Mojokerto – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Lapas Mojokerto dalam kegiatan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui lantunan sholawat bersama yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Mojokerto, Minggu (26/4).
Kegiatan bersholawat ini diikuti dengan antusias oleh para WBP di area masjid. Lantunan sholawat menggema dengan penuh kekhusyukan, menciptakan suasana damai dan menenangkan.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan WBP, sekaligus membangun karakter yang lebih baik selama menjalani masa pidana. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana introspeksi diri serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti bersholawat memiliki peran penting dalam proses pembinaan WBP.
“Melalui kegiatan bersholawat ini, kami berharap para WBP dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menumbuhkan kesadaran untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Rudi.
Beliau juga menambahkan bahwa pembinaan spiritual menjadi salah satu pilar utama dalam sistem pemasyarakatan, yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pembentukan karakter dan moral individu.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para WBP di Lapas Mojokerto dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih positif dan penuh makna, sehingga nantinya mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.



















