Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto mengikuti kegiatan Exit Meeting Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur secara virtual dari ruang Kalapas, Sabtu (28/2).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Kantor Wilayah Nomor WP.15-KU.04.01-6 tanggal 26 Februari 2026 tentang Undangan Exit Meeting Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Exit meeting ini menjadi bagian akhir dari rangkaian pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia terhadap laporan keuangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025.
Bertempat di ruang Kalapas, kegiatan virtual diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, bersama jajaran pejabat struktural dan bendahara satuan kerja. Seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan dengan serius sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan hasil pemeriksaan serta beberapa poin evaluasi yang perlu menjadi perhatian satuan kerja. Exit meeting ini juga menjadi forum klarifikasi dan penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan ini merupakan wujud kesiapan Lapas Mojokerto dalam mendukung tata kelola keuangan yang bersih dan profesional. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran secara transparan dan akuntabel. Setiap masukan dari BPK RI akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang baik (good governance). Sinergi antara jajaran pengelola keuangan dan seluruh pejabat struktural terus diperkuat guna meminimalisir potensi temuan di masa mendatang.
Dengan mengikuti Exit Meeting ini, Lapas Mojokerto menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung proses pemeriksaan serta memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalitas demi mewujudkan satuan kerja yang semakin kredibel.






















