Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Sorot

Jadi TNI-POLRI: Simbol Kekuatan Negara atau Simbol Pamer Gaya?

Farel Ardhan by Farel Ardhan
7 May 2025
in Sorot
A A
0
WhatsApp Image 2025 05 06 at 16.56.33
856
SHARES
1.2k
VIEWS

Fenomena anggota TNI dan Polri yang memamerkan senjata di media sosial belakangan ini menuai perhatian publik. Sebuah video yang menampilkan seorang anggota polisi tengah mengokang senjata dan berucap Pacar kamu ganteng? kaya? bisa gini enggak? viral di Twitter pada Januari 2025. Kemudian pada Maret 2025, video serupa dari anggota TNI memamerkan senjata api jenis Pindad G2 Combat kaliber 9×19 mm, dimana senajata tersebut merupakan senjata dinas militer dan tidak dapat dimiliki oleh masyarakat sipil. Kedua video tersebut mendapat respons beragam dari warganet, mulai dari keheranan hingga kritik tajam.

Mengapa TNI-POLRI Menjadi Ajang Pamer Gaya?

Tekanan Sosial dan Pengaruh Media Sosial. Sosiolog dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Siti Zunariyah, menilai bahwa perilaku pamer senjata dan jabatan ini merupakan dampak dari evolusi teknologi yang memberikan ruang bagi individu untuk menunjukkan identitas diri. Menurutnya, tindakan tersebut juga mencerminkan cara pandang materialis yang menempatkan segala sesuatu dengan ukuran materi, dan seragam adalah representasi atau simbol dari materi yang dimiliki seseorang.

Kultur dan Mentalitas Institusi yang Masih Kuat. Banyak anggota TNI dan Polri yang tumbuh dalam kultur militeristik yang menekankan kedisiplinan, hierarki, dan loyalitas. Namun, dalam konteks sosial modern, hal ini dapat berisiko menjadi arogansi atau pamer kekuatan. Menurut Kompolnas, perubahan kultur dari militeristik ke humanis masih menjadi tantangan besar, dan teladan dari pimpinan sangat diperlukan untuk merubah perilaku anggota secara menyeluruh.

Kurangnya Pembinaan dan Teladan dari Pimpinan. Pembekalan mengenai etika profesi sering kali kurang diperhatikan. Padahal pembinaan etika profesi dan sosialisasi larangan hidup hedonisme untuk meningkatkan kesadaran anggota sangat penting dilaksanakan untuk menjaga citra institusi.

Jika menjadi TNI/Polri hanya ajang sebagai pamer gaya Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menanggapi bahwa tindakan memamerkan senjata oleh oknum TNI dan Polri tidak hanya mencoreng citra institusi, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Bagaimana Jika Fenomena Pamer Gaya TNI-POLRI Terus Dibiarkan?

Di era digitalisasi saat ini, setiap tindakan negatif, termasuk yang dilakukan oleh oknum TNI dan Polri, dapat dengan cepat tereskalasi dan merusak citra institusi secara keseluruhan. Tidak hanya institusi namun masyarakat juga merasakan dampak dari tindakan negatif dari tindakan tersebut.

Baca Juga

IMG 20260429 WA0006

Teriakan widhi Lamong dan Warga Empat Desa Didengar Pak Yes, Bantuan Langsung Turun”

29 April 2026
IMG 20260428 050647 501

Tiga Proyek di Satu Kawasan Lamongan, KAGAMA, Publik Perlu Waspadai Indikasi Double Budget

28 April 2026
IMG 20260413 221809 480

Dua tahun tanpa penahanan, kasus korupsi Rp151 miliar di Lamongan jadi sorotan publik

14 April 2026
2 2

Bangunan Ambruk di Banjarmasin

1 April 2026

Dr. Ridho Taqwa (Dosen Sosiologi Universitas Sriwijaya) menekankan bahwa pamer gaya oleh anggota Polri mencerminkan etika pribadi yang buruk. Ia menyebutkan bahwa hal ini bertentangan dengan empat dimensi etika yang seharusnya dijaga oleh seorang anggota polisi, yaitu kenegaraan, kelembagaan, kemasyarakatan, dan kepribadian. Menurutnya, tindakan tersebut dapat memperburuk citra kelembagaan di mata masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit sehingga terjadilah ketimpangan sosial antara aparat dengan masyarakat.

Selain itu, fenomena pamer gaya juga dapat meningkatkan potensi penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat. Menurut Poengky Indarti (Komisioner Kompolnas), TNI dan Polri harus menjadi contoh teladan baik di tengah-tengah masyarakat. Ia menyebutkan bahwa masyarakat berharap Polri berubah menjadi lebih humanis dan menghormati HAM, serta menghapus budaya korupsi, kolusi, dan nepotisme. Menurutnya, perubahan ini harus diawasi secara terus-menerus agar reformasi berjalan sesuai harapan.

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesadaran diri bagi anggota TNI dan Polri. Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2025, beliau mengingatkan bahwa TNI dan Polri harus selalu mawas diri, mengoreksi diri, menertibkan diri, dan menjaga disiplin. Beliau juga menekankan bahwa TNI dan Polri adalah tentara rakyat dan polisi rakyat, yang berarti mereka harus selalu berada di tengah-tengah rakyat dan membangun bersama rakyat.

Selain itu, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa gaji dan perlengkapan anggota TNI dan Polri dibiayai oleh rakyat. Oleh karena itu, mereka harus selalu menjaga kedisiplinan dan tidak memamerkan seragam, senjata, dan gaya hidup mewah yang dapat menimbulkan kesan negatif di masyarakat .

Presiden juga menekankan bahwa pangkat yang disandang oleh anggota TNI dan Polri adalah penghormatan dari rakyat dan harus diartikan sebagai tanggung jawab untuk melindungi bangsa dan negara. Beliau berharap agar anggota TNI dan Polri selalu mengingat bahwa mereka diharapkan oleh rakyat dan diberi kepercayaan yang besar oleh rakyat.

Dengan demikian, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan agar anggota TNI dan Polri tidak memamerkan atribut kedinasan atau gaya hidup mewah yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.

Penulis,

Farel Ardhan

5216

Politeknik Pengayoman Indonesia

 

    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Pendidikan Karakter: Membangun Pilar Bangsa Melalui Generasi Muda yang Berintegritas

    Next Post

    Menghadapi Ganoderma di Kebun Sawit

    Farel Ardhan

    Farel Ardhan

    Related Posts

    IMG 20260429 WA0006

    Teriakan widhi Lamong dan Warga Empat Desa Didengar Pak Yes, Bantuan Langsung Turun”

    29 April 2026
    IMG 20260428 050647 501

    Tiga Proyek di Satu Kawasan Lamongan, KAGAMA, Publik Perlu Waspadai Indikasi Double Budget

    28 April 2026
    IMG 20260413 221809 480

    Dua tahun tanpa penahanan, kasus korupsi Rp151 miliar di Lamongan jadi sorotan publik

    14 April 2026
    2 2

    Bangunan Ambruk di Banjarmasin

    1 April 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2025 05 06 at 22.25.45

    Menghadapi Ganoderma di Kebun Sawit

    Pancasila

    Pancasila sebagai Landasan Etika Komunikasi di Era Digital

    WhatsApp Image 2025 05 06 at 09.24.03

    Karya Nabila, Siswa MTsN 6 Bantul untuk Teknologi Ramah Lingkungan, Raih Juara 1 Karya Ilmiah Remaja

    WhatsApp Image 2025 05 05 at 15.32.44

    Guru BK MTsN 6 Bantul Ikuti Kegiatan MGBK MTs Kabupaten Bantul

    WhatsApp Image 2025 05 06 at 14.34.48

    Tim Konsumsi Kemah Penggalang MTsN 6 Bantul Siapkan Menu Bergizi di Bumi Perkemahan Banyunibo

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan
    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    by Redaksi
    6 May 2026
    0

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

    Read moreDetails
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 05 07 at 14.57.45

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Area Kantin

    7 May 2026
    Quiet Quitting

    Fenomena “Quiet Quitting” di Kalangan Gen Z: Tantangan Baru Dunia Kerja

    7 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 07 at 13.44.44

    Seni Tetap Tumbuh Di Balik Tembok, Warga Binaan Lapas Mojokerto Ciptakan Patung Gajah Mada

    7 May 2026
    67689a13 8eca 4d80 a633 5147095daf2c

    Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Rutan Bengkulu Laksanakan Razia Rutin Blok Hunian

    7 May 2026
    IMG 20260507 WA0052

    DWP Lapas Bandanaira Perkuat Kebersamaan Melalui Pertemuan Rutin dan Arisan

    7 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 07 at 13.08.33

    Perkuat Sinergi Pengamanan, Rutan Bengkulu Koordinasi dengan Sahabat IMIPAS

    7 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita