Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Profil

Plh. Kepala MTsN 6 Bantul Ikuti Focus Group Discussion (FGD) PPDBM Bersama Ombudsman

Plh. Kepala MTsN 6 Bantul Ikuti Focus Group Discussion (FGD) PPDBM Bersama Ombudsman

Humas_Matsanaba by Humas_Matsanaba
23 June 2025
in Profil
A A
0
WhatsApp Image 2025 06 21 at 18.13.38
853
SHARES
1.2k
VIEWS

Bantul (MTsN 6 Bantul) – Plh. Kepala MTsN 6 Bantul, Rina Harwati mengikuti Focus Group Discussion (FGD) seputar Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah di Aula Lantai III Kanwil Kemenag DIY. Turut hadir para pejabat Bidang Pendidikan Madrasah, Kepala Bidang beserta Ketua Tim I-III. Acara tersebut menghadirkan narasumber Asisten Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DIY, Muhammad Bagus Sasmita, Jumat (20/6/2025).

Abd S’ud selaku Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY memberikan sambutan sebelum FGD dilaksanakan. Su’ud menyampaikan beberapa poin penting yang harus ditindaklanjuti oleh kepala madrasah dalam beberapa waktu ini. “Pelantikan CASN dan P3K sudah selesai, mohon kepada seluruh kepala madrasah untuk benar-benar melihat kinerja guru atau pegawai P3K dan CASN di madrasahnya masing-masing. “P3K dan CASN memiliki hak dan kewajiban yang sama. CASN perlu dilihat kinerjanya dalam setahun ini. Jika tidak memenuhi ekspekstasi  maka bisa jadi tidak bisa menjadi ASN,” kata Su’ud. “Demikian pula bagi guru dan pegawai P3K harus berkinerja baik dalam berkontribusi memajukan madrasah,” imbuhnya. Selain itu, Su’ud juga menyampaikan bahwa berbagai program nasional akan diagendakan meskipun dalam pelaksanaannya tidak sama persis dengan even nasional seperti PKM, Perkasisma, KSM, MYRES, dan sebagainya.

Baca Juga

Workshop V 4

Pelatihan Teater Dasar di Sukoharjo Fasilitasi Anak dan Disabilitas Berekspresi Lewat Gerak

2 May 2026
Workshop IV 8

Suara dari Akar Rumput: Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Tulis Naskah Teater Lingkungan Berbasis Fabel

2 May 2026
Foto Workshop III 14

Menyuarakan Pesan Alam: Seni Dongeng dan Topeng Daur Ulang Satukan Anak-Anak Inklusif Sukoharjo

2 May 2026
Foto Workshop II 1

Ekspresi Tanpa Batas di Sukoharjo, Anak-Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Sukses Warnai Topeng Fabel Nusantara

2 May 2026

Terkait beberapa kebijakan yang ditetapkan oleh Kanwil Kemenag DIY, Su’ud menyampaikan perlunya pengelolaan madrasah yang profesional. “Madrasah harus dikelola sedemikian rupa sehingga menjadi tempat pendidikan yang nyaman. Pengelolaannya harus mengedepankan keprofesionalan, sehingga madrasah akan memiliki daya saing,” imbuh Su’ud. Dengan kehadiran narasumber dari ombudsman saat itu, Su’ud mengimbau agar para kepala madrasah dapat bersinergi secara baik dengan ombudsman terkait pelaksanaan PPDM.

Muhammad Bagus Sasmita yang bertindak selaku narasumber menyampaikan bahwa pelaksanaan PPDM harus menganut asas objektif, transparan, akuntabelm berkeadilan, dan kompetitif. Bagus menekankan pentingnya madrasah memahami regulasi tentang penyelenggaraan PPDM agar tidak menimbulkan praktik-praktik kecurangan yang dapat merugikan masyarakat. “PPDDM saat ini memiliki beberapa peluang dan tantangan yang harus disikapi secara baik. Oleh karena itu perlu kehati-hatian dalam menyukseskannya,” tandas Bagus. (rin)

    Share341Tweet213Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Kementerian ATR/BPN Gelar Kegiatan Roren Connect untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Pegawai

    Next Post

    Plh. Kepala MTsN 6 Bantul Hadiri Rapat Koordinasi K2MTs DIY

    Humas_Matsanaba

    Humas_Matsanaba

    Related Posts

    Workshop V 4

    Pelatihan Teater Dasar di Sukoharjo Fasilitasi Anak dan Disabilitas Berekspresi Lewat Gerak

    2 May 2026
    Workshop IV 8

    Suara dari Akar Rumput: Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Tulis Naskah Teater Lingkungan Berbasis Fabel

    2 May 2026
    Foto Workshop III 14

    Menyuarakan Pesan Alam: Seni Dongeng dan Topeng Daur Ulang Satukan Anak-Anak Inklusif Sukoharjo

    2 May 2026
    Foto Workshop II 1

    Ekspresi Tanpa Batas di Sukoharjo, Anak-Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Sukses Warnai Topeng Fabel Nusantara

    2 May 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2025 06 21 at 16.50.19

    Plh. Kepala MTsN 6 Bantul Hadiri Rapat Koordinasi K2MTs DIY

    WhatsApp Image 2025 06 21 at 17.41.21

    Guru Bahasa Indonesia MTsN 6 Bantul Berbagi Pemanfaatan Gim dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

    WhatsApp Image 2025 06 23 at 06.49.13

    Dua Guru BK MTsN 6 Bantul Ikuti Kegiatan Rutin MGBK MTs Kabupaten Bantul

    WhatsApp Image 2025 06 23 at 06.51.35

    Guru MTsN 6 Bantul Ikuti Rapat Koordinasi Penerbitan Ijazah Tahun 2025

    WhatsApp Image 2025 06 23 at 06.53.27

    Waka Humas MTsN 6 Bantul Hadiri Acara Akhirusanah MTs Al Mahalli

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 6422

    Smart Financial: Cara Anak Muda Menghadapi Gaya Hidup Modern

    3 May 2026
    IMG 7422 1

    Strategi mengelola bisnis kecil di tengah perubahan pasar

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 19.00.53

    Kepala Lapas Mojokerto Ikuti Asesmen Pemetaan Kompetensi Jabatan Ditjenpas

    2 May 2026
    Kesehatan mental karyawan bukan lagi isu pribadi semata; ia telah menjadi faktor penentu produktivitas, retensi tenaga kerja, dan reputasi perusahaan. Perusahaan yang mengabaikannya berisiko menghadapi biaya tersembunyi: presentisme, absensi berulang, konflik antarpegawai, dan penurunan kualitas keputusan. Sebaliknya, organisasi yang memprioritaskan kesejahteraan jiwa sering melihat peningkatan motivasi, kreativitas, dan loyalitas. Mengapa penting bagi bisnis? 1. Kinerja dan inovasi: Karyawan yang merasa didukung secara psikologis cenderung lebih terlibat dan berani mengambil inisiatif. 2. Pengurangan biaya jangka panjang: Intervensi dini—seperti dukungan konseling atau program manajemen stres—mengurangi kebutuhan cuti panjang dan penggantian pegawai. 3. Citra perusahaan: Budaya yang peduli pada kesejahteraan menambah daya tarik bagi calon talenta dan pelanggan yang semakin sensitif pada nilai-nilai etis. Tantangan nyata di lapangan Lingkungan kerja modern membawa tekanan: target ketat, beban kerja berlebihan, dan batas kerja–hidup yang kabur karena teknologi. Selain itu, perisakan antarpegawai dan manajemen yang tidak komunikatif bisa memicu isu mental lebih cepat daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, stigma terhadap kesehatan mental membuat karyawan enggan meminta bantuan, sehingga masalah berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Strategi praktis untuk pengelolaan Kebijakan yang jelas dan berjangka panjang Buat kebijakan kesehatan mental terintegrasi dalam kebijakan SDM—dari rekrutmen sampai manajemen krisis. Kebijakan ini harus konkret: ketersediaan konseling, prosedur pelaporan, hingga penanganan perisakan. Pendidikan dan pelatihan untuk semua tingkatan Latih manajer untuk mengenali tanda-tanda stres berlebih dan cara melakukan percakapan sensitif. Program literasi mental untuk seluruh staf membantu mengurangi stigma dan meningkatkan empati. Sistem deteksi dini dan intervensi Sediakan akses ke layanan konseling, baik internal maupun mitra eksternal, dan sediakan jalur anonim untuk melapor. Screening berkala—tanpa stigma—dapat menangkap masalah sebelum meningkat. Desain kerja yang manusiawi Evaluasi beban kerja, atur target yang realistis, dan berikan fleksibilitas kerja bila memungkinkan. Fasilitas seperti ruang istirahat, cuti yang dipromosikan, dan kebijakan kerja jarak jauh yang sehat juga membantu. Budaya terbuka dan suportif Kepemimpinan harus menunjukkan contoh: berbicara tentang keseimbangan hidup, mengakui keterbatasan, dan merayakan waktu istirahat. Budaya ini mendorong karyawan untuk merawat diri tanpa takut kehilangan posisi. Melihat dari berbagai perspektif Beberapa pengusaha khawatir investasi dalam program mental akan memakan biaya tanpa hasil nyata. Namun bukti praktis di banyak organisasi menunjukkan ROI lewat penurunan turnover dan peningkatan produktivitas. Di sisi lain, pendekatan yang sekadar formal tanpa komitmen budaya cenderung gagal—program yang dipaksakan atau bersifat kosmetik justru menimbulkan kecurigaan. Kesimpulan Kesehatan mental di tempat kerja bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan investasi strategis perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas, pelatihan, dukungan nyata, dan budaya yang humanis, bisnis tidak hanya menjaga kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing jangka panjang. Menjadikan kesehatan mental prioritas adalah langkah cerdas: baik untuk manusia, maupun untuk angka di laporan keuangan.

    menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari strategi bisnis yang sukses

    2 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Haposan
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita