Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Menteri PPPA Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak Saat Melayat Anak Korban Demonstrasi

Redaksi by Redaksi
6 September 2025
in Berita Utama
A A
0
anak-korban-demonstrasi
851
SHARES
1.2k
VIEWS

Kabupaten Tangerang (f/9) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, melayat ke rumah duka Andika Lutfi Fala (16), seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang meninggal dunia setelah mengikuti demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan empati pemerintah terhadap keluarga korban sekaligus menegaskan komitmen dalam melindungi anak dari segala bentuk kekerasan.

“Kami jajaran Kemen PPPA menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Andika Lutfi Fala, seorang anak bangsa dalam peristiwa demonstrasi di Jakarta pada 28 Agustus lalu. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita bersama untuk meningkatkan pengawasan keluarga, termasuk meningkatkan komunikasi antara orang tua dengan anak-anaknya,” ujar Menteri PPPA, di kediaman korban, di Kabupaten Tangerang, Rabu (3/9).

Dalam kunjungan itu, Menteri PPPA menghargai keputusan keluarga korban yang memilih untuk tidak membawa kasus ini ke ranah hukum. Namun, Menteri PPPA menegaskan, peristiwa ini harus menjadi refleksi bagi seluruh pihak.

“Kami memohon maaf atas kekurangan Negara dalam melindungi anak, yang berujung pada hilangnya satu nyawa berharga anak kita. Seluruh anak Indonesia adalah anak kita bersama, mari saling bergandeng tangan dan bahu membahu agar kejadian ini tidak terulang kembali. Kami meminta agar pihak kepolisian mengedepankan pendekatan yang manusiawi dan memperhatikan keberadaan kelompok rentan, termasuk anak-anak dalam situasi kerumunan atau demonstrasi,” tutur Menteri PPPA.

Lebih lanjut, Menteri PPPA menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat, memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan terhadap anak dan mencegah anak berada dalam situasi rentan kekerasan sebagaimana mandat Undang-Undang Perlindungan Anak. Menteri PPPA juga menggarisbawahi pentingnya peran keluarga untuk saling menjaga dan meningkatkan perlindungan bagi anak.

Baca Juga

Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

6 May 2026
Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

24 April 2026
WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

23 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026

“Begitu kami melihat demonstrasi yang besar dan kami melihat banyak anak yang terlibat di situ, kami berkoordinasi dengan berbagai organisasi perempuan agar menjaga anak-anaknya, menjaga keluarganya untuk tidak keluar rumah dalam waktu tertentu sampai kondisi menjadi lebih baik. Selain itu, sebagai upaya pencegahan eksploitasi anak dalam demonstrasi, melalui organisasi perempuan kami juga memberikan pemahaman kepada para orang tua untuk mengedukasi anak-anaknya bahwa mereka memiliki hak bersuara, tapi harus mengikuti aturan supaya aman dan tidak merugikan orang lain,” ujar Menteri PPPA.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri PPPA juga mengajak anak-anak Indonesia untuk menyampaikan pendapat melalui cara yang positif dan inovatif. “Setiap anak memiliki hak atas partisipasi, mengemukakan pendapat, dan menyampaikan aspirasi dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami berharap anak-anak Indonesia tetap dapat menyuarakan pendapatnya tanpa mengancam keselamatannya,” kata Menteri PPPA.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kemen PPPA, pada 25 Agustus 2025 terdapat 105 anak yang terlibat aksi di Jakarta; pada 28 Agustus 2025 terdapat 1 anak yang terlibat dalam aksi di Makassar, 39 anak di aksi Bali, dan sekitar 110 anak yang terlibat dalam aksi gelombang kedua di Jakarta; pada 29 Agustus 2025 terdapat sedikitnya 23 anak yang terlibat dalam aksi di Semarang, 25 anak dalam aksi di Yogyakarta, dan 56 anak dalam aksi di Surabaya.

“Selain itu, terdapat beberapa wilayah lain, seperti Solo, Kediri, Cirebon, Bandung, Nusa Tenggara Barat, dan Palembang yang masih belum teridentifikasi. Oleh karena itu, data-data tersebut bisa jadi masih akan berubah mengingat rekan-rekan di daerah saat ini juga masih terus memantau perkembangan situasi dan melakukan pendataan. Kemen PPPA telah berkomunikasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di masing-masing wilayah untuk memastikan pendampingan sesuai kebutuhan bagi anak-anak yang terlibat dalam aksi demonstrasi,” jelas Menteri PPPA.

Dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap anak dalam situasi saat ini, Kemen PPPA juga terus membuka saluran pengaduan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 bagi orang tua, keluarga, maupun masyarakat yang mengalami ataupun melihat adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak di situasi demonstrasi. “Kami siaga melalui call center 129 atau Whatsapp 08111-129-129,” imbuh Menteri PPPA.

Berdasarkan himpunan data terakhir, Andika Lutfi Fala merupakan satu-satunya korban meninggal dunia yang masih berusia anak. Andika dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Mintohardjo karena mengalami luka berat di bagian kepala akibat benturan benda tumpul. Berdasarkan keterangan, Andika diduga diajak oleh temannya untuk mengikuti aksi demonstrasi tersebut tanpa sepengetahuan keluarga dan guru di sekolah. Situasi ini diperparah karena Andika tidak memiliki alat komunikasi maupun kartu identitas karena hilang saat ia mendaki gunung.

Ayah korban, Abdul Gofur mengatakan pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas bantuan medis yang diberikan oleh pemerintah dan mengikhlaskan kepergian Andika. Pihak keluarga berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak. “Mungkin sudah takdirnya. Kami tidak menyalahkan siapapun dan tidak menuntut apapun, yang penting dia tenang di sana. Kalau dibilang sedih, sedih banget. Kenang-kenangan sama dia itu terbayang semua. Saya kalau masuk kamarnya tidak sanggup, terbayang semua. Saya sayang mungkin Allah lebih sayang,” ujar Abdul.

Sumber berita dan foto : Kementerian PPPA

    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

    Next Post

    Pemerintah Dorong Kolaborasi dengan Dunia Usaha Guna Memperkuat Fundamental Ekonomi Nasional

    Redaksi

    Redaksi

    Related Posts

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    Next Post
    Ekonomi

    Pemerintah Dorong Kolaborasi dengan Dunia Usaha Guna Memperkuat Fundamental Ekonomi Nasional

    diskon 50% PLN

    Hari Pelanggan Nasional 2025 PLN Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50%

    PGE Area Ulubelu

    PGE Area Ulubelu Bantu Bangun Jembatan Penghubung Tanggamus–Lampung Barat untuk Permudah Mobilitas Masyarakat antar Kabupaten

    green-hydrogen-pilot-plant-ulubelu-lampung

    Pertamina Resmikan Groundbreaking Pilot Plant Green Hydrogen di Ulubelu Lampung

    harbolnas

    Pemerintah Persiapkan Progam Harbolnas 2025 untuk Dukung Produk Lokal dan UMKM

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan
    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    by Redaksi
    6 May 2026
    0

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

    Read moreDetails
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 05 07 at 14.57.45

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Area Kantin

    7 May 2026
    Quiet Quitting

    Fenomena “Quiet Quitting” di Kalangan Gen Z: Tantangan Baru Dunia Kerja

    7 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 07 at 13.44.44

    Seni Tetap Tumbuh Di Balik Tembok, Warga Binaan Lapas Mojokerto Ciptakan Patung Gajah Mada

    7 May 2026
    67689a13 8eca 4d80 a633 5147095daf2c

    Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Rutan Bengkulu Laksanakan Razia Rutin Blok Hunian

    7 May 2026
    IMG 20260507 WA0052

    DWP Lapas Bandanaira Perkuat Kebersamaan Melalui Pertemuan Rutin dan Arisan

    7 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 07 at 13.08.33

    Perkuat Sinergi Pengamanan, Rutan Bengkulu Koordinasi dengan Sahabat IMIPAS

    7 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Square Media Wanita
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita