Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto kembali mengintensifkan kegiatan kontrol keliling (trolling) sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban dengan menyasar area strategis, Sabtu (4/4).
Kegiatan trolling ini melibatkan jajaran staf bersama regu pengamanan yang bergerak menyisir sejumlah titik penting di dalam lingkungan lapas, di antaranya area SAE, bimbingan kerja (bimker), serta branggang yang memiliki tingkat kerawanan tersendiri.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik lingkungan, mulai dari tembok pengamanan, sarana prasarana, hingga memastikan tidak adanya potensi gangguan keamanan di setiap sudut area yang dilalui.
Area SAE dan bimker menjadi fokus utama karena merupakan pusat aktivitas pembinaan kemandirian warga binaan, sehingga perlu pengawasan ekstra guna menjamin kegiatan berjalan aman dan tertib.
Selain itu, kontrol pada area branggang juga diperketat sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi celah gangguan keamanan, sekaligus memastikan seluruh sistem pengamanan berjalan optimal.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa kegiatan trolling ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan melalui langkah preventif yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. “Kontrol keliling atau trolling ini adalah bagian dari deteksi dini yang harus dilaksanakan secara konsisten. Kami ingin memastikan seluruh area dalam kondisi aman serta meminimalisir potensi gangguan sekecil apa pun,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto berharap tercipta lingkungan yang aman dan kondusif, sehingga seluruh program pembinaan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi warga binaan.





















