riil masih tergolong kecil, hanya sekitar Rp 8,37 triliun pada 2023. Namun, dalam beberapa sub-sektor, koperasi telah menunjukkan kontribusi yang besar, seperti di industri susu segar. Sebanyak 59 koperasi susu yang tergabung dalam Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) mampu menyuplai sekitar 71% dari total produksi susu segar nasional. Keberhasilan ini membuktikan bahwa koperasi dapat menjadi tulang punggung produksi pertanian tertentu, membantu petani dalam mengelola hasil panen, dan meningkatkan daya tawar mereka di pasar.

Pemerintah terus mendorong transformasi kelompok petani menjadi koperasi modern guna meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional. Salah satu kebijakan yang dijalankan adalah model bisnis koperasi petani padi yang diuji coba di Tuban, Jawa Timur. Model ini memungkinkan petani tergabung dalam koperasi yang mengelola sarana pascapanen, seperti Rice Milling Unit (RMU), sehingga dapat menghasilkan beras berkualitas premium dan memperoleh harga jual lebih baik. Selain itu, pemerintah juga menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi untuk mendampingi koperasi pertanian serta memperkuat pendataan koperasi dan UMKM agar kebijakan yang diterapkan lebih tepat sasaran.

Baca Juga

KKP Prioritaskan Izin Usaha Penangkapan Ikan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Sumatera

KKP Prioritaskan Izin Usaha Penangkapan Ikan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Sumatera

8 January 2026
Kampung Nelayan Merah Putih

Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja

8 January 2026
Lapas Bengkulu, Konveksi Lapas, Pembinaan Kemandirian, WBP Produktif, Pelatihan Garmen, Kegiatan Kerja, Hasil Pembinaan, Kemenkumham, Ditjenpas, Bengkulu

Pembinaan Berkualitas: Unit Konveksi Lapas Bengkulu Makin Produktif

29 November 2025
Limbah Jagung Jadi Listrik

PLN Sulap Limbah Jagung Jadi Listrik, Petani Tuban Dapat Tambahan Penghasilan

7 October 2025

Sejumlah koperasi pertanian telah terbukti sukses dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Misalnya, koperasi petani agroekologi di Tuban yang mengelola pertanian berkelanjutan dan koperasi produsen kakao serta kopi yang berhasil menembus pasar ekspor, seperti Koperasi Kerta Semaya di Bali. Di sektor peternakan, koperasi susu seperti KUD SAE Pujon dan KPBS Pangalengan telah berkontribusi besar dalam pemberdayaan peternak sapi perah dan memasok mayoritas susu domestik. Keberhasilan koperasi-koperasi ini ditopang oleh layanan yang terintegrasi, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga akses permodalan, serta manajemen profesional yang berorientasi pada kesejahteraan anggota.

Agar koperasi semakin berkontribusi terhadap perekonomian nasional, diperlukan langkah-langkah strategis yang terarah. Pertama, pemerintah perlu menciptakan regulasi yang lebih mendukung koperasi, termasuk insentif pajak dan kemudahan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kedua, koperasi perlu melakukan modernisasi dalam tata kelola dan manajemen dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Ketiga, literasi koperasi harus diperkuat di kalangan generasi muda agar mereka melihat koperasi sebagai model bisnis yang relevan dan inovatif. Dengan strategi yang tepat, koperasi dapat menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, menciptakan distribusi pendapatan yang lebih merata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

 *Penulis: Kuntoro Boga Andri, Kepala Pusat BSIP Perkebunan, Kementerian Pertanian

    Tags: Koperasi
    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Momen Buka Puasa di Lapas Banda Aceh, Kakanwil Ditjenpas Aceh Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    Next Post

    Dorong Swasembada Pangan, Bangun Sinergi di Labuhanbatu

    Andi

    Andi

    Related Posts

    KKP Prioritaskan Izin Usaha Penangkapan Ikan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Sumatera

    KKP Prioritaskan Izin Usaha Penangkapan Ikan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Sumatera

    8 January 2026
    Kampung Nelayan Merah Putih

    Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja

    8 January 2026
    Lapas Bengkulu, Konveksi Lapas, Pembinaan Kemandirian, WBP Produktif, Pelatihan Garmen, Kegiatan Kerja, Hasil Pembinaan, Kemenkumham, Ditjenpas, Bengkulu

    Pembinaan Berkualitas: Unit Konveksi Lapas Bengkulu Makin Produktif

    29 November 2025
    Limbah Jagung Jadi Listrik

    PLN Sulap Limbah Jagung Jadi Listrik, Petani Tuban Dapat Tambahan Penghasilan

    7 October 2025
    Next Post
    WhatsApp Image 2025 03 18 at 15.24.50

    Dorong Swasembada Pangan, Bangun Sinergi di Labuhanbatu

    Foto jajaran management dan karyawan Platinum Adisutjipto Hotel Yogyakarta bersama anak - anak Panti Asuhan Al Latif

    Kebersamaan di Bulan Ramadan: Platinum Adisucipto Hotel Gelar Buka Puasa Bersama

    WhatsApp Image 2025 03 19 at 10.42.29

    Kegiatan "Majira" (MANDABA Berbagi Takjil Ramadhan) 1446 H OSIS MAN 2 Bantul

    WhatsApp Image 2025 03 19 at 08.46.21

    Proses Produksi Podcast Ramadan MAN 2 Bantul oleh Mandaba Creative

    WhatsApp Image 2025 03 19 at 08.47.50

    Berkah Ramadhan: MAN 2 Bantul Sukseskan Khataman Al-Qur’an dan Pengukuhan Rekor MURI Kementerian Agama RI

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 04 27 at 11.09.13 1

    Perkuat Disiplin dan Integritas, LPP Bengkulu Gelar Apel Pagi Bersama

    27 April 2026
    Capital Budgeting

    Capital Budgeting: Cara Sederhana Menentukan Investasi yang Tidak Merugikan

    27 April 2026
    1ed1b79f d344 4daa 86ef 8fa40dbe8956

    Penyerahan Bantuan Gerobak Gratis Untuk Keluarga Warga Binaan Lapas Arjasa Dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62

    26 April 2026
    image 2026 04 26 011923143

    Karutan Kelas IIB Manna Jajaki Program Ketahanan Pangan dengan Pengusaha Ayam di Kabupaten Bengkulu Selatan

    26 April 2026
    IMG 20260426 WA0007 1

    Refleksi Keagamaan: Sunariyanto Tekankan Ketenangan Hati dan Hakikat Kehidupan

    26 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 26 at 11.51.40

    Pembinaan Kepribadian WBP, Lapas Mojokerto Gelar Kegiatan Bersholawat

    26 April 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Account
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita