Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu bekerja sama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) melaksanakan kegiatan Posyandu Aretha, pemeriksaan kesehatan, serta sosialisasi Perempuan Tanpa Sunat bagi warga binaan, Selasa (27/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.10 WIB ini dilaksanakan sebagai bentuk pemenuhan pelayanan kesehatan bagi warga binaan, khususnya ibu dan anak yang berada di lingkungan Lapas Perempuan Bengkulu. Pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan gula darah (GDS), asam urat, dan hemoglobin (HB).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari warga binaan lansia, pra lansia, wanita usia subur, ibu menyusui, serta bayi bawaan. Melalui Posyandu Aretha, para peserta mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan pola hidup sehat.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi Perempuan Tanpa Sunat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga binaan mengenai kesehatan reproduksi perempuan serta perlindungan hak perempuan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Suci Winarsih, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Perempuan Bengkulu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan, sekaligus menjalin sinergi dengan mitra eksternal dalam mendukung program pembinaan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan kesehatan ibu dan anak di dalam lapas tetap terjaga, serta warga binaan mendapatkan edukasi yang bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, serta mendapat respons positif dari para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.





















