Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Dampak Video Pendek terhadap Konsentrasi Anak

Angelia Pratama by Angelia Pratama
30 June 2025
in Opini
A A
0
2e3b69ee54a7cae098f19420adb9842e
858
SHARES
1.2k
VIEWS

Kemajuan teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk cara anak-anak menikmati hiburan. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah meningkatnya popularitas video berdurasi pendek di kalangan anak-anak.

Platform seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Instagram Reels menawarkan konten cepat yang dapat diakses kapan saja hanya dengan menggulir layar. Meskipun tampak menghibur, kebiasaan menonton video pendek dalam jangka panjang memiliki dampak yang signifikan terhadap konsentrasi dan perkembangan mental anak.

Anak-anak zaman sekarang tumbuh dengan paparan konten visual yang bergerak cepat dan penuh efek. Dalam hitungan detik, mereka dapat menonton berbagai video lucu, menarik, atau menegangkan, lalu langsung berpindah ke video berikutnya. Hal ini membuat otak mereka terbiasa dengan rangsangan instan, yang secara tidak langsung menurunkan toleransi terhadap aktivitas yang membutuhkan waktu dan kesabaran, seperti menonton video berdurasi panjang, membaca buku, atau menyimak pelajaran. Berikut beberapa dampak dari video pendek terhadap konsetrasi anak, antara lain:

1. Menurunnya Daya Konsentrasi

Salah satu dampak utama dari kebiasaan ini adalah menurunnya daya konsentrasi. Anak-anak menjadi lebih sulit untuk fokus dalam waktu lama karena otak mereka sudah terbiasa dengan kecepatan dan variasi tinggi dari video pendek. Saat diminta untuk menonton film berdurasi satu jam atau menyimak video edukatif selama 15 menit, mereka cepat merasa bosan, gelisah, atau kehilangan perhatian di tengah jalan. Pola ini berdampak pada kemampuan anak dalam mengikuti alur, memahami isi, dan mempertahankan informasi dalam ingatan.

2. Menurunkan Kemampuan Berpikir Kritis

Selain memengaruhi konsentrasi, konsumsi berlebihan terhadap video pendek juga berpotensi menurunkan kemampuan berpikir kritis. Video singkat cenderung hanya menyampaikan potongan informasi tanpa narasi atau penjelasan yang utuh. Dalam jangka panjang, ini dapat menghambat perkembangan logika, analisis, dan imajinasi yang seharusnya tumbuh sejak dini.

3. Mempengaruhi Pembelajaran

Dampak negatif dari video pendek juga terasa dalam kegiatan belajar. Banyak guru dan orang tua mulai menyadari bahwa anak-anak lebih sulit mempertahankan fokus saat belajar, terutama ketika media pembelajaran disajikan dalam bentuk video berdurasi sedang hingga panjang. Anak-anak yang sudah terbiasa dengan hiburan kilat akan kesulitan mengikuti ritme pelajaran yang memerlukan proses berpikir bertahap dan waktu yang lebih lama untuk memahami konsep-konsep penting.

4. Mempengaruhi dan Mengubah Perilaku Anak

Kebiasaan menonton video pendek juga dapat mengubah perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari. Mereka cenderung mudah bosan, ingin segalanya cepat, dan kurang sabar dalam menghadapi proses. Saat bermain, belajar, atau berinteraksi sosial, anak-anak menunjukkan gejala ketidaksabaran dan keinginan untuk segera beralih dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.

Ini adalah pola yang terbentuk dari kebiasaan mengonsumsi konten cepat yang tidak melatih daya tahan mental mereka.

Meskipun video pendek tidak sepenuhnya buruk—karena beberapa konten tetap bersifat edukatif dan menghibur secara sehat—penggunaannya perlu diawasi dan dibatasi. Orang tua dan pendidik dapat berperan penting dalam menyeimbangkan pola tontonan anak.

Baca Juga

IMG 20260409 WA0054

Menjaga Keseimbangan di tengah Gemuruh Dunia Digital

10 April 2026
gambar pengusaha kartun

strategi meningkatkan omzet bisnis online di era digital

9 April 2026
IMG 20260409 WA0000

Strategi meningkatkan kinerja karyawan dalam perusahaan

9 April 2026
Kelola Bisnis di Era Digital

Manajemen di Era Scroll: Bagaimana Bisnis Bertahan di Tengah Distraksi Digital

9 April 2026

Langkah-langkah seperti mengatur waktu penggunaan gadget, mengenalkan tontonan berkualitas berdurasi lebih panjang, serta melibatkan anak dalam kegiatan non-digital seperti membaca, bermain, atau berkarya, sangat membantu dalam membentuk kembali kemampuan fokus dan kesabaran mereka.

Di tengah arus teknologi yang terus berkembang, menjaga keseimbangan menjadi kunci utama. Anak-anak perlu tetap mengikuti perkembangan zaman, namun tidak kehilangan keterampilan dasar yang penting untuk masa depan mereka. Konsentrasi, pemahaman, dan kemampuan berpikir mendalam adalah fondasi yang tidak boleh hilang hanya karena terbiasa menonton video berdurasi beberapa detik.

Share343Tweet215Share60Pin77SendShare
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
Previous Post

Mahasiswa UNPAM Ajak Siswa SMK Pahami Pentingnya Nikah Sah dan Hak Waris

Next Post

Buku KIA, Teman Setia Orang Tua: Langkah Sederhana Cegah Stunting dari Rumah

Angelia Pratama

Angelia Pratama

Related Posts

IMG 20260409 WA0054

Menjaga Keseimbangan di tengah Gemuruh Dunia Digital

10 April 2026
gambar pengusaha kartun

strategi meningkatkan omzet bisnis online di era digital

9 April 2026
IMG 20260409 WA0000

Strategi meningkatkan kinerja karyawan dalam perusahaan

9 April 2026
Kelola Bisnis di Era Digital

Manajemen di Era Scroll: Bagaimana Bisnis Bertahan di Tengah Distraksi Digital

9 April 2026
Next Post
Untitled desig

Buku KIA, Teman Setia Orang Tua: Langkah Sederhana Cegah Stunting dari Rumah

b27454f9 f3d4 48eb 90a6 188c3895bebd

Ganti Menteri, Ganti Kurikulum: Inovasi atau Ajang Coba-Coba?

Pulau

Menanti Ketegasan Final dalam Polemik 16 Pulau: Saatnya Negara Hadir dengan Kepastian

Sumber: Greenpeace

Papua Kaya, Tapi Luka: Antara Tambang, Alam, dan Harapan Warga

Pengabdian Kepada Masyarakat Trisakti Multimedia di SMK PGRI 1 Jakarta

Trisakti School of Multimedia Hadir di SMK PGRI 1 Jakarta: Latih Adobe Illustrator dan Pengaplikasiannya dalam Dunia Kerja

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

Lapas Bengkulu, Satopspatnal, Kepatuhan Internal, Ditjenpas, Pemasyarakatan, Reformasi Birokrasi, Pengawasan Internal, ASN, Integritas

Perkuat Integritas, Tim Satopspatnal Lapas Bengkulu Ikuti Sosialisasi Kepatuhan Internal Ditjenpas

10 April 2026
5f9f0507 385e 4086 80aa 1d103feefcee

Rutan Bengkulu Laksanakan Perayaan Hari Paskah bagi Warga Binaan, Wujudkan Pembinaan Kerohanian yang Humanis

10 April 2026
Komisi XIII DPR RI

Karutan Bengkulu Sambut dan Dampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI di Bengkulu

10 April 2026
a4b65ce9 7c77 4d62 be30 1ea77b17fd54

Rutan Bengkulu Laksanakan Pembinaan Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik, Dorong Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

10 April 2026
Komisi XIII DPR RI

Karutan Bengkulu Hadiri Jamuan Makan Malam Bersama Komisi XIII DPR RI

10 April 2026
WhatsApp Image 2026 04 10 at 11.31.47

LPP Bengkulu Gelar Kegiatan One Day One Prison’s

10 April 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Iklan Banner Ucapan Selamat

Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

Iklan Guest Post
  • Privacy Policy
  • Panduan Komunitas Pelataran
  • Syarat dan Ketentuan Pelataran
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita