Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Tagar #KaburAjaDulu Mulai Viral, Ada Apa dengan Pendidikan di Indonesia?

Alisya Sasqia by Alisya Sasqia
26 June 2025
in Opini
A A
0
IMG 3206
858
SHARES
1.2k
VIEWS

Sumber: Muda Bicara di Instagram

Tagar #KaburAjaDulu sempat viral di berbagai platform media sosial sebagai bentuk ekspresi frustasi terhadap kondisi pendidikan di tanah air. Bersamaan dengan itu, ribuan mahasiswa turun ke jalan membawa tagar #IndonesiaGelap atau “Dark Indonesia”, menolak kebijakan pemangkasan anggaran pendidikan yang mereka nilai semakin menjauhkan mereka dari masa depan yang layak. Lalu, sebenarnya ada apa dengan kebijakan pendidikan kita?

Viralnya tagar #KaburAjaDulu menjadi sikap nyata keresahan generasi muda Indonesia. Tagar ini menyuarakan keinginan untuk mencari alternatif pendidikan terutama ke luar negeri karena sistem dalam negeri dinilai semakin tidak kondusif. Frasa “kabur aja dulu” bukan hanya lelucon internet, tapi menjadi representasi krisis dan sindiran atas kepercayaan terhadap masa depan pendidikan dan stabilitas sosial nasional.

Tak hanya di platform media sosial, keresahan ini terwujud dalam aksi nyata. Ribuan mahasiswa dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Medan, hingga Nusa Tenggara melakukan aksi protes besar-besaran atau demo dengan membawa narasi #IndonesiaGelap. Aksi ini bukan sekadar perlawanan terhadap pemangkasan anggaran, tetapi juga kritik terhadap minimnya keberpihakan kebijakan pendidikan terhadap generasi muda.

Demonstrasi besar-besaran ini menyoroti pemotongan signifikan dalam anggaran pendidikan tinggi, termasuk dana BOPTN (Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri), beasiswa KIP-K, serta tunjangan dosen. Menurut laporan dari berbagai sumber seperti Kompasiana, Kompas.id, dan Intellinews, pemotongan ini secara langsung berdampak pada meningkatnya biaya kuliah, memburuknya layanan akademik, dan terbatasnya akses bagi mahasiswa dari kelompok ekonomi rentan.

Meskipun pemerintah berdalih bahwa pemotongan dilakukan demi efisiensi fiskal, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa efisiensi tersebut belum menyentuh inti masalah, yaitu bagaimana menjadikan pendidikan lebih inklusif, terjangkau, dan relevan. Justru, pemangkasan ini berpotensi menciptakan ketimpangan baru, memperkuat eksklusivitas pendidikan tinggi, dan memperbesar peluang terjadinya “brain drain”.

Menurut Investopedia, Brain drain mengacu pada emigrasi (perpindahan ke luar negeri) individu-individu yang sangat terampil dan berpendidikan tinggi dari satu tempat ke tempat lain, dengan tujuan mencari peluang yang lebih baik, gaji yang lebih tinggi, dan standar hidup yang lebih baik.

Masalah ini tak hanya menjadi perbincangan domestik, tetapi juga diliput oleh media internasional seperti Reuters, Financial Times, dan University World News. Mereka melaporkan keresahan sosial yang dipicu oleh kebijakan pendidikan Presiden terpilih, termasuk pemotongan anggaran yang dianggap terlalu drastis.

Liputan luas dari media nasional seperti Kompas, Tirto, dan Kompasiana, hingga media asing menunjukkan bahwa ini bukan isu biasa, melainkan isu publik yang serius dan sistemik, yang menyentuh langsung masa depan SDM Indonesia.

Generasi muda, khususnya mahasiswa dan calon mahasiswa, adalah pihak yang paling terdampak dari kebijakan ini. Dengan naiknya biaya kuliah, terbatasnya beasiswa, serta fasilitas akademik yang menurun, banyak yang mulai mempertanyakan apakah pendidikan tinggi masih merupakan jalan terbaik untuk meraih masa depan. Sebagian mulai beralih ke pendidikan informal, program luar negeri, atau bahkan memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan sama sekali.

Baca Juga

menabung

Menabung sebagai Cara Pelan Anak Muda Merawat Masa Depan

20 January 2026
IMG 20260107 WA0040

Di Antara Status Korban dan Tersangka: Yak Widhi Membaca Kekerasan, Kekuasaan, dan Ujian Integritas Hukum

9 January 2026
IMG 20251216 WA0022

Tantangan dan Solusi dalam mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas di Indonesia

19 December 2025
WhatsApp Image 2025 12 15 at 23.23.50 82f862b6

MBG di Susukan 01 Dorong Ekonomi Warga Lewat Lapangan Kerja dan UMKM Lokal

16 December 2025
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026

Lebih jauh, fenomena ini menciptakan iklim sosial yang pesimistis. Ketika pendidikan tak lagi mampu memberikan harapan, maka lahirlah narasi seperti #KaburAjaDulu, sebuah simbol bahwa generasi muda mulai kehilangan keyakinan terhadap sistem yang seharusnya mendukung mereka.

Isu pemangkasan anggaran pendidikan dan mahalnya biaya kuliah bukan sekadar masalah anggaran, tetapi krisis kepercayaan terhadap arah kebijakan negara. Efisiensi keuangan memang penting, namun harus dibarengi dengan prinsip keberpihakan, transparansi, dan jaminan mutu.

Jika pemerintah ingin memulihkan kepercayaan generasi muda, maka perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap cara anggaran pendidikan dikelola. Pendidikan tidak boleh menjadi beban atau komoditas, tetapi harus tetap menjadi jembatan ke masa depan yang lebih baik. Dan sebelum #KaburAjaDulu benar-benar menjadi keputusan kolektif, negara harus hadir, bukan hanya dalam angka, tapi dalam keberpihakan nyata pada masa depan anak bangsa

Share343Tweet215Share60Pin77SendShare
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
Previous Post

Sekali Coba Terjerat Realita Kelam Penyalahgunaan Napza

Next Post

Reza Rahadian Debut Sutradara Film Panjang: “Pangku” Tampilkan First Look Penuh Emosi

Alisya Sasqia

Alisya Sasqia

Related Posts

menabung

Menabung sebagai Cara Pelan Anak Muda Merawat Masa Depan

20 January 2026
IMG 20260107 WA0040

Di Antara Status Korban dan Tersangka: Yak Widhi Membaca Kekerasan, Kekuasaan, dan Ujian Integritas Hukum

9 January 2026
IMG 20251216 WA0022

Tantangan dan Solusi dalam mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas di Indonesia

19 December 2025
WhatsApp Image 2025 12 15 at 23.23.50 82f862b6

MBG di Susukan 01 Dorong Ekonomi Warga Lewat Lapangan Kerja dan UMKM Lokal

16 December 2025
Next Post
Salah satu cuplikan Film Pangku

Reza Rahadian Debut Sutradara Film Panjang: “Pangku” Tampilkan First Look Penuh Emosi

pkm

Menguatkan Persatuan Lewat Semangat Gotong Royong

1000177804

Hapus Dosa Pajak Kendaraan, Pemprov Banten Tambah Waktu hingga Oktober 2025

1750746395163

Seminar Internasional Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Tekankan Pentingnya Literasi AI dan Kepercayaan Diri Akademik

WhatsApp Image 2025 06 26 at 07.04.25

Membangun Karakter Anak Bangsa: Mahasiswa Manajemen UBSI Dewi Sartika Sikap Kemanusiaan di SD

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

IMG 20260126 WA0063

Lapas Bandanaira Geladah Blok Hunian, Amankan Barang Terlarang ‎

26 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 12.44.53

Dukung Implementasi KUHP Nasional, Kakanwil Ditjenpas Jatim Bersama Kalapas Mojokerto Tinjau Lokasi Rencana Bapas Mojokerto

26 January 2026
Lapas Bengkulu, Isra Mi’raj, Pembinaan Keagamaan, Warga Binaan, IKADI Bengkulu, Masjid An-Nur, Tausiah Islam, Pembinaan Kepribadian, Pemasyarakatan, Ditjenpas

Warga Binaan Lapas Bengkulu Dapat Tausiah Isra Mi’raj dari IKADI

26 January 2026
Lapas Bengkulu, LPK Berijo, Pembinaan Warga Binaan, Kemandirian Narapidana, Kegiatan Warga Binaan, Pemasyarakatan, Ditjenpas, Reintegrasi Sosial

Pembinaan Kemandirian di LPK Berijo Lapas Bengkulu Dorong Warga Binaan Lebih Berdaya

26 January 2026
Lapas Bengkulu, Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Blok Hunian, Pembinaan Warga Binaan, Pemasyarakatan, Kemenkumham, Ditjenpas, Humanis

Kalapas Bengkulu Tinjau Blok Hunian dan Beri Motivasi Warga Binaan

26 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 08.53.39 1

LPP Bengkulu Gelar Kegiatan Menonton Tausiah bagi Warga Binaan

26 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

PS DSA Square
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita