Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan latihan hadrah bagi warga binaan di lingkungan lapas sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan kekhidmatan, Minggu (3/5).
Latihan hadrah diikuti oleh sejumlah warga binaan yang tergabung dalam kelompok seni religi. Dengan iringan rebana dan lantunan sholawat, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengembangkan bakat sekaligus memperdalam nilai-nilai spiritual.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, hadrah juga menjadi media positif untuk menyalurkan minat dan bakat warga binaan di bidang seni islami.
Melalui latihan rutin, warga binaan tidak hanya belajar teknik bermusik, tetapi juga memperkuat kebersamaan, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Hal ini diharapkan mampu membentuk karakter yang lebih baik sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Petugas pembinaan turut mendampingi jalannya kegiatan guna memastikan latihan berjalan tertib dan memberikan arahan teknis kepada peserta. Dukungan penuh dari jajaran lapas menjadi kunci keberlangsungan program pembinaan ini.
Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan bahwa kegiatan hadrah merupakan bagian penting dalam membangun mental dan spiritual warga binaan. “Pembinaan keagamaan seperti hadrah ini diharapkan mampu memberikan ketenangan batin serta membentuk pribadi yang lebih baik dan religius,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat dan berdampak positif. “Kami ingin memastikan setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk berkembang, baik secara mental, spiritual, maupun keterampilan,” pungkasnya.






















