Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan makan bersama Sate Mandora (Mandor Penjara) dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H di Aula Serbaguna Lapas Mojokerto. Kegiatan tersebut diikuti seluruh warga binaan, jajaran petugas, serta rekan media Mojokerto Raya dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, Kamis (28/5).
Sebanyak 5.500 tusuk Sate Mandora disiapkan dan disantap bersama sebagai simbol rasa syukur serta kebersamaan di lingkungan Lapas Mojokerto. Sebelum acara makan bersama dimulai, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan doa bersama agar momentum Iduladha membawa keberkahan bagi seluruh penghuni lapas.
Suasana hangat dan penuh keakraban tampak selama kegiatan berlangsung. Warga binaan, petugas, hingga rekan media duduk bersama menikmati hidangan yang telah dipersiapkan. Momentum ini menjadi gambaran pembinaan humanis yang terus dibangun di Lapas Mojokerto melalui kegiatan kebersamaan tanpa sekat.
Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan makan bersama ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan di dalam lapas sekaligus menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H dengan penuh rasa syukur.
“Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi seluruh warga binaan maupun petugas. Melalui momentum Iduladha, kita ingin membangun suasana yang harmonis, saling menghargai, dan penuh kekeluargaan di Lapas Mojokerto,” ujar Arifin Akhmad.
Salah satu warga binaan berinisial T mengaku bahagia dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan suasana Iduladha yang dirasakan bersama di dalam lapas menghadirkan rasa hangat dan menjadi penyemangat untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.
Kegiatan makan bersama Sate Mandora berlangsung meriah hingga akhir acara. Dengan semangat Iduladha 1447 H, Lapas Mojokerto berharap nilai kebersamaan, kepedulian, dan kekeluargaan dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan lapas.





















